Riot Games Ekspansi ke Asia Tenggara, Buka Cabang Perusahaan di Singapura


Menyusul ekspansi ke Hong Kong pada tahun 2016 lalu, kini Riot Games semakin menapakkan kakinya di Asia dengan pembukaan studio di Singapura.

Riot Games saat ini sedang memasuki masa transisi yang cukup besar. Sebelumnya, selama bertahun-tahun Riot Games hanya terkenal sebagai perusahaan di balik League of Legends. Bahkan hal ini sampai jadi candaan internal di sana, karena mereka hanya menerbitkan 1 game padahal nama perusahaannya “Riot Games” (game bentuk jamak).

Beberapa tahun terakhir Riot Games telah melebarkan sayap dan mengembangkan properti intelektual mereka. Pada tahun 2016 lalu perusahaan ini telah membuka kantor cabang di Hong Kong, kemudian mereka juga telah mengembangkan sejumlah game baru dengan genre bervariasi. Termasuk di antaranya Legends of Runeterra, Valorant, serta Teamfight Tactics. Kini mereka akan melakukan ekspansi lebih jauh lagi dengan membuka kantor baru di Singapura.

Valorant, saat ini masih ada di fase beta | Sumber: Valorant

Dalam pengumuman resminya tanggal 16 April lalu, Riot Games menyatakan bahwa pembukaan cabang baru ini memiliki dua tujuan utama. Pertama adalah untuk mengembangkan game yang akan dirilis di masa depan, dan kedua untuk mendukung game yang sudah mereka miliki sekarang. Studio cabang Singapura ini juga akan bekerja sama dengan cabang Hong Kong dalam pekerjaannya, di bawah pimpinan Nathan Beemer.

BACA JUGA: 5 Fakta Menarik Valorant, FPS Pesaing Overwatch dari Riot Games

“Kami terkejut sekali melihat performa studio Hong Kong dan kesuksesan itu mendorong kami untuk terus memperluas keberadaan kami di Asia,” ujar COO Riot Games, Scott Gelb.

“Seiring kami menginvestasikan sumber daya di wilayah ini (Asia), kami menyadari bahwa meluncurkan studio di Singapura sambil mempertahankan posisi yang kuat di Hong Kong akan mempercepat pengembangan game baru di perusahaan keseluruhan. Keberadaan lebih dari satu studio di Asia membuat kami bisa mengembangkan tim developer sambil memastikan kami terus memberi pengalaman keren kepada pemain. Kami tak sabar melihat apa yang akan terjadi di masa depan,” lanjutnya.

Riot Games juga mengakuisisi sejumlah developer, salah satunya Hypixel Studios | Sumber: Hytale

Dilansir dari GameDaily.biz, para analis di Niko Partners berkata bahwa keputusan Riot membuka studio di Singapura sangat masuk akal. Alasannya karena Singapura selama ini selalu berada di tiga peringkat teratas dunia dalam hal kemudahan bisnis. Ini tentunya sangat menarik bagi perusahaan-perusahaan internasional yang ingin melakukan ekspansi.

“Bicara tentang lingkungan developer (game), perusahaan-perusahaan besar seperti Sony, EA, Bandai Namco, dan Ubisoft semuanya memiliki kantor di Singapura, sehingga langkah Riot untuk membuka studio di negara kota tersebut adalah suatu kelanjutan dari tren ini,” ujar analis Niko Partners, Darang Candra.

Jangan lupa, Riot Games juga punya inisiatif baru berupa penerbitan game yang disebut Riot Forge. Divisi publishing ini bertugas menggaet developer-developer lain untuk menciptakan game baru dengan latar belakang dunia League of Legends. Tampaknya nama Riot Games akan semakin mantap berpijak di industri game, dan image bahwa mereka “hanya” perusahaan pembuat League of Legends akan segera hilang.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Ayyub Mustofa

Jarang main game sampai tamat kecuali untuk review. Menyukai hampir semua genre, dan hingga kini masih menunggu kemunculan Megaman X9.