Review Thimbleweed Park: Nostalgia Genre Klasik dengan Balutan Misteri


Kangen dengan game point-and-click? Kamu bisa menjajal Thimbleweed Park yang dibalut dengan sentuhan misteri.

Hotel yang berhantu, sirkus yang terbengkalai, pabrik bantal yang terbakar, toilet yang beroperasi menggunakan vacuum tube, dan yang paling mengerikan adalah mayat yang ditemukan di bawah jembatan. Tentu, kamu tidak akan pernah mendatangi tempat seperti ini sebelumnya kecuali di Thimbleweed Park.

Thimbleweed Park membawa kenangan nostalgia game-game yang dimainkan dengan genre point-and-click adventure. Game seperti ini cukup digemari bagi mereka yang memiliki hobi membaca cerita misteri baik melalui membaca novel atau menonton film.

Gameplay yang sederhana adalah alasan mengapa game dengan elemen ini sangat digemari. Kamu dapat mengontrol karakter dengan mengklik suatu perintah yang ditampilkan di layar. Kamu juga dapat memerintahkan karakter untuk berinteraksi dengan karakter NPC hingga memeriksa inventaris barang yang ada.

Berikut review Thimbleweed Park dari Gimbot.

Dikembangkan oleh Kreator Monkey Island dan Maniac Mansion

Thimbleweed Park adalah game point-and-click adventure yang dikembangkan oleh Terrible Toybox. Awalnya, game ini diumumkan pada tanggal 18 November 2014 dalam situs crowdfunding Kickstarter dengan goal $375.000 yang rencananya dirilis pada tanggal 30 Maret 2017.

Bagi kamu yang belum tahu, game ini dikembangkan langsung oleh Ron Gilbert dan Gary Winnick yang sebelumnya terkenal dengan Maniac Mansion (1987) dan The Secret of Monkey Island (1990). Gilbert dan Winnick memang dikenal karena kepiawaiannya mengembangkan game dengan genre point-and-click adventure.

Thimbleweed Park sendiri dimainkan mirip dengan game sebelumnya, masih menggunakan sudut pandang orang ketiga di mana bagian bawah tampilan layar berisi informasi inventory pemain dan daftar kata kerja, seperti “use“, “pick up“, dan “talk to“.

Kamu dapat mengklik kata kerja tersebut diikuti oleh satu atau dua item atau karakter. Karakter akan mencoba melakukan tindakan yang baru saja diperintahkan. Contoh, “menggunakan kamera dengan mayat”, kamu harus mengklik kata kerja “use“, item “kamera” di inventory, dan objek mayat yang ditemukan di area permainan. Sehingga kamu akan mendapatkan hasil foto dari mayat tersebut.

Setiap Karakter Memiliki Benang Merah

review-thimbleweed-park

Cerita Thimbleweed Park dimulai saat malam hari ketika ditemukannya sesosok mayat di bawah jembatan. Anehnya, tidak ada seorang pun di kota ini yang peduli. Agen federal Ray dan juniornya, Reyes yang berperan sebagai detektif ditugaskan untuk mengungkap kasus misteri ini.

Kamu dapat memainkan Ray dan Reyes secara bergantian karena masing-masing memiliki tugas yang berbeda. Misal, Reyes tidak berani mengambil foto mayat tersebut menggunakan kamera sehingga kamu harus mengganti karakter ke Ray.

Setiap karakter akan berdialog secara otomatis sesuai dengan jalan cerita yang telah ditetapkan. Perhatikan, beberapa dialog berisi kata kunci untuk mengungkapkan misteri yang ada. Jika bingung, Ray dan Reyes memiliki note atau catatan sebagai to-do list yang harus diselesaikan oleh pemain.

Seiring berjalannya waktu, kamu akan bertemu dengan banyak karakter di kota Thimbleweed Park untuk mengumpulkan informasi terkait. Terutama tentang keanehan kota ini. Selain itu, kamu juga dapat memainkan karakter lainnya untuk mengetahui cerita yang berbeda.

Sedikit bocoran dari tulisan review Thimbleweed Park ini, kamu akan bertemu dengan Ransome si badut yang memiliki reputasi jelek, Delores yang memiliki impian untuk bekerja sebagai game programmer, hantu Franklin yang menghuni hotel, dan masih banyak lagi.

Tanpa disadari, setiap karakter ternyata memiliki benang merah yang saling terkait tentang kota ini. Apa saja misteri yang harus diungkap? Kamu yang harus menyelesaikannya.

Puzzle yang Bertingkat

Semakin lama, to-do list dan area kota yang harus kamu datangi akan semakin banyak. Bahkan ketika kamu ingin menyelesaikan tugas awal, tugas tersebut akan bertambah dengan perintah lainnya dan bertumpuk sehingga kamu harus beralih ke tugas terbaru.

Hal ini menyebabkan tingkat kesulitan pemecahan puzzle menjadi bertingkat. Kadang kamu harus kembali ke beberapa tempat atau berinteraksi dengan semua orang yang ada untuk mendapatkan informasi yang cukup.

Masalahnya, area yang tersebar cukup luas dan tidak ada peta yang tersedia sehingga kamu akan cukup kesulitan di awal permainan. Walaupun nantinya peta bisa didapatkan di tengah permainan, ketersediaan peta seperti di papan pengumuman akan membantu bagi mereka yang stuck di puzzle tertentu dan bisa diimprovisasi dengan menghilangnya peta tersebut sesuai jalan cerita.

Sebenarnya, tidak perlu bingung juga karena tersedia fitur hint system yang ditampilkan berupa item telepon umum di mana kamu dapat memanggil nomor tertentu untuk meminta bantuan ketika stuck. Tetapi, ketika mendapatkan petunjuk, bukan berarti semuanya akan mudah karena kamu harus mengingat lagi karakter, tempat, hingga to-do list yang ada.

Misteri yang Tidak Ada Habisnya

Untuk siapa Agen Ray bekerja? Apa yang sebenarnya diketahui Agen Reyes tentang kebakaran pabrik yang tidak dia katakan? Apakah Franklin yang menjadi hantu dapat berbicara dengan putrinya lagi? Bagaimana kelanjutan kisah dari Ransome si Badut? Bagaimana dengan mimpi Delores?

Dan yang paling penting, kenapa tidak ada yang peduli tentang mayat tersebut? Apa yang terjadi di kota ini sebenarnya? Pertanyaan ini hanya sebagian dari banyaknya misteri yang menyelimuti Thimbleweed Park.

Kesimpulannya, Thimbleweed Park sukses menghadirkan nostalgia gameplay point-and-click dengan cerita menarik yang terus menggali rasa penasaran. Terlebih kamu akan memerankan seorang agen federal sebagai detektif, sesuatu yang sangat diidam-idamkan bagi mereka yang menyukai cerita misteri.

BACA JUGA: Deretan 5 Game Terbaik Buatan Naughty Dog Versi Gimbot

Yang menarik dari game ini adalah seiring berjalannya waktu, kamu akan menyadari bahwa terdapat lima karakter yang memiliki cerita di kota ini dan semuanya saling terhubung. Sehingga menimbulkan banyak pertanyaan dan kamu akan semakin penasaran untuk memecahkannya.

Itulah review Thimbleweed Park dari Gimbot. Bisakah kamu mengungkap semua misteri tersebut?

Jika kamu tertarik, Thimbleweed Park dapat dimainkan di Windows (Rp135.999), PS4 ($19.99), Mac, Linux, Xbox One ($19.99), Switch ($19.99), iOS ($19.99), dan Android (Rp139.000).


Arya Adhitya

Game Enthusiast yang jatuh cinta dengan dunia industri gim dan game development. Gim favorit yang dimainkan adalah Gears of Wars, State of Decay, Warframe, The Uncharted.