Mengenal 5 Sistem Combat yang Sering Ditemui di Game RPG

Sebelum kamu membeli game RPG, pastikan kamu mengetahui sistem combatnya dan yakin bahwa kamu cocok dengan sistem combat tersebut.


mengenal-sistem-combat-rpg-featured

RPG adalah salah satu genre game yang paling populer karena berbagai faktor. Pertama, genre ini mampu menghadirkan cerita yang menggugah dengan karakter-karakter yang menarik. Kedua, game dalam genre ini biasanya punya gameplay time yang cukup lama. Artinya harga yang kamu bayar untuk membeli game RPG biasanya setimpal dengan pengalaman yang kamu dapatkan, paling tidak dari segi durasi.

Tapi layaknya game pada umumnya, tidak semua game RPG cocok untuk semua orang. Ada beberapa faktor yang membuat game RPG tertentu tidak cocok untukmu, bahkan jika kamu adalah penggemar game RPG. Salah satu faktornya adalah sistem combatny.

Game RPG punya beberapa sistem combat yang berbeda. Masing-masing memiliki dinamika yang berbeda serta menuntut mindset yang berbeda juga. Kamu bisa suka dengan beberapa sistem combat, tapi di saat yang sama kamu mungkin tidak terlalu cocok dengan sistem combat yang lain.

Sebelum kamu salah membeli game RPG , sebaiknya kenali lima sistem combat yang familier di game RPG di bawah ini:

1. Turn-Based Battle

mengenal-sistem-combat-rpg-turn-based-2

Turn-based adalah sistem combat yang cukup tua. Dalam sistem ini, tiap karakter akan mengambil tindakan secara bergantian, biasanya dipengaruhi oleh atribut karakter seperti _speed. Ketika giliran karaktermu tiba, menu pilihan tindakan/gerakan akan terbuka dan waktu seolah berhenti sampai kamu menentukan apa yang ingin kamu lakukan dengan karakter tersebut. Artinya baik lawan maupun party-mu akan menunggu meskipun kamu perlu waktu 15 menit untuk membuat satu keputusan.

Tidak bisa dipungkiri bahwa turn-based battle adalah sistem combat yang paling lambat dan mungkin dianggap membosankan. Tapi sebagai gantinya, sistem combat ini selalu menekankan pemain untuk meramu strategi secara hati-hati. Tiap giliran untuk tiap karakter sangatlah penting, karena tiap musuh punya karateristik yang unik dan memerlukan strategi yang berbeda. Salah langkah sedikit saja bisa berakibat fatal terutama jika kamu menghadapi bos.

mengenal-sistem-combat-rpg-turn-based-1

Turn-based battle sangat sering ditemui di game JRPG bahkan hingga hari ini. Seri Dragon Quest selalu menggunakan sistem in bahkan hingga game terbarunya, Dragon Quest XI. Meksipun perlahan mulai ditinggalkan, beberapa game modern seperti Octopath Traveler serta Undertale masih menggunakan sitem combat ini, tapi dengan sentuhan unik mereka sendiri.

Baca Juga: Review Octopath Traveler, Penerus Baru untuk JRPG Klasik

2. Active Time Battle (ATB)

mengenal-sistem-combat-rpg-atb-2

Active Time Battle punya sedikit kemiripan dengan turn-based battle. Masing-masing karakter baru bisa bergerak jika gilirannya tiba, dan apa yang dilakukan karakter tersebut tergantung pada pilihan yang kamu ambil di menu.

Bedanya adalah, giliran tiap karakter tidak datang secara bergantian, melainkan ketika waktu tunggu karakter tersebut selesai. Tapi ketika kamu menunggu dan/atau sibuk berpikir dan mengambil keputusan, waktu terus berjalan. Maksudnya adalah karakter lain, baik itu musuh atau anggota party, tetap bergerak. Jika kamu tidak mengambil keputusan dengan cepat, karakter yang kamu kendalikan akan berdiam diri atau melakukan gerakan default (biasanya melakukan serangan biasa) tergantung pada game yang kamu mainkan.

mengenal-sistem-combat-rpg-atb-1

Sistem combat ini adalah jawaban atas keluhat terhadap turn-based battle yang dianggap membosankan. Secara dinamika, sistem ini tetap menuntut pemain meramu dan mengeksekusi strategi menghadapi musuh yang unik, tapi dengan pace yang lebih cepat karena kamu harus terus mengambil keputusan agar bisa mengalahkan musuh dengan cepat. Tapi bagi pemain yang mungkin perlu waktu lama untuk berpikir dan mengambil keputusan, pace yang lebih cepat ini bisa jadi menyebalkan.

Sistem ini pertama kali ditemukan di Final Fantasy IV dan kemudian digunakan di mayoritas game mainline Final Fantasy. Beberapa game modern seperti Atelier Ryza juga mengadopsi sistem combat yang serupa, tapi dengan sentuhan uniknya sendiri.

Baca juga: Atelier Ryza, Layak Beli atau Tidak?

3. Tab Targeting

mengenal-sistem-combat-rpg-tab-targeting-1

Tab targeting mengambil beberapa elemen yang kamu temui di sistem active time battle modern. Ketika kamu menentukan target, karaktermu akan secara otomatis menyerang, atau bergerak ke jarak serang jika berdiri terlalu jauh dari target. Selama menyerang secara otomatis, kamu juga bisa menggunakan jurus atau item.

Bedanya adalah, dalam sistem tab targeting, tiap jurus atau item punya cooldown. Kamu bisa menggunakan beberapa jurus sekaligus secara beruntun, tapi kamu tidak bisa menggunakan jurus yang sama terus menerus dalam waktu singkat. Ini sangat berbeda dibanding active time battle di mana tiap jurus tidak punya waktu cool down melainkan timer.

mengenal-sistem-combat-rpg-tab-targeting-2

Karena mekanismenya, sistem ini lebih menuntut manajemen cooldown, atau lebih tepatnya kapan kamu menggunakan masing-masing jurus yang kamu miliki. Tapi terkadang begitu menemukan “formula” yang optimal, pengalaman combat yang kamu dapatkan jadi repetitif kecuali kamu mencoba mengeksplorasi hal baru.

Sistem combat ini sangat sering digunakan di game MMORPG, baik game klasik seperit World of Warcraft maupun game modern yang baru rilis dalam satu hingga dua tahun terakhir. Beberapa game seperti seri Xenoblade juga menggunakan sistem ini.

4. Action

mengenal-sistem-combat-rpg-action-2

Action adalah sistem combat yang paling cepat dan dinamis dalam daftar ini. Dalam sistem ini, segala sesuatunya terjadi secara real-time. Ketika kamu menekan tombol untuk menyerang, karaktermu akan langsung menyerang, begitu juga ketika kamu menggunakan jurus, item, dan seterusnya. Tidak ada waktu tunggu selain animasi tiap gerakan yang dilakukan oleh tiap karakter. Artinya jika tidak menekan apa-apa, karaktermu hanya berdiri atau mondar-mandir tanpa berkontribusi dalam pertarungan.

Meskipun tetap punya elemen strategi, sistem combat ini juga sangat mengedepankan eksekusi pemain. Maksud eksekusi ini adalah kamu bisa menekan tombol yang kamu perlukan saat dibutuhkan, entah itu mengeluarkan jurus tertentu atau bahkan menghindar dari serangan lawan. Terkadang pertarungan di game dengan sistem combat ini akan terlihat sangat rusuh, dan kamu dituntut untuk bisa mengamati apa yang terjadi di layar dan bereaksi dengan tepat dan cepat.

mengenal-sistem-combat-rpg-action-1

Kamu tidak perlu repot mencari game RPG yang menggunakan sistem combat ini. Baik game RPG barat seperti seri Assassin’s Creed dan The Witcher 3 maupun RPG Jepang seperti Monster Hunter World dan Trials of Mana menggunakan sistem ini.

Baca juga: Review Trials of Mana, Game Klasik dengan Glow-Up Keren

5. Tactical

mengenal-sistem-combat-rpg-tactical-2

Dibanding semua sistem combat yang lain, tactical combat adalah sistem dengan bentuk yang berbeda sendiri. Dalam sistem combat yang umum, kamu diminta menentukan tindakan karaktermu. Tindakan tersebut biasanya berkisar pada menyerang atau bertahan. Tapi dalam tactical combat, perpindahan posisi karaktermu juga jadi faktor yang harus kamu pertimbangkan dengan matang.

Dalam game dengan sistem tactical combat, arena pertarungan selalu dipilah menjadi petak-petak. Tiap karakter memulai pertarugan dari petak tertentu dalam arena, dan secara bergantian berpindah tempat dan menyerang lawan hanya jika serangannya bisa menjangkau lawan tersebut. Misalnya, karakter dengan senjata pedang dan jurus jarak dekat harus bergerak sampai tepat di sebelah lawan agar bisa menyerang. Sebalinya, karakter pemanah bisa menyerang dari jarak yang lebih jauh, tapi tidak berdaya jika lawan ada tepat di depan mereka.

mengenal-sistem-combat-rpg-tactical-1

Tactical battle secara teknis adalah sistem turn-based battle yang dipadukan dengan catur sehingga jadi lebih rumit. Semua karakter tetap bergerak secara bergantian, tapi kamu tidak hanya mempertimbangkan opsi serangan, tapi di mana kamu berdiri dan berpindah tempat. Tidak hanya itu, game dengan sistem combat ini bisa membuat target dalam combat tidak melulu mengalahkan musuh. Kadang kamu harus mengambil satu item yang ada di posisi tertentu, melindungi unit yang berusaha kabur, dan masih banyak lagi. Singkatnya, sistem ini memerlukan mindset yang berbeda dibanding sistem combat RPG lainnya.

Semua game utama dari seri Fire Emblem selalu menggunakan sistem combat ini, termasuk Fire Emblem: Three Houses. Seri Disgaea, Final Fantasy Tactics, dan XCOM juga populer dengan sistem combat ini.

Baca juga: Review Fire Emblem Three Houses, Game dengan Perpaduan yang Sulit Dilupakan


Sekali lagi, masing-masing sistem combat menuntut mindset yang berbeda ketika dimainkan. Jika kamu ternyata tidak suka dengan satu game karena sistem combat-nya, bukan berarti game itu jelek. It’s just not for you.


Kaoru

Hmmm...