Jawaban Microsoft Soal Controller Xbox yang Masih Menggunakan Baterai AA


Ini dia jawaban Microsoft mengapa mereka tetap mempertahankan menggunakan baterai AA di controller Xbox mereka.

controller xbox

Xbox bisa dibilang memang menjadi salah satu bagian dari industri game yang banyak menelurkan kebijakan kurang populer. Selain melepas console terbaru mereka yaitu Xbox Series X/S tanpa game eksklusif seperti Sony, mereka juga masih mempertahankan soal penggunaan baterai AA pada controller-nya.

Hal ini berbanding terbalik dengan Sony yang tidak mengaplikasikan soal baterai AA pada controller PlayStation. Xbox pertama kali memperkenalkan mengenai controller nirkabel mereka yang menggunakan baterai AA ketika di era Xbox 360 di tahun 2005.

Teknologi tersebut sudah berusia 16 tahun dan tentunya sangat aneh melihat Xbox masih mempertahankan pengaplikasian baterai AA pada controller mereka di tahun 2021. Belakangan, muncul spekulasi jika sebenarnya penggunaan baterai AA ini adalah hasil dari kesepakatan antara Xbox dengan salah satu produsen baterai bernama Duracell.

BACA JUGA: Informasi Menarik Mengenai The Medium, Game Buatan Bloober Team

Manajer Pemasaran Duracell, Luke Anderson memang pernah menyatakan jika antara Xbox dan Duracell memiliki kesepakatan jangka panjang. Kesepakatan itu hingga saat ini sudah berusia 16 tahun dan Anderson menganggap kesepakatan keduanya akan terus terjalin.

“Ini adalah perjanjian konstan yang dimiliki Duracell dan Microsoft dan sudah berlangsung lama. Saya pikir, bahkan akan lebih lama dari kedengarannya,” tutur Anderson seperti yang saya kutip dari The Gamer.

Tapi apakah gamer merasa aneh dengan spekulasi tersebut? Banyak mayoritas gamer yang percaya akan adanya kabar ini, namun saya justru heran. Keheranan saya adalah “Kok pakai merk baterai saja harus diatur? Padahal pada kenyataannya, gamer bebas menggunakan baterai apa saja selain Duracell.”

Setelah berselancar, ternyata informasi tersebut memang keliru alias kurang tepat. Bukan alasan mengenai kontrak kerjasama Xbox dengan Duracell yang menyebabkan controller Xbox hingga hari ini masih menggunakan baterai AA alih-alih menggunakan sistem charge seperti controller milik PlayStation.

Soal Fleksibilitas

Tidak mau banyak gamer yang tersesat dengan pelintiran-pelintiran orang tak bertanggung jawab, Microsoft langsung bergerak cepat memberikan klarifikasi. Sejauh ini, Duracell dan Microsoft memang punya kesepakatan. Tapi bukan berarti kesepakatan ini mengharuskan controller Xbox menggunakan baterai AA.

Karena, dalam kesepakatan yang terjadi antara Microsoft dengan Duracell, tidak ada hal yang mengatur soal keharusan penggunaan baterai AA sebagai basis utama daya controller-nya. Kesepakatan ini hanya berkaitan dengan pasokan baterai semata.

Microsoft dalam kralitifkasinya mengatakan jika mereka sengaja menawarkan pilihan kepada konsumen untuk menggunakan baterai AA sebagai basis utama daya.

BACA JUGA: Game Bertema Cyberpunk yang Lebih Baik dari Cyberpunk 2077

Karena, dengan begini mereka bisa memiliki fleksibilitas di mana mereka bisa mengisi ulang baterai dengan mudah baik baterai AA biasa atau baterai AA isi ulang. Mereka juga bisa menggunakan USB-C yang bisa menghemat daya jika controller dicolokkan ke console atau PC.

“Kami dengan sengaja menawarkan pilihan kepada konsumen dalam solusi baterai mereka untuk controller Xbox standar kami. Ini termasuk penggunaan baterai AA dari merek apa pun, Baterai Isi Ulang Xbox, solusi pengisian daya dari kami partner, atau kabel USB-C, yang dapat memberi daya pengontrol saat dicolokkan ke console atau PC,”

Selain itu, Jason Ronald dari Microsoft mengatakan pada Digital Foundry bahwa banyak juga gamer yang masih antusias dengan penggunaan baterai AA.

Kemungkinan Berubah di Masa Depan

Tentunya, keputusan soal controller Xbox Series X/S yang masih menggunakan baterai AA adalah sesuatu yang terlihat kuno. Namun, di masa depan, ada kemungkinan jika nantinya Microsoft menghadirkan controller tanpa baterai AA atau controller tipe charge seperti kebanyakan yang ada di pasaran.

Kenapa? Jika saya boleh sedikit beropini, Microsoft beberapa waktu lalu kabarnya melakukan survey pengguna apakah mereka ingin fitur-fitur pada DualSense diterapkan di controller Xbox. Jawabannya, mayoritas pengguna menginginkannya.

Salah satu fitur DualSense adalah baterai yang bisa diisi ulang. Selain itu, banyaknya fitur yang tersemat di controller itu seperti Adaptive Triggers dan Haptic Feedback akan menguras banyak baterai. Jika menggunakan baterai AA, efisiensi akan berkurang karena gamer bisa-bisa gonta-ganti baterai dalam waktu dekat.

Tapi untuk saat ini, kemungkinan baterai AA masih akan menjadi pilihan mereka guys.


Azzizil Adam

Pencinta musik keras yang hobi main game! Orangnya fun, gak neko-neko.