Review Anthem VIP Demo: Terlalu Banyak Permasalahan Koneksi


Anthem VIP Demo gagal total. Alasannya bukan karena gameplay yang buruk tetapi karena masalah koneksi.

Sumber Game Rant

Jangan pernah percaya EA. Begitu kira-kira tagline meme yang banyak beredar setelah kasus blundernya Star Wars Battlefront II dan Mass Effect Andromeda. Lalu, bagaimana dengan Anthem? IP terbaru yang dikembangkan oleh BioWare dibawah naungan publisher sekaliber EA.

BACA JUGA: 4 Klasifikasi Javelin Exosuit di Anthem

Alih-alih ingin mengembalikan citra positif BioWare dari gim yang sebelumnya mendapatkan banyak kritikan, yaitu Mass Effect Andromeda, Anthem malah gagal total. Alasannya bukan karena gameplay yang buruk tetapi karena masalah koneksi.

Berikut ulasan saya mengenai Anthem VIP Demo:

Kamu tidak melakukan Pre-Order Anthem? Keputusan yang tepat

Bagi kamu yang sudah melakukan pre-order Antem seharga $59.99, kamu akan mendapatkan jadwal VIP Demo pada tanggal 25-27 Januari 2019. Sedangkan, Open Demo untuk seluruh platform bisa dimainkan pada tanggal 1-3 Februari 2019.

Masalahnya, tidak ada perbedaan antara VIP Demo atau tidak. Lho kok gitu? Saya mencoba memainkan demo Anthem menggunakan Xbox One dan tidak bisa memainkan demonya sama sekali. Tentu saja karena saya tidak melakukan pre-order. Tetapi hari berikutnya malah bisa.

Hari pertama VIP Demo bergulir adalah mimpi buruk bagi BioWare. Ada banyak permasalahan teknis yang membuat beberapa gamer yang sudah melakukan pre-order tidak dapat masuk ke dalam permainan. Setelah diperbaiki, VIP Demo malah bisa diakses oleh semua gamer *tepuk jidat.

Begini lho, alasan orang mencoba demo sebelum pre-order adalah agar mereka bisa mengetahui genre dan gameplay yang ditawarkan sesuai atau tidak dengan gaya permainan mereka yang biasa dimainkan. Jika suka, bisa membelinya. Jika tidak, bisa beralih ke gim lain.

Masalah di mana-mana

Satu hal positif yang bisa didapatkan adalah sabar. Bagi kamu yang gampang naik darah, memainkan Anthem VIP Demo bisa membuatmu memaki-maki dan marah-marah karena banyaknya masalah teknis yang ada.

Pertama, koneksi yang buruk. Seharusnya, VIP Demo di sini lebih cocok disebut beta access karena buruknya platform koneksi yang perlu banyak perbaikan. Kamu tidak dapat terhubung sama sekali ke server EA di menu awal karena kapasitas server mereka telah mencapai batas maksimal.

Kedua, melakukan pre-order tidak menjamin kamu bisa memainkan VIP Demo. Beruntunglah kamu yang tidak melakukan pre-order karena bisa langsung memainkannya di luar jadwal yang telah ditentukan.

Ketiga, stuck di loading screen. Biasanya disebut juga dengan infinite loads. Keadaan di mana layar PC atau console-mu hanya menampilkan loading screen berisi trivia ketika perpindahan karakter dari Fort Tarsis ke area ekspedisi. Solusinya, restart Anthem. Tetapi pas kamu masuk, timmu sudah jauh melakukan ekspedisi jauh di depan sana. Hadeh.

Chad Robertson sendiri selaku BioWare’s Head of Live Service sedang melakukan perbaikan di weekend ini untuk mengatasinya. Semoga cepet beres deh sebelum Open Demo.

Gameplay dan combat yang cukup baik

Di luar kekurangan pasti ada kelebihan. Di luar kacaunya permasalahan koneksi yang ada, gameplay dan combat yang ditawarkan Anthem cukup baik. Grafiknya juga cukup menawan.

Bagi kamu yang belum tahu jalan cerita dan gameplay dasar di Anthem, kamu bisa membaca mengenai artikel Semua Hal yang Harus Kamu Ketahui tentang Anthem.

Kamu akan memainkan Freelancer menggunakan javelin exo-suit Ranger (tipe standar untuk attack dan defence) di level 10. Jadi, kamu tidak akan melakukan progression character dari awal. Yang bikin heran adalah transisi kamera first person saat di Fort Tarsis dengan third person saat ekspedisi.

Anthem menerapkan contiguous open world. Artinya, kamu dapat memainkan duniamu sendiri dan mengundang temanmu atau sebaliknya. Pemain yang menjadi host adalah leader sehingga kamu bisa meminta bantuan atau membantu misi yang belum berhasil diselesaikan.

Salah satu kelebihan Anthem adalah matchmaking. Ben Irving selaku Lead Producer mengatakan bahwa “There is matchmaking for every activity in the game” sehingga kamu tidak perlu khawatir ketika ingin melakukan ekspedisi karena banyak pemain yang bisa diikutkan secara acak. Beda dengan Destiny yang mengharuskan kamu membentuk grup di awal permainan.

Misi yang dimainkan di VIP Demo ini cukup beragam sesuai dengan storyline. Di awal kamu harus mencari item part yang didapatkan dengan memecahkan puzzle dan dilanjutkan bertarung dengan musuh. Kamu akan mendapatkan hasil loot senjata dan reward XP point.

Sejauh saya memainkan VIP Demo, bermain lonewolf di Anthem adalah sangat berbahaya. Gim ini memang didesain untuk dimainkan secara multiplayer online karena banyaknya ancaman musuh yang ada di luar Fort Tarsis.

Fitur combat juga cukup menegangkan. Setiap javelin akan memiliki sistem persenjataan sendiri, kemampuan melee (bertarung jarak dekat), grenade gear untuk ledakan granat, assault launcher gear untuk serangan rudal, support gear untuk memberikan keuntungan kepada rekan satu tim, dan ultimate ability untuk kemampuan penuh javelin.

Yang paling menarik adalah kamu dapat melakukan flight menggunakan thruster ala Iron Man sehingga dapat dengan bebas terbang ke semua area. Perhatikan, jika darah javelin kritis, cari tempat bersembunyi untuk healing. Jika kamu down, maka kamu harus menunggu rekan timmu untuk revive.

Itu dia ulasan Anthem VIP Demo. Saya harap Open Demo nanti dapat dimainkan dengan lancar dan tidak ada lagi permasalahan koneksi. Btw, kamu sudah main demonya belum?


Arya Adhitya

Game Enthusiast yang jatuh cinta dengan dunia industri gim dan game development. Gim favorit yang dimainkan adalah Gears of Wars, State of Decay, Warframe, The Uncharted.