Mega Man X DiVE Lebih Terasa Seperti Game Contra Daripada Mega Man

Setelah penantian panjang, Mega Man X DiVE akhirnya dirilis juga! Sayangnya game ini masih diganggu oleh sejumlah bug dan kendala teknis.


Setelah penantian yang cukup lama, Mega Man X DiVE akhirnya dirilis juga! Sebagai salah satu penggemar berat seri Mega Man, tentunya saya tidak ketinggalan untuk mencoba game baru yang dirilis untuk smartphone ini. Saat sesi beta dulu saya tidak sempat memainkannya karena sejumlah bug dan kegagalan login, namun versi rilisan full ini tentunya tidak akan seperti itu, bukan?

Sayang sekali, ternyata ekspektasi saya tidak terpenuhi. Mega Man X DiVE dirilis dalam keadaan yang bisa dibilang cukup mengecewakan. Mulai dari kendala koneksi yang tidak stabil, masih adanya bug yang membuat pemain kehilangan save data, dan masalah-masalah lainnya, membuat pengalaman saya mencicipi game keluaran Capcom Taiwan ini tidak menyenangkan.

Mendapat Respon Buruk dari Reviewer

Kalau kamu tidak percaya, kamu bisa cek betapa banyaknya pengumuman maintenance yang ada di halaman Facebook resmi Mega Man X DiVE. Bila kamu mengintip skor game ini di Google Play pun nilainya cukup menyedihkan, hanya 2,1 dari sekitar 4.500 user review. Saya sangat berharap Capcom Taiwan bisa menyelesaikan kendala-kendala teknis tersebut, karena sebetulnya di balik segala permasalahannya, Mega Man X DiVE adalah game yang cukup menarik.

Mega Man X DiVE berusaha menyajikan gameplay side-scrolling action yang mirip sekali dengan Mega Man X8, namun dengan dua perubahan besar. Pertama, di seri Mega Man X biasanya kita hanya bisa menembak lurus ke depan, tapi di game ini kita bisa menembak ke segala arah (mirip Axl di Mega Man X8). Kedua tentu saja sistem kontrolnya yang kini menggunakan layar sentuh, namun kamu juga bisa menggunakan gamepad agar lebih nyaman.

Mega Man X DiVE mendapat rating buruk di Google Play | Sumber: Google Play

Saya merasa bahwa secara artistik game ini cukup berhasil menyajikan suasana yang mirip dengan seri Mega Man X. Desain karakter, desain level, model 3D, serta soundtrack, semuanya terasa begitu familier dan pasti membuat para penggemar gembira. Tapi dalam aspek gameplay, Mega Man X DiVE justru terasa lebih mirip dengan Contra: Return yang dirilis oleh Garena pada tahun 2018 lalu dibandingkan sebuah game Mega Man sungguhan.

Sama seperti Contra: Return, aksi tembak-menembak di game ini kita lakukan menggunakan sistem aiming otomatis, dan karakter yang kita pilih dapat menggunakan beragam pilihan senjata. Rasanya agak aneh melihat X atau Zero menembaki musuh menggunakan assault rifle, walaupun secara gameplay rasanya memang cukup asyik. Apalagi ditambah adanya skill beserta berbagai variasinya.

Game Mega Man yang Kehilangan Jati Diri

Sayangnya, kemampuan menggunakan segala macam senjata dan skill ini justru membuat karakter-karakter itu seperti kehilangan. Sebagai contoh, aneh sekali melihat X atau Axl melakukan double jump, karena biasanya hanya Zero yang punya kemampuan tersebut. Aneh juga melihat semua karakter bisa melakukan air dash tanpa upgrade atau armor apa pun, karena biasanya di seri Mega Man X tidak begitu.

Saya rasa ini merupakan keputusan desain yang cukup fatal, karena Mega Man X DiVE jadi terasa sangat melenceng dari seri Mega Man X orisinal. Beda dengan Castlevania: Grimoire of Souls, di mana setiap karakter punya gaya bertarung khas yang sesuai sekali dengan lore asli mereka. Dalam Mega Man X DiVE, pergantian karakter tidak banyak mempengaruhi gameplay, dan akhirnya lebih terasa seperti fanservice saja.

Bagi seorang fans Mega Man yang “purist” atau tidak suka perubahan, Mega Man X DiVE kemungkinan akan mengecewakan. Tapi untuk penggemar kasual, game ini tetap cukup asyik dan layak dimainkan. Saya hanya sarankan kamu untuk menunggu dulu beberapa lama (mungkin paling tidak sebulan) supaya Capcom Taiwan bisa menyelesaikan segala macam kendala teknis yang kini masih mengganggu.


Ayyub Mustofa

Jarang main game sampai tamat kecuali untuk review. Menyukai hampir semua genre, dan hingga kini masih menunggu kemunculan Megaman X9.