Bukan hanya The Big Three yang akan memberikan konten baru dalam meramaikan komunitas genre fighting. Pasalnya, Riot Games juga tidak mau ketinggalan dengan projek game mereka yang untuk sekarang masih diberi nama Project L. Ikut merayakan acara EVO 2023, Riot baru saja memberikan beberapa informasi menarik untuk projek mereka satu ini.
Lewat video dev diary terbaru mereka, disana Riot menjelaskan sistem atau mekanik unik yang ingin mereka bawa dalam game ini. Menurut Riot, mereka ingin membawa sesuatu yang menarik dalam game fighting mereka, dan mekanik ini adalah jawaban mereka. Nama mekanik ini adalah Duo Play, dan sesuai dengan namanya, kalian bisa bermain sebagai tim dengan 2 pemain dalam 1 pertandingan.
BACA JUGA: Game Director Tekken Jelaskan Status Karakter Tamu di Tekken 8!
Jadi, dalam Project L kalian bisa bermain secara 2v2, 1v1 dan bahkan 1v2 tergantung dengan mode yang ingin kalian mainkan. Dalam Duo Play, kalian bisa melakukan tag team dan bertukar posisi antar dua pemain, namun kalian juga bisa menjadi karakter assist yang ikut membantu karakter utama, layaknya sistem Kameo yang ada di Mortal Kombat 1.
Lewat adanya mekanik seperti ini maka mengizinkan gamenya untuk menjadi lebih dinamis dan bervariasi lagi hasilnya. Riot juga telah mengkonfirmasi kalau setidaknya akan ada 14 champions yang mereka bawa dalam game ini.
Adapun ketujuh champions yang sudah dikonfirmasi akan hadir adalah Jinx, Ahri, Darius, Illaoi, Katarina, Ekko dan Yasuo.

Sebagai game fighting, maka tidak pas jika game ini tidak ikut dibawa dalam acara tahunan EVO, bahkan Riot siap memberikan hadiah kepada acara ini. Pada acara EVO 2023 yang diadakan di kota Las Vegas tanggal 4 – 5 Agustus mendatang, Riot akan memberikan akses main untuk versi demo dari Project L ini.
Sayangnya untuk sekarang kita masih belum punya tanggal rilis resminya, bahkan dari namanya saja belum ada.
