Riot Games tengah merayakan kesuksesan masif yang diraih oleh Valorant Mobile. Meski saat ini baru tersedia secara eksklusif untuk pasar Tiongkok, gim FPS kompetitif ini secara mengejutkan telah menembus angka 10 juta pemain aktif harian (Daily Active Users). Pencapaian luar biasa ini diumumkan langsung oleh Riot melalui platform Weibo, menandakan dominasi mutlak gim tersebut di wilayah tersebut.
Sejak pertama kali meluncur di Tiongkok pada Agustus 2025 melalui kolaborasi strategis antara Riot Games dan Tencent, performa Valorant Mobile terus meroket melampaui ekspektasi. Sebagai gambaran, pada hari pertama peluncurannya saja, gim ini sudah mencatatkan 170 ribu unduhan dengan pendapatan mencapai USD 1 juta. Kini, Tencent mengungkapkan bahwa total gabungan pemain aktif bulanan (Monthly Active Users) antara versi PC dan Mobile di Tiongkok telah menyentuh angka 50 juta pemain.
VALORANT Mobile has exceeded 10 million daily active players in China. pic.twitter.com/BAT040mKjI
— VALORANT Leaks & News (@VALORANTLeaksEN) May 3, 2026
Meskipun belum menyambangi pasar internasional, Valorant Mobile secara konsisten bertengger di jajaran Top 5 gim FPS mobile pada platform iOS di Tiongkok. Keberhasilan ini membuktikan bahwa mekanik tactical shooter yang diusung Riot sangat diminati oleh pengguna perangkat genggam.
Namun, di tengah euforia ini, para penggemar di luar Tiongkok masih menantikan kepastian jadwal rilis global. Salah satu topik yang paling banyak diperdebatkan adalah kemungkinan fitur cross-play. Mengingat gameplay Valorant yang sangat mengandalkan presisi tembakan dan reaksi cepat, banyak pihak meragukan jika pemain mobile bisa bertarung secara adil melawan pemain PC tanpa bantuan aim assist yang sangat agresif.

Hingga saat ini, Riot Games masih menutup rapat informasi mengenai tanggal peluncuran internasional. Namun, melihat angka pertumbuhan yang begitu “gila” di satu region saja, peluncuran secara global diprediksi hanya tinggal menunggu waktu untuk mengguncang ekosistem esports mobile dunia.
