4 Klasifikasi Javelin Exosuit di Anthem


Di dunia Anthem, penggunaan javelin exosuit adalah kunci untuk bertahan hidup di luar dinding Fort Tarsis. Javelin sendiri adalah pakaian tempur yang akan mendukungmu dalam mengeksplorasi misi dan dapat dikustomisasi sesuai dengan progress story yang berhasil diselesaikan.

Baca juga: Semua Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Anthem: IP Terbaru dari BioWare

Sekedar info, javelin dibuat oleh The Arcanist dan hanya expert pilots yang dapat membuka potensi penuh dari exosuit mereka

Tipe Ranger adalah javelin pertama yang akan digunakan dan seiring berjalannya waktu, kamu juga dapat membuka tipe javelin lainnya seperti Colossus, Interceptor, dan Storm.

Setiap javelin akan memiliki sistem persenjataan sendiri, kemampuan melee (bertarung jarak dekat), grenade gear untuk ledakan granat, assault launcher gear untuk serangan rudal, support gear untuk memberikan keuntungan kepada rekan satu tim, dan ultimate ability untuk kemampuan penuh javelin.

Lalu, apa saja klasifikasi javelin exosuit yang ada di Anthem? Berikut ulasannya.

Ranger – Multi-Target Missile Battery

Jika kamu mencari javelin yang paling serbaguna dalam setiap medan pertempuran, Ranger jawabannya. Sebagai Freelancer, pertama kali kamu akan berlatih menggunakan Ranger.

Alasannya bukan karena Ranger adalah tipe javelin yang paling lemah tetapi karena tipe javelin ini paling fleksibel. Rumornya, Ranger dapat mencapai kemampuan tempur yang tidak bisa dicapai oleh tipe javelin lainnya.

Untuk slot persenjataan, Ranger mampu menggunakan semua jenis senjata kecuali Heavy Weapons yang hanya dapat digunakan oleh tipe javelin Colossus. Khusus kemampuan melee, Ranger memiliki Shock Mace yang akan mengeluarkan listrik ketika bertarung dalam jarak dekat.

Grenade Gear

  • Frag Grenade: Memberikan ledakan dengan cakupan yang luas.
  • Inferno Grenade: Memberikan ledakan dengan api yang menyebar.
  • Frost Grenade: Membekukan gerakan musuh.
  • Seeker Grenades: Mengeluarkan granat kecil yang akan menyebar dan mencari musuh terdekat.
  • Sticky Bomb: Menempelkan granat pada satu target untuk ledakan besar.

Assault Launcher Gear

  • Homing Missile: Mengeluarkan proyektil untuk meledakkan target dengan cakupan kecil.
  • Energy Pulse: Melepaskan energi untuk memberikan kerusakan besar.
  • Spark Beam: Menembakkan sinar energi secara terus menerus.
  • Darts Venom: Meluncurkan panah beracun yang berisi asam untuk korosif.
  • Blast Missile: Menembakkan rudal yang meledakkan area tertentu.

Support Gear

  • Bulwark Point: Membuat medan lingkaran untuk membelokkan serangan rudal musuh.
  • Muster Point: Menciptakan medan lingkaran untuk meningkatkan kerusakan senjata rekan setim yang berada di dalam radiusnya.

Ultimate Ability

  • Multi-Target Missile Battery: Menembakkan rudal dan mengejar target musuh yang bergerak cepat.

Colossus – Siege Cannon

Di luar dinding Fort Tarsis, kamu akan berhadapan dengan banyak ancaman mulai dari binatang buas, monster, dan perampok. Bahkan kamu juga akan menemukan hive atau sarang tempat berbagai macam predator ganas tidur.

Lalu, bagaimana cara menghancurkan sarang tersebut? Perkenalkan, Colossus, tipe javelin ini dirancang sebagai mesin perang raksasa dengan persenjataan berat yang lengkap.

Colossus tidak dapat menggunakan senjata kecil seperti Pistol atau SMG karena hanya dapat menggunakan Heavy Weapons.

 

Untuk kemampuan melee, Colossus memiliki Heavy Smash yang memanfaatkan sasis yang sangat besar. Sasis ini dapat digunakan baik sebagai senjata ataupun tameng.

Kemampuan ini juga mampu merobohkan musuh secara instan sebelum melepaskan serangan lanjutan.

Ordnance Launcher Gear

  • High Explosive Mortar: Meluncurkan proyektil eksplosif yang menghasilkan kerusakan besar.
  • Burst Mortar: Mengeluarkan mortir kecil yang menyebar ke area yang lebih luas.
  • Firewall Mortar: Menembakan peluru mortir khusus untuk membuat dinding api.
  • Lightning Coil: Menyerang target secara acak dengan busur listrik di depan Colossus.
  • Shock Coil: Memancarkan gelombang listrik untuk menyetrum musuh di dekat Colossus.

Assault Launcher Gear

  • Heavy Cannon: Menembakkan roket besar ke arah target.
  • Flame Thrower: Melepaskan semburan api terus menerus.
  • Flak Cannon: Menembakkan busur proyektil dalam jarak dekat.
  • Railgun: Menghancurkan sasaran dengan putaran kinetik yang kuat dan tepat.
  • Acid Spitter: Melepaskan proyektil asam.

Support Gear

  • Taunt: Membuat pasukan musuh dalam radius tertentu untuk mengalihkankan serangan mereka ke Colossus.
  • Deflector Pulse: Memberikan pelindung sementara kepada rekan untuk mengurangi kerusakan.

Ultimate Ability

  • Siege Cannon: Colossus akan menembakkan senjata untuk mematikan musuh yang lebih kecil atau memberikan kerusakan besar pada bos.

Interceptor – Assassin’s Blades

Interceptor adalah javelin dengan ukuran yang paling kecil. Tipe ini biasanya sering digunakan oleh The Corvus sebagai pengintai jarak jauh karena kemampuannya yang ahli dalam menyusup dan membunuh.

Interceptor bukanlah javelin terkuat tetapi kelincahan dan reflek membuatnya menjadi javelin tercepat. Bagi kamu yang suka pertarungan jarak dekat dengan fast pace tinggi, javelin ini cocok sekali dengan gaya bertarung itu.

Untuk persenjataan, Interceptor memiliki dua slot senjata dan mampu membawa semua jenis senjata kecuali Heavy Weapons (khusus untuk Colossus).

Kemampuan melee dilengkapi dengan Double-Bladed Daggers yang menggunakan sepasang belati berbilah ganda untuk memberikan serentetan tebasan multi-hit.

Khusus tipe javelin ini, Interceptor menggunakan technique gear sebagai teknik bertempur di medan perang. Gear dapat ditemukan selama menjalankan misi, kamu dapat menggunakan hingga tiga gear dalam loadout.

Assault Systems

  • Seeker Glaive: Melemparkan proyektil tajam dan mencari target terdekat.
  • Acid Bomb: Mengeluarkan ledakan granat yang berisi asam.
  • Cryo Glaive: Meluncurkan proyektil yang mengunci ke target terdekat dan membekukannya.
  • Cluster Mine: Melemparkan ranjau ke area sasaran yang meledak ketika disentuh.
  • Spark Dash: Meninggalkan jejak listrik ketika berlari.

Strike Systems

  • Star Strike: Memberikan beban energi kepada musuh dan meledakkannya.
  • Plasma Star: Menggabungkan serangan shuriken dengan plasma pada jarak jauh.
  • Nova Strike: Mengirimkan proyeksi serangan Interceptor kepada musuh.
  • Tempest Strike: Menyerang target musuh dalam jumlah kecil dan menyetrumnya.
  • Corrosive Spray: Menyemprotkan asam korosif.

Support Systems

  • Target Beacon: Menandai target untuk meningkatkan kerusakan yang akan beralih jika target dihancurkan.
  • Rally Cry: Menghapus status efek dari semua musuh yang berada di dekatnya.

Ultimate Ability

  • Assassin’s Blades: Interceptor akan memiliki status supercharged dan bergerak dengan sangat cepat sekali.

Storm – Elemental Storm

Storm adalah jenis javelin yang dapat kamu pakai ketika kamu berhasil terjun lebih jauh ke dalam misi untuk mengetahui misteri di luar dinding.

Storm sendiri adalah rumor karena keberadaannya yang masih misterius. Javelin ini dikembangkan oleh Dominion yang terletak di daerah utara yang dikenal dengan Stralheim. Storm digerakkan menggunakan teknologi canggih yang disebut “Seals” yang memungkinkannya memiliki kekuatan kinesis.

Salah satu efek penggunaan Seals ini adalah Storm dapat berjalan melayang di atas tanah. The Arcanist pernah berhasil meneliti kekuatan ini dan mengungkapkan bahwa Seals ini memiliki potensi yang luar biasa.

Tipe javelin ini tidak memiliki kemampuan defensif yang bagus sehingga membutuhkan pilot yang ahli untuk tetap berada di udara ketika bertempur dan menyerang dari jarak yang aman. Untuk persenjataan, Storm memiliki dua slot senjata dan mampu menggunakan semua jenis senjata kecuali Heavy Weapons.

Kemampuan melee yang dimiliki adalah Fiery Strike di mana kamu dapat membuat badai menggunakan Seals di lengannya untuk mengirimkan flash eksplosif.

Seals ini dapat melepaskan energi tanah yang ada di Anthem sehingga mengaktifkan kekuatan kinesis lebih yang dapat digunakan sebagai gear. Storm dapat menggunakan sebanyak tiga gear kinesis.

Blast Seals

  • Lightning Strike: Mengeluarkan serangan petir di lokasi target tertentu.
  • Ice Storm: Menciptakan bidang es yang nantinya akan meledak.
  • Flame Burst: Memberikan ledakan api dengan cepat di lokasi target tertentu.
  • Rime Blast: Menembakan proyektil es dengan cepat untuk membekukan target.
  • Living Flame: Menyemburkan api kepada target.

Focus Seals

  • Shards Hoarfrost: Mengeluarkan pecahan es untuk membekukan target di tempat.
  • Fireball: Mengeluarkan api baik untuk tembakan kecil atau besar.
  • Lightning Ball: Melepaskan energi listrik yang dapat memantul dari dinding untuk mencapai target.
  • Glacial Beam: Menembakkan sinar energi es yang kuat ke arah target.
  • Arc Burst: Melepaskan semburan kilat yang melompat ke arah target terdekat.

Support Seals

  • Wind Wall: Membuat dinding pertahanan angin untuk menangkis serangan musuh.
  • Nexus: Membuat dinding area yang memberikan cooldown gear kepada rekan satu tim.

Ultimate Ability

  • Elemental Storm: Memanipulasi kekuatan tanah di Anthem sampai Storm melepaskan ledakan es, listrik, dan api berturut-turut dan terakhir dengan meteor.

 

Sejauh ini, itu dia empat klasifikasi javelin exosuit yang ada di Anthem. Kira-kira, kamu akan menggunakan javelin yang mana nih? Tulis di kolom komentar ya!


Like it? Share with your friends!

ChipsMan

Never ever gimme shooter game when I eat chips cause my aim will be potato