Review CarrionGame Reverse Horror dengan Monster Mengerikan

Carrion mengajakmu menebar terror di sebuah pusat riset tersembunyi menggunakan monster berbentuk gumpalan daging dengan tentakel.


review-singkat-carrion-featured

Ketika bermain game, kamu biasanya diajak untuk menjadi jagoan dan pahlawan yang membasmi musuh berbahaya. Salah satu dari banyak musuh yang sering kamu kalahkan adalah monster. Carrion mencoba membalik ide tersebut dan mengajakmu menjadi monster dan menghabisi manusia yang mencoba menghalangi.

Memang, game di mana kamu bermain sebagai monster bukanlah hal baru. Belum lama ini kita bahkan kehadiran Maneater yang mengajakmu mengendalikan ikan hiu. Tapi tidak seperti banyak game dengan tema ini, Carrion memberikan pengalaman menjadi monster yang sedikit berbeda.

Gumpalan Daging Penebar Teror

review-singkat-carrion-gameplay-2

Sepanjang game, kamu akan mengendalikan monster berbentuk gumpalan daging di sebuah pusat riset tersembunyi. Kamu berhasil lolos dari kurungan. Dengan tubuh yang bisa menggeliat dengan cepat, kamu berusaha untuk keluar sambil membantai manusia-manusia yang ada di pusat riset tersebut.

Satu hal yang akan langsung kamu rasakan ketika bermain Carrion adalah feeling ketika kamu mengendalikan monster ini. Tanpa ability saja, monster yang kamu kendalikan sudah bisa bergerak dengan cepat begitu kamu menentukan arah tujuannya. Tidak hanya itu, karena berbentuk gumbalan daging, monster ini juga bisa bergerak keluar dan masuk celah kecil untuk mengakses ruangan tertentu atau menyerang musuh dari belakang.

review-singkat-carrion-gameplay-4

Ketika bergerak, kamu juga langsung diyakinkan bahwa monster yang kamu kendalikan adalah makhluk yang mengerikan. Setiap berpindah tempat, monster ini akan menjalarkan tentakel untuk menarik tubuhnya ke tempat yang kamu tuju. Lalu ketika merayap di tempat kecil, tubuh monster ini akan menyesuaikan diri sebelum akhirnya kembali berubah menjadi gumpalan daging yang menjijikkan. Semuanya dilengkapi dengan suara monster yang juga tidak kalah mengerikan.

Sebagai monster, kamu akan membunuh dan memakan manusia yang akan kamu temui. Tapi kamu tidak bisa sembarangan muncul dan membunuh seolah manusia-manusia ini tidak berdaya. Memang, beberapa tidak akan memberikan perlawanan apa-apa, tapi ada juga yang membawa senjata api. Lalu seiring permainan, kamu akan menemui tentara dengan armor yang membawa flamethrower hingga mecha yang dilengkapi dengan minigun.

review-singkat-carrion-gameplay-3

Kamu juga hanya akan menemui manusia setiap melewati beberapa ruangan dan jumlahnya pun tidak pernah banyak. Ditambah dengan area permainan yang terdiri dari banyak ruangan, koridor, dan celah-celah sempit, Carrion tidak mengajakmu menjadi monster raksasa seperti Godzilla yang seolah tidak bisa dihentikan. Memang, kamu tetap sulit dibunuh dan bisa meregenerasi tubuh dengan memakan manusia yang kamu bunuh. Tapi di saat yang sama kamu tidak bisa asal maju tanpa berpikir ketika memainkan game ini.

Sesuai julukannya yaitu game reverse horror, Carrion memang lebih cocok dibandingkan dengan monster dalam film horor. Kamu menebar teror dengan manuver cepat yang sulit dilacak dan membunuh dalam sekejap dari sudut yang tidak terduga. Tiap ruangan dengan musuh lebih layak disebut combat puzzle di mana kamu harus memikirkan manuver yang tepat untuk membunuh lawan. Tapi begitu sukses, kamu akan mendapatkan kepuasan tersendiri plus membuat satu ruangan penuh dengan darah.

Memanfaatkan Semua Gerakan

review-singkat-carrion-gameplay-1

Kamu akan selalu berpindah tempat dari satu ruangan ke ruangan lain dan membuka berbagai pintu untuk mendapatkan progres. Selama proses ini, kamu akan mendapatkan upgrade yang memberikanmu gerakan/jurus unik serta badan yang lebih besar. Sampai permainan selesai, kamu bisa punya ukuran tiga kali lebih besar dibanding saat kamu baru mulai bermain, mampu mengendalikan badan manusia dari jarak jauh, mengeluarkan tentakel tajam yang mematikan, dan masih banyak lagi. Kemampuan-kemampuan ini jugalah yang membuat monster di Carrion terasa mengerikan.

Satu hal yang menarik adalah, tiap gerakan hanya bisa dilakukan ketika badanmu berada di ukuran tertentu. Misalnya, kamu hanya bisa melempar jaring saat memiliki badan yang kecil. Jaring ini kadang penting untuk mendorong tuas yang ada di balik jeruji yang tidak bisa kamu lewati. Artinya ketika sudah punya badan besar yang sulit dibunuh , akan ada saat di mana kamu harus membuang sebagian anggota badanmu untuk mendapatkan progres. Kadang kamu bisa mengambil kembali anggota badan tersebut, tapi kadang kamu harus meninggalkannya dan terus maju dengan badan yang lebih lemah dan mudah mati.

review-singkat-carrion-gameplay-5

Mekanisme ini membuat Carrion tidak monoton. Tiap level selalu memintamu mengatasi rintangan dengan menggunakan kombinasi gerakan yang berbeda, dan kadang kombinasi tersebut membuatmu harus mengorbankan kekuatan yang kamu miliki. Ini membuat tiap kemampuan selalu relevan dan membuatmu tidak gegabah dalam bergerak, terutama jika kamu harus maju dengan badan kecil menghadapi musuh.

Satu-satunya hal yang mungkin menjengkelkan di Carrion adalah tidak adanya minimap atau alat bantu navigasi. Memang, keterbatasan itu mengikuti tema game di mana kamu mengendalikan monster. Tapi begitu masuk level-level akhir di mana kamu harus menemukan kunci yang tersebar di berbagai ruangan, kamu mungkin akan merasa tersesat atau stuck tidak tahu harus ke mana lagi. Apalagi di game ini kamu akan beberapa kali diminta masuk ke ruangan yang sudah kamu jamah.

Selain itu, hingga mencapai bagian akhir permainan, kamu tidak tahu apa-apa tentang monster yang kamu kendalikan atau pusat riset tempat kamu bermain. Karena itu, jangan mengharapkan pengalaman yang lebih dari “menebar teror dengan monster menjijikkan” katika kamu memainkan game ini.


Secara keseluruhan, Carrion cukup seru dan menawarakan pengalaman yang unik meskipun hanya bisa menjanjikan gameplay saja. Tidak seperti banyak game sejenis di mana kamu bisa meginjak apa saja sesuka hati tanpa konsekuensi, di game ini kamu menghabisi lawan dengan manuver yang cerdik. Jika kamu penasaran bagaimana rasanya menjadi monster mengerikan yang misterius di film-film horor, kamu mungkin bisa mencoba game ini.

Selain Carrion, publisher Devolver Digital juga punya beberapa game menarik lain yang akan rilis tahun ini


Kaoru

Hmmm...