5 Rekomendasi JRPG untuk Orang yang Belum Pernah Main JRPG – Part 2


JRPG untuk pemula harus punya cerita tidak bertele-tele, sistem permainan tidak ribet, serta enak dilihat. Contohnya lima game di artikel ini.

Japanese role-playing game alias JRPG terkenal di kalangan para penggemarnya sebagai genre yang mampu menyajikan berbagai cerita menarik dan momen berkesan. Namun tidak semua orang punya kecintaan yang sama terhadap genre ini. Melihat banyaknya dialog yang diberikan, kurangnya aksi, serta sistem permainan yang rumit, tak jarang seorang gamer memilih untuk meninggalkan JRPG dan beralih ke genre lain yang lebih meledak-ledak.

BACA JUGA: 5 Rekomendasi JRPG untuk Orang yang Belum Pernah Main JRPG – Part 1

Untuk para gamer semacam ini, JRPG yang cocok adalah JRPG yang tidak bertele-tele, punya sistem permainan tidak terlalu aneh atau rumit, serta punya aspek artistik menarik agar enak dilihat. Gimbot telah memilihkan lima game yang memenuhi kriteria-kriteria di atas. Bila kamu ingin memperkenalkan genre JRPG kepada kenalanmu, judul-judul di bawah bisa jadi pertimbangan.

Mario & Luigi: Superstar Saga + Bowser’s Minions

Mario dan Luigi adalah karakter yang dikenal luas dan disukai oleh banyak orang, termasuk juga oleh orang-orang yang belum pernah main JRPG. Karenanya, Mario & Luigi: Superstar Saga bisa tetap terasa familier walaupun si pemain tidak mengenal genrenya.

Apalagi game ini memiliki unsur eksplorasi yang menarik, serta sistem pertarungan semi-real time yang tidak memerlukan banyak menu. Cocok sekali untuk menjadi jembatan sebelum seseorang mencoba masuk ke dunia JRPG lain yang lebih mendalam.

Mario & Luigi: Superstar Saga + Bowser’s Minion di 3DS adalah versi remake dari Mario & Luigi: Superstar Saga orisinal yang dulu muncul untuk GBA. Kamu juga bisa mencoba prekuel atau sekuel lain dari seri Mario & Luigi ini.

Child of Light

JRPG era modern kebanyakan menggunakan sistem eksplorasi 3D, dan hal ini terkadang merepotkan bagi gamer pemula. Apalagi mereka yang terbiasa main game dengan genre lebih sederhana, misalnya platformer 2D atau point-and-click adventure.

Child of Light menawarkan JRPG dengan kualitas visual sangat indah, namun dengan eksplorasi yang relatif simpel dengan gaya side-scrolling. Pertarungannya menggunakan sistem turn-based, namun juga masih tergolong sederhana dibandingkan JRPG turn-based lainnya. Presentasi ceritanya unik, dengan dialog bergaya pantun serta warna-warna yang terinspirasi dari buku dongeng anak-anak.

Tak hanya untuk pemula, game ini juga cocok untuk veteran JRPG yang ingin mencari suasana baru. Ada alasan mengapa Child of Light sangat terkenal dan berhasil menyabet banyak penghargaan.

Evoland

Evoland adalah game unik yang akan membawamu merasakan sejarah JRPG dari era pixel hitam putih hingga ke era 3D modern. Di awal permainan, karaktermu tidak punya kemampuan untuk melakukan apa pun. Namun setiap kali kamu membuka peti harta karun, kamu akan mendapatkan fitur serta kemampuan baru yang membuat game ini jadi semakin kompleks.

Untuk pemula, Evoland akan terasa seperti sebuah tutorial tentang apa itu JRPG dan bagaimana cara memainkannya. Perubahan fitur dan perubahan tampilan visual yang terus terjadi secara bertahap memastikan bahwa pemain selalu menemukan hal baru, dan ketika sudah tamat, ia benar-benar telah memainkan sebuah JRPG secara utuh.

Evoland bisa kamu beli di berbagai platform modern dengan harga yang cukup murah. Bahkan game ini sering mendapat diskon hingga harganya tinggal US$1 saja. Bila kamu membeli Evoland Legendary Edition, kamu akan mendapat dua game yaitu Evoland dan Evoland II.

Suikoden II

Rekomendasi JRPG tidak akan lengkap tanpa adanya judul klasik, dan setelah melalui berbagai pertimbangan, Gimbot putuskan untuk merekomendasikan salah satu JRPG terbaik sepanjang masa: Suikoden II.

Kalau kita pikir-pikir, Suikoden II adalah salah satu contoh game yang memenuhi semua kriteria “cocok untuk pemula”. Game ini punya sistem permainan yang menarik tapi tidak terlalu rumit, baik di dalam ataupun di luar pertarungan. Ceritanya seru dan tidak bertele-tele, dramatis saat diperlukan namun juga sarat akan nuansa humor. Suikoden II bisa jadi menegangkan, tapi kalau pemain ingin bermain dengan lambat dan santai pun tidak ada yang melarang. Dan tampilan visualnya yang masih 2D membuat eksplorasi mudah tanpa pemain harus berurusan dengan kontrol kamera.

Satu-satunya kekurangan Suikoden II adalah game ini sulit untuk dimainkan di platform modern secara legal. Bila kamu punya PSP atau PS3, kamu bisa membelinya lewat PS Store secara digital. Tapi selain itu, rasanya pilihan termudah dalam memainkannya lewat emulator saja.

Adventures of Mana

Adventures of Mana adalah action-RPG klasik yang memiliki banyak sekali elemen dasar dari seri Mana dan Final Fantasy. Karena berbasis aksi, game ini cocok untuk pemain yang masih asing atau kurang tertarik dengan sistem pertarungan turn-based. Cara bermainnya pun cukup sederhana tapi seru, mungkin bisa dibilang agak mirip dengan seri The Legend of Zelda.

Banyak aspek dari Adventures of Mana yang akan terasa klise bagi veteran JRPG. Namun bagi pendatang baru, justru hal-hal klise tersebut pas untuk memperkenalkannya pada fondasi sebuah JRPG. Kekurangannya, game ini hanya tersedia untuk PS Vita dan iOS/Android, tidak tersedia di console maupun PC. Bila kamu lebih suka main di console atau PC, sekuelnya yaitu Secret of Mana bisa jadi pilihan yang tak kalah menarik.


Ayyub Mustofa

Jarang main game sampai tamat kecuali untuk review. Menyukai hampir semua genre, dan hingga kini masih menunggu kemunculan Megaman X9.