Fighting adalah salah satu genre game yang menurut saya paling asyik dimainkan. Ketika kita bermain game fighting, skill individu kita benar-benar diuji, dan ketika kita berhasil mengalahkan musuh dalam duel satu lawan satu rasanya begitu memuaskan. Memang terkadang mekanisme game fighting bisa sulit dipelajari, tapi justru di situlah kita diajarkan bahwa usaha yang keras tidak akan mengkhianati hasil.
BACA JUGA: No Partner, No Problem! 5 Cara Menikmati Game Fighting Tanpa Lawan Tanding
Ada satu pertanyaan yang cukup sering muncul di kalangan pemula game fighting: karakter apa yang recommended untuk dimainkan? Jawaban termudahnya, mainkan saja karakter yang menurutmu paling menarik. Tapi ada baiknya juga memilih karakter yang dapat membantu kita mempelajari dasar-dasar mekanisme permainan di sebuah game.
Contoh karakter seperti itu adalah Cody di Street Fighter V. Dibandingkan beberapa karakter lainnya Cody mungkin tergolong kurang populer, tapi menurut saya karakter ini sangat cocok untuk pemula. Berikut beberapa alasannya.
1. Memiliki Jurus Proyektil

Orang yang baru mulai memainkan Street Fighter sering kali frustrasi bila bertemu dengan lawan yang melakukan spamming jurus proyektil (atau fireball). Contohnya Ryu yang terus-menerus melakukan Hadouken, atau Guile yang tak henti-henti melempar Sonic Boom. Jurus proyektil begini sebenarnya bisa diatasi, tapi juga bisa membuat pemula kesal bahkan merasa dicurangi.
Cara termudah untuk mencegah rasa frustasi itu adalah dengan memilih karakter yang memiliki proyektil juga, seperti Cody. Jurus Tornado Sweep miliknya cukup mudah digunakan, memiliki berbagai variasi kecepatan, juga dapat berubah menjadi multi-hit di versi EX. Mau adu spamming? Siapa takut!
2. Invincible Anti-Air Satu Tombol

Pemula di Street Fighter (dan game fighting pada umumnya) terkadang terlalu fokus pada eksekusi combo yang keren-keren. Padahal ada hal-hal mendasar yang lebih penting untuk dikuasai, misalnya cara bertahan atau pergerakan karakter. Di Street Fighter, salah satu teknik dasar paling penting adalah menghalau musuh yang melompat ke arahmu, atau bisa juga disebut anti-air.
Karakter seperti Ryu atau Ken memiliki jurus “invincible anti-air” berupa Shoryuken. Disebut invincible karena karakter-karakter ini tidak bisa dipukul di tengah jurus, membuat Shoryuken sangat efektif untuk memukul balik musuh. Cody juga punya jurus invincible anti-air yang bernama Double Kick. Bedanya, Double Kick dapat dikeluarkan dengan menekan tombol V-Skill saja, tidak perlu input yang sulit seperti Shoryuken.
Karena Double Kick bisa dikeluarkan dengan satu tombol, strategi bertahan jadi jauh lebih santai. Kita bisa lebih fokus memperhatikan gerakan lawan saja, kemudian langsung refleks menekan tombol V-Skill bila mereka berusaha melompat. Double Kick juga efektif untuk menghalau jurus-jurus command grab dari karakter seperti Birdie, Blanka, atau Zangief.
3. Gampang Melakukan Block Punish

Block punish adalah aksi membalas (atau “menghukum”) serangan musuh yang berhasil kita tangkis. Biasanya, apabila musuh mengeluarkan serangan yang kuat dan lambat, kita bisa membalasnya dengan serangan yang lebih cepat setelah melakukan blocking.
Cody memiliki sebuah combo sederhana yang bisa kita keluarkan cukup dengan menekan tombol light punch (LP) berkali-kali. Damage yang dihasilkan memang tak seberapa, namun eksekusinya sangat mudah dan diawali oleh serangan cepat yaitu LP. Combo ini sangat berguna untuk melatih refleks kita untuk melakukan block punish, kita hanya perlu fokus memperhatikan serangan musuh saja kemudian menekan satu tombol berulang-ulang.
Bila sudah punya refleks yang baik, gerakan block punish bisa kita ubah ke combo atau jurus lain yang lebih optimal. Tapi combo ini tetap punya kegunaan menarik, karena kita bisa mengubah gerakan akhirnya menjadi bantingan untuk menukar posisi dengan musuh (side switch).
4. Command Input yang Sederhana

Salah satu aspek paling menarik dari Cody adalah seluruh jurusnya memiliki command input sangat sederhana. Tidak ada gerakan Shoryuken (depan > bawah > serong bawah-depan), ataupun bantingan 360 derajat yang terkadang sulit dilakukan oleh pemula. Semua jurus Cody hanya membutuhkan input arah simpel, yaitu seperempat lingkaran atau setengah lingkaran.
Sebagai ganti command yang mudah itu, ada salah satu jurus Cody yaitu Zonk Knuckle yang punya cara cukup tricky untuk dikeluarkan. Kamu harus menahan tombol pukulan selama beberapa saat, kemudian melepaskannya. Inputnya memang mudah, namun sedikit membutuhkan strategi karena selagi menahan tombol kamu jadi tidak bisa memukul.
5. Jangkauan Serang Cukup Jauh

Street Fighter adalah game yang sangat menekankan pergerakan dan posisi. Sebagai penyerang, kita harus senantiasa mencari cara mendekati musuh sehingga serangan dapat masuk secara optimal. Sementara saat bertahan, tugas kita adalah menghalau musuh agar mereka tidak bisa mendekat dengan bebas.
Cody punya postur badan yang relatif besar, sehingga pukulan dan tendangannya bisa menjangkau lawan dari jarak cukup jauh. Ini berguna untuk pemula yang baru belajar tentang positioning, karena kita dapat mencoba menyerang musuh tanpa terlalu takut terkena serangan balik. Jangan bernafsu untuk terus maju mendekat, jagalah jarak aman dan cari celah untuk menembus pertahanan musuh dengan sabar. Ini kunci penting kemenangan dalam Street Fighter V.
