Bagi kamu pecinta game seperti Assassin’s Creed, Far Cry, atau Watch Dogs, tentu tidak asing dengan nama Ubisoft. Ya! Itu merupakan perusahaan dibalik game populer tersebut. Perusahaan yang berbasis di Prancis ini telah mengumumkan rencananya untuk mengembangkan game berteknologi blockchain serta NFT (Non–Fungible Tokens) dengan konsep Play to Earn (P2E).
Kabar tentang rencana proyek ambisius ini pertama kali dilaporkan oleh International Business Times, di mana Ubisoft akan menyematkan teknologi blockchain ke game terbaru mereka di masa depan, lengkap dengan unsur play to earn, yang memungkinkan pemain untuk bisa mendapatkan keuntungan berupa Bitcoin atau kripto lain hanya dengan bermain.
BACA JUGA: 5 Game Xbox Terbaru yang Wajib Dimainkan Bulan November 2021
“Seperti yang Anda lihat, industri ini berubah secara teratur dengan banyak revolusi baru,” kata CEO Ubisoft, Yves Guillemot
Chief Financial Officer Ubisoft, Frederick Duguet juga menambahkan bahwa perusahaan menargetkan untuk menggunakan metode monetisasi baru.

“Kami menganggap blockchain sebagai salah satu dari revolusi itu. Ini akan menyiratkan lebih banyak play to earn yang memungkinkan banyak pemain untuk benar-benar mendapatkan konten, memiliki konten mereka sendiri, dan kami pikir itu akan membuat industri tumbuh lebih baik. Kami telah bekerja dengan banyak perusahaan kecil yang menggunakan blockchain, dan mulai tahu bagaimana kami bisa menggunakan pengetahuan tersebut untuk mempengaruhi industri ini. Kami ingin menjadi salah satu pemain kunci di sana.” kata Duguet.
Meningkatnya tren teknologi blockchain dan NFT sebenarnya tidak hanya terbatas pada Ubisoft saja. Sebelumnya, Valve telah melarang aplikasi yang memiliki elemen teknologi ini beredar di platform mereka, Steam. Sementara, Epic Games malah menerima dengan tangan terbuka jika ada developer game yang ingin menerapkan teknologi blockchain di aplikasi mereka.
Terlepas dari semua niat baik dan prospek yang menjanjikan, pastinya bakal ada dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan teknologi blockchain dan kripto, seperti kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh para penambang dan tidak semua negara mau mengakui dan menerima kripto sebagai mata uang alternatif. Bagaimana menurut kalian?
