[Opini] 5 Alasan Kenapa Apex Legends Tidak Menarik Lagi


Apex Legends seperti sedang kebingungan, tidak ada yang tahu ke arah mana game ini berjalan. Banyaknya masalah mulai dari rilis update yang berantakan, bug, dan battle pass yang tidak terlalu bagus adalah pemicunya.

Jika kamu membaca artikel Apakah Battle Pass Apex Legends Season 1 Layak Dibeli, kamu akan menyadari bahwa saya memberikan jawaban yang ditengah-tengah.

Jawabannya tergantung dari seberapa sering kamu memainkan Apex Legends. Tetapi jika harus memilih, saya akan menjawab iya. Jawaban ini pun juga karena kamu dapat membeli battle pass untuk season berikutnya secara gratis jika berhasil mengumpulkna 1000 Apex Coins.

Bahkan di artikel tersebut juga telah dibahas mengenai permasalahan seperti skin, Battle Pass, dan Apex Packs yang kadang tidak memberikan item bagus.

Lalu, apa yang sebenarnya membuat Apex Legends sudah tidak menarik lagi? Berikut alasannya.

BACA JUGA: Evolusi Console PlayStation dari Masa ke Masa

Banyaknya cheater

Cheater adalah musuh bagi semua gamer. Tidak ada yang lebih menyebalkan dalam permainan ketika kamu sedang berada di atas angin dan dikalahkan oleh seorang cheater.

Terdapat dua jenis program hacking untuk cheater di Apex Legends, yaitu aimbot dan speed hack. Aimbot akan membuatmu mendapatkan headshot dengan mudah. Sedangkan, speed hack memungkinkan karaktermu berlari dengan sangat kencang.

Untungnya, cheater ini hanya ditemukan di platform PC. Sedangkan, PS4 dan Xbox One masih aman. Tetapi mengingat game ini mengusung genre FPS, tentu saja jumlah pemain akan didominasi oleh pemain PC.

Patch update yang lama, bug, dan glitch

Sejauh ini, update Apex Legends yang siginifikan diberikan baru dua kali, mulai dari senjata baru Havoc dan Battle Pass Season 1 yang menampilkan karakter Octane.

Meski pun beberapa balance juga telah diterapkan dalam update untuk senjata seperti Wingman dan Peacekeeper, perilisan jarak antara update ini dirasa agak terlalu lama sejak game ini dirilis dua bulan lalu.

Bahkan beberapa patch mengalami masalah seperti Update 1.1 yang me-reset akunmu sehingga kamu akan kehilangan semua progress Player Level milikmu.

Tidak ketinggalan, Apex Legends masih menyisakan banyak bug dan glitch seperti Legend yang terjebak di dalam Supply Ship ketika melakukan finisher, pemain yang tiba-tiba melompat jauh secara tiba-tiba, hingga malfungsi dari senjata ketika knockdown.

Minim challenge atau mode battle alternatif

Apex Legends boleh saja bangga membawa warna baru bagi genre battle royale karena menampilkan fitur smart ping dan squad respawning. Tetapi fitur tersebut dapat dengan mudah dicontek oleh pesaingnya, Fortnite.

Masalahnya, Apex Legends masih belum ingin mencontek fitur yang ada di game sebelah seperti challenge baik untuk daily atau dalam battle pass atau mode battle alternatif seperti untuk duos dan mode dengan senjata tertentu.

Permasalahan skin karena tampilan first-person

Sudut pandang kamera permainan Apex Legends disajikan dalam tampilan first person dan ini adalah salah satu kelemahan penggunaan skin dalam permainan karena menjadi tidak terlalu berguna.

Ada benarnya tetapi tidak sepenuhnya salah. Gaya permainan Apex Legends sendiri menuntut pemain untuk selalu bermain dengan fast pace action yang sangat umum dalam game first person. Sehingga tampilan first person menjadi kunci utama permainan.

Reward battle pass tidak terlalu menarik

Dengan Battle Pass, kamu akan mendapatkan status level baru, yaitu Battle Pass Level yang memungkinkan kamu mendapatkan 100 item unik mulai dari Banner Card, Intro, Experience Point (XP), Apex Packs, Weapon skin, Wild Frontier Legend skin dan stat tracker.

Sayangnya, reward ini dianggap tidak sepadan dengan harga yang dibanderol sebesar Rp144.000 dan terutama karena masih banyaknya cheater sehingga banyak pemain yang malas memainkannya dan kembali ke permasalahan skin di atas.

Itu dia beberapa pendapat terkait permasalahan mengapa Apex Legends sudah tidak menarik lagi. Bagaimana pendapatmu?


Like it? Share with your friends!

Chipsman

Game Enthusiast yang jatuh cinta dengan dunia industri gim dan game development. Gim favorit yang dimainkan adalah Gears of Wars, State of Decay, Warframe, The Uncharted.
Facebook Comments