Google Stadia vs Apple Arcade, Apa Bedanya?


Dua layanan berlangganan game menambah warna industri game. Tidak tanggung-tanggung, dua perusahaan raksasa mengumumkan layanan ini dalam waktu berdekatan, yakni Google dengan Google Stadia yang dan Apple dengan Apple Arcade.

Pertanyaanpun muncul, apakah perbedaan antara kedua layanan ini? Pada dasarnya, Google Stadia dan Apple Arcade memiliki perbedaan yang signifikan, layaknya membandingkan buah apel dengan jeruk. Namun dari segi bisnis, baik Google Stadia dan Apple Arcade menggunakan layanan berlangganan untuk bisa kamu nikmati.

Nah kali ini kita mengenal lebih jauh dengan membahas perbedaan antara Google Stadia dan Apple Arcade. Ya sudah langsung saja cekidot!

BACA JUGA: Apple Arcade, Layanan Berlangganan Game Eksklusif Apple

1. Streaming vs Download

stadia vs arcade

Jika kamu bermain game di Google Stadia, maka kamu benar-benar mengandalkan koneksi internet. Alhasil, kamu membutuhkan sebuah koneksi internet yang sangat cepat dan juga stabil.

Berbeda dengan Apple Arcade, ketika kamu akan memainkan game yang ada di platform Apple Arcade, kamu harus mengunduhnya terlebih dahulu. Berita baiknya, game yang telah diunduh tersebut, bisa kamu mainkan bahkan dalam keadaan offline atau tidak terhubung dengan internet.

2. Platform

stadia vs arcade

Kamu bisa memainkan game di Google Stadia dengan menggunakan berbagai macam perangkat. PC, Console, smartphone bahkan smart TV sekalipun selama perangkat tersebut memiliki browser Chrome dan terhubung ke internet.

Sedangkan untuk Apple Arcade, kamu hanya bisa memainkan berbagai game eksklusif di perangkat yang diproduksi oleh Apple. Tentu, perangkat tersebut adalah semua perangkat yang diproduksi Apple, seperti iMac, Macbook, iPhone, iPad, iPod bahkan Apple TV. Hanya saja, mungkin tidak untuk Apple Watch.

Secara teknis, hal tersebut menandakan bahwa game-game yang tersedia di Apple Arcade, tentu harus kompatibel dengan perangkat yang diproduksi oleh Apple.

3. Jumlah Game Saat Perilisan

stadia vs arcade

Apple mengakui bahwa akan ada 100 lebih game yang tersedia Apple Arcade. Hanya saja dilansir dari Forbes, game yang baru tersedia di Apple Arcade baru ada 30 buah. Kamu bisa melihat daftar game Apple Arcade di bawah ini:

  • Where Cards Fall
  • The Pathless
  • LEGO Brawls
  • Hot Lava
  • Oceanhorn 2: Knights of the Lost Realm
  • Beyond a Steel Sky
  • Mr. Turtle
  • Frogger in Toy Town
  • Lego Arthouse
  • Cardpocalypse
  • No Way Home
  • Down in Bermuda
  • The Bradwell Conspiracy
  • Projection: First Light
  • Lifelike
  • Sayonara Wild Hearts
  • Repair
  • Sneaky Sasquatch
  • UFA on Tape: First Contact
  • Sonic Racing
  • Doomsday Vault
  • ATONE: Heart of the Elder Tree
  • HitchHiker
  • Spidersaurs
  • Yaga
  • Monomals
  • Enter The Construct
  • Overland
  • Winding Worlds
  • Kings of the Castle

Lalu bagaimana dengan Google Stadia? Untuk saat ini, Google Stadia baru mengumumkan 3 game saja. Di antaranya adalah Assassin Creed: Odyssey, Doom Eternal dan game yang sedang dikembangkan oleh Q-Game.

Tentu daftar game tersebut akan bertambah seiring berjalannya waktu dengan semakin matangnya kedua platform tersebut.

4. Harga Berlangganan

stadia vs arcade

Google belum memberikan secara jelas mengenai harga yang akan ditetapkan untuk langganan Google Stadia nanti. Ada banyak spekulasi mengenai harga, ada yang memperkirakan sekitar $20 USD hingga $40 USD per bulan. Harga tersebut diakui berdasar dari perbandingan harga pada PS+ dan juga Xbox Live.

Sedangkan untuk Apple Arcade, Apple telah menetapkan harga berlangganan Apple Arcade, yaitu sebesar $9.99 USD per bulan. Apple juga menetapkan akan merilis Apple Arcade pada musim gugur tahun 2019 ini.


Kesimpulan

stadia vs arcade
Sumber: PCMag

Dari fakta-fakta di atas, Google Stadia dan Apple Arcade terlihat sangat berbeda. Google Stadia memiliki game yang tidak membutuhkan spesifikasi teratas, sedangkan Apple Arcade harus kompatibel dengan perangkat Apple.

Game yang disediakan oleh Apple Arcade kemungkinan tidak memiliki kualitas AAA karena spesifikasi yang terbatas. Contohnya, iPhone yang tidak akan bisa memenuhi kebutuhan untuk menjalankan game AAA. Mungkin akan beda ceritanya jika game yang tersedia hanya untuk iMac atau Macbook.

Berbeda dengan Google Stadia yang tidak peduli dengan perangkat yang kita miliki, karena hal terpenting yang dibutuhkan untuk Google Stadia adalah koneksi internet yang cepat dan juga sangat stabil untuk bisa memainkan koleksi game di Google Stadia dengan nyaman.

Saya menyimpulkan, kedua produk ini tidak bisa dibandingkan mana yang lebih baik secara head-to-head mengingat keduanya memiliki layanan yang jauh berbeda.

Tenang saja, Gimbot akan segera mengulas lebih detail layanan ini begitu kedua layanan ini tersedia di Indonesia untuk membantumu menentukan layanan mana yang lebih “worth it” buat kamu. Nantikan ya!


Like it? Share with your friends!

Rizal Ziz

Seorang penulis yang senang mencari experience.. hobi membaca agar mendapatkan skill, senang berlatih agar bisa naik level.. dan senang hunting agar bisa mendapatkan item-item langka yang jika dijual dapat harga mahal..
Facebook Comments