Kamu Tidak Harus Jago untuk Menikmati Video Game


Video game adalah produk hiburan yang ditujukan untuk banyak orang, dan masing-masing punya cara sendiri untuk menikmatinya.

Tak Perlu Jago Main Video Game

Beberapa waktu lalu, saya sempat melihat video menarik tentang pendapat satu pengguna TikTok mengenai seorang pemain yang bermain Fall Guys dengan serius. Dalam video tersebut, ia mengeluh tidak bisa lagi bersenang-senang di Fall Guys karena pemain-pemainnya mulai terlalu serius dan bermain seoptimal mungkin untuk menang. Tentu saja, beberapa orang di media sosial kemudian balik mengkritik keluhan pemain tersebut.

Kamu mungkin pernah mengalami kejadian yang mirip seputar bermain game dan skill atau kemahiran bermain. Suatu hari kamu mungkin menertawakan pemain lain yang tidak mahir bermain game yang kamu sukai, atau resah melihat streamer di internet kesulitan menangani tantangan dalam game yang sudah kamu tamatkan, atau bermain dengan tingkat kesulitan yang lebih rendah. Mungkin sebaliknya, kamu merasa beberapa game terlalu sulit dan karena itu menganggap game tersebut jelek, atau mengeluhkan adanya pemain yang terlalu serius bermain game.

Saya rasa kedua sisi tidak salah tapi juga tidak benar. Ungkapan get good yang beredar di internet hanyalah kelakar. Kamu tidak perlu minder jika tidak mahir bermain game, dan orang lain sebenarnya tidak berhak merendahkanmu karena itu. Tapi di sisi lain bukan berarti game tidak boleh dimainkan dengan serius, karena apa yang dianggap fun untuk masing-masing orang bisa berbeda.

Game Adalah Hiburan untuk Semua Orang

Sejatinya, game adalah salah satu produk hiburan seperti film, musik, atau buku cerita. Layaknya produk hiburan pada umumnya, game dibuat sebisa mungkin agar bisa dinikmati oleh sebanyak mungkin orang. Tapi pada akhirnya game juga punya berbagai jenis dan genre yang membuatnya mungkin tidak cocok untuk beberapa orang.

Setiap orang punya selera dan keterbatasannya sendiri dalam bermain game. Jika kamu memang tidak suka game shooter, kamu mungkin tetap tidak tertarik dengan VALORANT meskipun game tersebut sedang sangat populer. Jika memang punya kendala motion sickness, kamu mungkin tidak bisa bermain seri Portal. Jika kamu bukan tipe pemain yang bisa melakukan gerakan presisi, kamu mungkin tidak bisa bermain game platformer sulit seperti Celeste atau Hollow Knight. Well, mungkin bisa, tapi setelah menghabiskan waktu beberapa kali lipat lebih lama dari pemain pada umumnya.

BACA JUGA: Review Celeste: Platformer Keren dengan Tema Menyentuh

Tapi untungnya tidak seperti film, musik, dan buku, game adalah media hiburan yang bersifat interaktif. Developer selalu memberikan berbagai opsi dan konten agar kamu bisa menikmati game mereka dengan caramu sendiri. Ini dilakukan karena semua orang punya cara yang berbeda untuk bersenang-senang saat bermain game.

Sebagai contoh saat bermain game MMORPG, kamu mungkin lebih suka bermain dari jarak jauh sambil menghasilkan damage besar seperti mage. Tapi di sisi lain temanmu mungkin lebih suka berada di garis depan dan menghajar musuh langsung dengan senjata ukuran besar. Kemudian ada juga yang sama-sama suka di garis depan, tapi untuk melindungi rekan setimnya dan menjadi tank. Tidak satupun dari pemain tersebut bermain dengan cara yang salah.

Selain itu tiap orang juga punya pendapat berbeda mengenai bagian apa yang mereka nikmati dari sebuah game. Misalnya saat bermain Yakuza 0, kamu mungkin sangat tertarik mengikuti cerita utama yang menggugah dan hanya mengikuti cerita utama tersebut. Tapi di sisi lain temanmu mungkin lebih suka menghabiskan waktu dengan aktivitas sampingan seperti bermain Tamiya atau mesin crane. Apakah temanmu bermain dengan cara yang salah? Tidak juga, karena pada akhirnya ia tetap senang bermain game tersebut. Cara bermain yang berbeda juga tidak merusak pengalamanmu sendiri ketika bermain.

Aksesibilitas untuk Menjangkau Lebih Banyak Pemain

kamu-tidak-harus-jago-untuk-bermain-game-assist-mode

Selama beberapa tahun terakhir, developer mulai berusaha membuat game mereka bisa diakses alias dimainkan lebih banyak orang. Tujuannya agar semua pemain bisa menikmati bagian yang mereka sukai tapi mungkin terhalang oleh elemen lain dalam game tersebut, salah satunya adalah tingkat kesulitan yang terlalu tinggi atau mekanisme yang terlalu sulit.

Contohnya pun ada banyak. Celeste yang sejatinya sangat sulit punya Assist Mode yang bisa memberikanmu berbagai kemudahan seperti dash yang tidak pernah habis, kecepatan game yang dikurangi, sampai bisa berjalan di atas duri. The Last of Us 2 punya segudang opsi aksesibilitas. Keduanya tersebut menyediakan opsi tersebut agar pemain yang mungkin kurang cekatan bisa menikmati cerita di dalamnya.

Sekali lagi, tidak ada yang salah dengan menurunkan tingkat kesulitan dalam game single player. Jadi jangan minder jika kamu merasa kurang mahir dalam bermain tapi harus menurunkan tingkat kesulitan permainan. Ingat, kamu bermain untuk kesenanganmu sendiri, dan apa yang kamu anggap fun berbeda dengan orang lain.

kamu-tidak-harus-jago-untuk-bermain-game-cuphead

Sebaliknya, jika kamu memang lebih mahir di game tertentu dibanding pemain lain, tidak ada alasan untuk menertawakan mereka yang bermain dengan tingkat kesulitan yang lebih mudah, atau mencibir developer yang menyediakan opsi aksesibilitas. Tidak semua orang bisa berpikir dengan cepat dan cermat untuk memecahkan game puzzle. Tidak semua orang punya waktu ratusan jam untuk menjelajahi semua sudut area di game JRPG. Tidak semua orang langsung mahir bermain game shooter tanpa latihan yang mungkin cukup lama.

Menertawakan atau bahkan berperilaku toxic ke pemain yang kurang mahir justru membuat mereka enggan bermain yang secara tidak langsung merugikan developer yang mungkin sangat kamu sukai. Biarkan pemain lain menikmati game dengan cara mereka. Bahkan jika memungkinkan, kamu mungkin bisa membantu pemain yang kesulitan agar mereka bisa menikmati game yang mereka mainkan dengan lebih baik lagi.

Menginginkan Semuanya Tanpa Usaha Lebih

kamu-tidak-harus-jago-untuk-bermain-game-celeste

Hal yang sebaliknya juga berlaku. Saat pemain yang lebih serius tidak menertawakan orang lain, mereka yang memang kurang mahir dan/atau hanya bermain secara santai juga tidak semestinya protes ke mereka yang lebih serius ketika bermain.

Sekali lagi, semua orang punya cara yang berbeda dalam menikmati game. Jika ada pemain yang ingin sekadar menghabiskan waktu, ada juga yang ingin membuktikan kemampuan mereka. Jika ada pemain yang bermain hanya demi cerita, ada juga yang ingin mencoba menemukan setup yang paling optimal. Jika ada pemain yang hanya ingin menghabiskan waktu tertawa bersama teman-teman, ada yang ingin menang.

Perbedaan ini sebenarnya tidak jadi masalah ketika kamu bermain di game single player. Tapi perkaranya jadi berbeda ketika kamu bermain di game multiplayer.

kamu-tidak-harus-jago-untuk-bermain-game-tetris

Ketika dua pemain atau lebih beradu dalam satu game, suka atau tidak kompetisi pada akhirnya akan terbentuk. Bahkan jika kamu tidak mungkin tidak terlalu berniat untuk menang, pemain lain mungkin baru mendapatkan kepuasan bermain jika menang. Saat bertemu, kedua pemain tidak bisa menyalahkan satu sama lain akan cara mereka untuk bersenang-senang. Bahkan jika bermain dalam tim yang sama, keduanya harus bekerja sama sambil mendapatkan “fun” dalam versi mereka masing-masing.

Saat ini semakin banyak game yang berusaha mengakomodir semua jenis pemain dalam game yang sama. Kamu bisa bermain Super Smash Bros. Ultimate dengan item dan peraturan durasi waktu bersama tiga orang teman kantormu. Tapi di sisi lain sepupumu juga bisa bermain game yang sama dan mengincar status Elite/VIP Smash di online play. Fall Guys adalah game yang bisa dinikmati semua orang karena kontrolnya yang sederhana dan gameplay-nya yang sangat chaos. Tapi di arena yang sama ada pemain yang ingin mengumpulkan Crown untuk membeli kostum baru.

BACA JUGA: Review Fall GuysGame Battle Royale yang Casual dan Fun

Kamu bisa menikmati apa yang kamu cari dalam game yang kamu mainkan. Tapi jika kamu ingin lebih, kamu mungkin harus siap membuat komitmen atau usaha. Sayangnya kadang ada yang ingin mendapatkan semuanya tapi tidak ingin membuat komitmen tersebut.

kamu-tidak-harus-jago-untuk-bermain-game-smash

Jika kamu biasanya bermain Super Smash Bros. Ultimate dengan item dan ramai-ramai, kamu tidak bisa mengeluh ketika dibantai di online play dengan aturan satu lawan satu dan masing-masing hanya punya tiga nyawa. Sejak pertama kali rilis, mayoritas aturan online play memang seperti itu. Jika kamu ingin menang di pertandingan satu lawan satu di online play, kamu harus belajar bermain serius dengan meliat video panduan dan berlatih.

Hal yang sama juga berlaku di game seperti Fall Guys. Kamu jelas tetap bisa have fun dengan melihat karaktermu terpental. Tapi jika kamu ingin menang dan mendapatkan Crown, kamu jelas harus bermain lebih rapi. Ketika kamu ingin mendapatkan keduanya tanpa ingin berusaha, kamu akan berakhir seperti video yang saya sebut di awal artikel.

Meskipun saya memberikan contoh ke dua game multiplayer, prinsipnya juga sama untuk game single player. Kamu ingin mendapatkan konten rahasia (misal senjata super kuat) di game JRPG? Siapkan waktu untuk grinding atau melakukan eksplorasi. Kamu ingin menang di Fall Guys? Bermainlah lebih baik dari pemain lain dengan cara menguasai tiap tantangan yang ada. Ingin menyelesaikan semua achievement di Stardew Valley dalam waktu cepat? Bermainlah dengan lebih efisien dari sebelumnya.


kamu-tidak-harus-jago-untuk-bermain-game-pokemon

Semua orang punya definisi fun yang berbeda, bahkan jika mereka bermain game yang sama. Cara untuk mendapatkan fun tersebut juga berbeda, ada yang perlu usaha lebih, ada juga yang tidak. Selama tidak merugikan orang lain (menggunakan cheat), tidak melukai perasaan orang lain (berperilaku toxic dan tidak kooperatif), semua orang semestinya bebas bermain dengan cara mereka sendiri dan mencari kesenangan yang mereka cari.

Ungkapan get good pada akhirnya adalah sebuah kelakar, dan sebaiknya tidak ditanggapi atau dilontarkan secara serius. Tapi jika kamu memang merasa ingin jadi lebih jago, go for it. Sebaliknya jika kamu tetap ingin bermain secara santai, you do you.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Kaoru

Hmmm...