3 Fakta Menarik Mengenai The Medium, Game Horor Buatan Bloober Team


Buat yang tertarik dengan game The Medium, Bloober beberapa kali membagikan informasi menarik soal game tersebut.

the medium

The Medium merupakan salah satu game horor yang wajib disambut dengan semangat dan antusias. Hal ini dikarenakan game ini akan menjadi game besar pertama yang dirilis di tahun 2021. Sebenarnya game ini dijadwalkan bakal diluncurkan di akhir tahun 2020. Namun Bloober Team selaku developer memundurkan jadwalnya.

Di samping itu, gamer horor wajib gembira karena The Medium dibuat oleh developer yang memang punya track record bagus dalam menciptakan game horor. Bloober Team bukanlah developer kemarin sore dalam menciptakan game horor.

BACA JUGA: 5 Daftar Kultus Paling Jahat dan Mengerikan yang ada di Video Game

Developer game ini sudah terkenal dengan seri-seri luar biasanya seperti The Blair Witch, Observer, Layers of Fear Series, dan Observer: System Redux. Sukses besar ketika menggarap game-game yang saya sebutkan, banyak gamer yang optimis bahwa The Medium akan menghadirkan banyak sekali kejutan dan menjawab harapan mereka soal game berkualitas di tahun 2021.

Buat yang tertarik dengan game ini, Bloober beberapa kali membagikan informasi menarik soal game tersebut. Kami sudah merangkumnya untuk memberikan kemudahan membaca kepada kalian. Ini ulasannya.

1. Punya Rasa Seperti Game Amnesia

 Salah satu informasi baru yang dibagikan oleh Blooper Team adalah bahwa game ini punya cita rasa seperti game Amnesia dari Frictional Games. Mereka membahas hal ini karena ditanya mengenai progress gameplay dari The Medium.

Karena yang kita tahu, The Medium memungkinkan gamer untuk mengeluarkan kemampuan supranatural lewat karakter utamanya. Beberapa orang bertanya apakah game ini akan memiliki unsur aksi, Bloober menjawab bahwa game ini punya cita rasa Amnesia yang minim akan aksi.

BACA JUGA: Game Multiplayer Split Screen yang Pas untuk Tahun Baru

“Fokus dari game ini adalah survival dari sang karakter utama. Kita tidak fokus pada pertempuran. Game ini lebih mirip Amnesia daripada Resident Evil yang punya cukup banyak unsur aksi di dalamnya. Kemampuan Marianne selaku karakter utama adalah untuk bertahan dan melarikan diri dari musuh yang ditemui,” tutur Produser The Medium, Jacek Zieba.

Jadi, di sini kalian akan main petak umpet seperti Amnesia. Bedanya, kalian punya kans untuk bertahan dengan kemampuan supernatural yang dimiliki. Sedangkan di Amnesia, kalian benar-benar dibuat se-cupu mungkin.

2. Dua Konfigurasi Ray Tracing

the medium

Buat yang mengharapkan visualisasi mentereng dari The Medium. Kalian tak perlu khawatir. Pasalnya, Bloober Team sudah berjanji bakal memasukan fitur real-time Ray Tracing ke dalam game tersebut yang membuat tata cahaya lebih dramatis lagi.

Dengan Ray Tracing, kalian akan melihat pantulan cahaya seperti pada dunia realistis yang lebih smooth dan memanjakan mata. Namun, biasanya karena Ray Tracing begitu berat, kalian akan terkena penalti performa dengan menurunnya framerate.

Namun tak perlu khawatir, Bloober Team memiliki dua opsi Ray Tracing. Yang satu adalah mode performance dan yang satunya adalah mode quality. Apa perbedaannya, Performance memungkinkan kalian untuk menurunkan kualitas Ray Tracing untuk menambah frame rate sedangkan quality, kalian akan membuat visual menjadi sangat bagus tapi tentunya, performa akan berkurang jika dibandingkan kalian memakai mode performance.

3. Dual Reality Gameplay

the medium

Premis unik dari The Medium adalah gamer bisa melintasi perjalanan antara dunia manusia dan dunia roh pada saat bersamaan. Ternyata ini memiliki benang merah dengan gameplay baru yang mereka terapkan yaitu dual reality gameplay.

Fitur ini memungkinkan kalian melintasi dua dunia secara bersamaan yang akan menghadirkan pengalaman baru. Tentunya masing-masing dunia punya perbedaan yang signifikan meskipun berdiri di atas map serta landscape yang sama.

Harus diakui, dual reality gameplay ini punya kans besar dalam menciptakan puzzle yang susah untuk dipecahkan. Meski berbeda, keduanya saling terkait. Apa yang dilakukan di dunia nyata akan berdampak pada dunia roh, begitu juga sebaliknya.

Marianne juga akan menjadi sosok berbeda di dunia roh dengan kemampuan yang berbeda pula. Dia bisa melakukan perjalanan keluar dari tubuh fisik untuk menjelajahi dunia roh dengan melepaskan rohnya dari raganya.

Kondisi ini punya waktu tertentu yang berpengaruh pada tubuh fisik kalian. Bagaimana? Menarik bukan? Sekiranya itulah beberapa informasi menarik dari game The Medium yang bisa kalian ketahui saat ini. Untuk waktu rilisnya, game ini bakal dirilis pada 28 Januari 2021 jika tidak dimundurkan lagi.


Azzizil Adam

Pencinta musik keras yang hobi main game! Orangnya fun, gak neko-neko.