Ubisoft Sebut Proyek Game Remake Lebih Cuan Dibanding Bikin Game Baru


Ya kalau sukses, kalau enggak?

Ubisoft menilai bahwa proyek remake memiliki potensi menghasilkan margin keuntungan yang jauh lebih besar dibandingkan jika harus mengembangkan gim baru dari nol.

Pandangan strategis tersebut disampaikan secara langsung oleh Chief Financial Officer Ubisoft, Frédérick Duguet, dalam laporan keuangan kuartal pertama tahun fiskal 2026–2027.

Menurut Duguet, gim remake menawarkan struktur biaya yang jauh lebih efisien karena tim pengembang dapat memanfaatkan kembali sejumlah aset dasar dari gim orisinalnya.

Kendati tetap membutuhkan investasi untuk menyuntikkan teknologi modern, menambahkan fitur baru, serta menyempurnakan mekanisme gameplay, anggaran produksinya secara keseluruhan cenderung jauh lebih rendah dibanding membangun judul game anyar dari awal.

Efisiensi biaya ini tidak hanya berhenti di dapur produksi, melainkan juga merembet ke strategi pemasaran. Gim remake yang diangkat dari waralaba populer otomatis sudah mengantongi basis penggemar setia serta tingkat pengenalan merek yang kuat di pasaran.

Faktor ini memungkinkan Ubisoft untuk menghemat anggaran promosi secara signifikan, mengingat mereka tidak perlu lagi bersusah payah memperkenalkan konsep dasar maupun semesta permainan baru kepada calon konsumen.

Validasi atas strategi ini terbukti lewat performa gemilang Assassin’s Creed Black Flag Resynced, yang mana Ubisoft melaporkan bahwa gim remake tersebut sukses terjual sebanyak 3,5 juta kopi hanya dalam kurun waktu 14 hari—sebuah rekor yang melampaui target penjualan internal perusahaan untuk satu tahun penuh.

Kesuksesan Black Flag Resynced semakin manis setelah dinobatkan sebagai seri Assassin’s Creed dengan skor ulasan tertinggi sejak era Black Flag orisinal, sekaligus mencatatkan rekor concurrent players tertinggi sepanjang sejarah waralaba tersebut di PC dengan angka mencapai 105.000 pemain bersamaan di Steam.

Walau demikian, Ubisoft menegaskan bahwa proyek remake tidak akan sepenuhnya menggantikan jajaran gim baru dalam portofolio mereka di masa depan. Namun, kesuksesan fantastis ini menjadi bukti bahwa menghidupkan kembali gim-gim legendaris menggunakan teknologi modern telah menjadi pilar bisnis yang kian krusial.

Mengikuti kesuksesan ini, Ubisoft juga mengonfirmasi tengah menyiapkan proyek Rayman Legends Retold sebagai gim remake premium berikutnya.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Junior

Suka banget main game terutama game kompetitif kayak League of Legends dan Dota.