5 Hal Menarik yang Membuatmu Perlu Memainkan Plague Tale of Innocent

A Plague Tale Innocence mampu memberikan pengalaman luar biasa. Game buatan Asobo ini punya banyak hal menarik yang membuatmu perlu memainkannya.


A Plague Tale Innocence

Saat ini salah satu game yang sedang dimainkan oleh Gimbot adalah A Plague Tale of  Innocence yang dibuat oleh Asobo Studios dan dipublikasikan oleh Focus Home Interactive. Game ini harus diakui merupakan game yang underrated karena tak banyak dibahas dan sepertinya kurang diminati gamer. Padahal sebenarnya, ini adalah salah satu game terbaik yang pernah dibuat.

BACA JUGA: Tips Football Manager 2020 – 5 Pemain Wonderkid Terbaik yang Wajib Kalian Rekrut!

Karena punya kualitas tinggi bahwa dengan game-game yang namanya sudah besar, maka kami merekomendasikannya. Ditambah di dalam game ini ada berbagai hal menarik yang bisa kalian rasakan dari sisi gameplay dan cerita. Lantas kira-kira ada apa saja hal menarik yang tersaji di A Plague Tale of Innocence? Berikut adalah ulasan lengkapnya.

1. Detail Animasi Physics untuk Tikus!

A Plague Tale Innocence

Engine yang digunakan Asobo untuk game ini memang masih belum diketahui secara jelas dan masih simpang siur. Beberapa percaya bahwa game ini dibangun di atas Unreal Engine 4 karena struktur karakternya serupa dengan penggunaan Unreal Engine 4. Satu yang pasti, di dalam game ini Asobo melakukan berbagai hal unik.

Salah satunya adalah menggunakan physics yang unik dan tergolong baru. Physics itu adalah ribuan tikus yang muncul dalam satu frame bahkan tanpa menghadirkan penalty performa signifikan. Saya memainkan game ini di PC dan PC yang saya gunakan tidak mengalami stuttering atau penurunan performa meski tikus muncul dalam jumlah banyak.

Pergerakan tikus ini dikontrol oleh cahaya di mana cahaya akan menghambat dan memecah pergerakan dari para tikus di layar. Oleh sebab itu, aspek yang diperhatikan oleh Asobo adalah aspek lighting yang digarap sangat serius bahkan mampu mengalahkan game-game kenamaan pada saat game ini diluncurkan.

2. Gameplay Stealth yang Tak Kalah Seru

A Plague Tale Innocence

Assassin’s Creed, The Last of Us, atau sekelas Resident Evil merupakan game dengan gaya gameplay stealth yang kental. Tapi mereka masih punya sisi aksi yang dominan juga. Di Plague Tale of Innocence, mereka menyajikan gameplay penuh stealth seperti Hitman. Ya, namun tidak fokus terus-terusan membunuh seperti Hitman juga.

Setiap aksi yang dilakukan pada musuh selalu didasari pada environment di sekitar. Game ini logis karena sang jagoan, Amicia tidak mungkin bisa membunuh tentara dengan armor tebal menggunakan ketapel atau alat-alat alchemist-nya. Satu-satunya cara, dia memanfaatkan lingkungan entah itu tikus liar atau lampu raksasa di kastil yang siap menghantam sang tentara.

BACA JUGA: Horor Berkelas! Beberapa Detail Seputar Remothered: Broken Porcelain

Selain itu, pergerakan kalian juga terus menerus bersembunyi. Tidak ada lari-lari secara frontal karena sekali ketahuan, riwayat kalian tamat karena Amicia bisa dikalahkan hanya dengan one hit saja. Mekanisme permainan seperti ini tentu menghibur karena gamer dituntut untuk berpikir beberapa langkah ke depan sebelum mengeksekusi sesuatu.

3. AI Fantastis dan Menantang

AI yang kami maksud bukan AI musuh karena AI musuh di sini sangat biasa di mana pergerakannya bisa diprediksi dengan mudah dan sudah diatur. AI yang dimaksud adalah AI rekan yang dioptimalkan sangat baik oleh Asobo. Hampir sepanjang permainan, gamer selalu ditemani dengan rekan mirip seperti The Last of Us dan Resident Evil: Revelations 2.

AI rekan ini hadir dengan kemampuan spesialnya masing-masing yang siap membantu. Selain itu, Asobo membuat balancing dengan selalu memberikan puzzle yang harus diselesaikan oleh dua orang atau lebih yang menuntut kita untuk mengatur karakter lain demi menyelesaikan puzzle. Yang lebih dahsyat, tidak ada bug AI yang kami temukan sepanjang permainan di mana saat ini kami berada di chapter 10.

Mereka menggarap AI rekan dengan cemerlang dan serius. Hal ini unik karena tidak mudah menciptakan AI yang terus menerus ikut dengan kita tanpa bug atau celah sedikitpun.

4. Latar Belakang Cerita yang Engaging

game pc terbaik

Kekuatan yang paling membuat Gimbot tertarik memainkan game ini adalah di mana game tersebut punya dialog serta cerita yang mantap. Dialog yang disajikan sangat dalam dengan bahasa-bahasa yang susah dicerna oleh pemilik Bahasa Inggris pas-pasan. Saking dalamnya, ada banyak istilah juga yang susah untuk kalian ingat.

Dari sisi pergerakan cerita, pembangunan karakter dibangun dengan sangat baik. Ya, Amicia dan adiknya Hugo adalah seorang bangsawan yang tidak bisa hidup susah. Tapi mereka akhirnya mau belajar hidup susah karena kesulitan yang mereka hadapi di awal game. Perkenalan konflik dan antagonis utama juga dibuat dengan baik.

Bahkan antagonis utama baru diperkenalkan di chapter 10 dan mulai dibahas secara mendalam dari chapter 10 ke atas melalui sudut pandang orang lain. Meski tidak slow paced, namun game ini memberikan semua porsi cerita dengan baik. Saking baiknya, kita bisa bersimpatik dengan orang yang hanya muncul sebentar di dalam game ini.

5. Sistem Equipment yang Tak Kalah dengan Game Action

A Plague Tale Innocence

Sistem equipment menjadi salah satu yang disuntikan Asobo di dalam game ini. Meski memiliki genre stealth, ternyata sistem equipment yang ada justru mirip seperti pada genre action. Kita bisa memperbagus barang-barang dan senjata yang dibawa sampai mendapatkan banyak alchemist untuk memuluskan jalan kita.

Namun uniknya, Asobo memberikan balancing bahwa semua alchemist yang ada tidak bisa digunakan untuk membunuh melainkan menggunakannya untuk distraksi semata. Ada alat yang bisa melelehkan helm baja lawan namun lawan tak mati, ada yang bisa digunakan untuk membakar namun tak mempan pada tentara dengan baju baja tebal.

Satu-satunya alat yang bisa membunuh hanyalah ketapel tapi itupun tak mempan untuk menghajar lawan dengan pertahanan kuat. Memberikan sistem gaya action namun dengan eksekusi stealth adalah sesuatu yang benar-benar menarik.

Beli A Plague Tale Innocence di Steam


Azzizil Adam

Main game gak bakal bikin masa depan suram. Yang bikin suram adalah ketika lo malas berbuat sesuatu! Happy gaming.