“Menjadi kupu yang sehat, terbawa angin berkilau.” Penggemar film kartun di era akhir 90an dan awal tahun 2000an pasti sangat akrab dengan franchise Digimon. Awalnya muncul sebagai mainan yang menyerupai Tamagotchi, produk milik Bandai ini telah diadaptasi ke segala jenis media, mulai serial animasi, komik, film bioskop, serta tentu saja video game.
Sebagian orang menganggap Digimon sebagai rival dari seri Pokémon, tapi menurut Gimbot hal itu tak sepenuhnya benar. Terutama bila kita berbicara soal video game, sebab game dari seri Digimon punya nuansa yang cukup jauh berbeda dari seri Pokémon. Meskipun berbeda, baik Digimon maupun Pokémon sama-sama punya daya tarik yang kuat bagi para penggemarnya.
BACA JUGA: Sejarah Gimbot! Rental Game Zaman Old yang Menemani Masa Kecil para Millennial
Berikut ini beberapa game terbaik yang pernah muncul dari seri Digimon, versi pilihan Gimbot. Adakah judul favoritmu di sini?
Digimon Story Cyber Sleuth: Complete Edition

Digimon Story Cyber Sleuth mungkin bisa disebut game dari seri Digimon yang paling sukses dalam 10 tahun terakhir. Pertama kali dirilis untuk PS Vita pada tahun 2015, game ini kemudian juga dirilis secara global dalam bahasa Inggris dan mendapat port ke PS4 serta PC.
Cerita yang menarik, tampilan visual keren, juga desain karakter yang sangat stylish hasil karya Suzuhito Yasuda (ilustrator Durarara!!) membuat game ini laku keras. Apalagi game dari seri Digimon sempat cukup lama tidak mendapat terjemahan ke bahasa Inggris. Hal itu membuat Digimon Story Cyber Sleuth sangat ditunggu-tunggu oleh para fans di luar Jepang.
Bandai Namco kemudian merilis sekuel berjudul Digimon Story Cyber Sleuth: Hacker’s Memory, dengan cerita baru serta jumlah Digimon yang lebih banyak. Kalau kamu membeli Digimon Story Cyber Sleuth: Complete Edition di PC atau Switch, kamu akan mendapat dua game tersebut sekaligus!
Digimon World Re:Digitize Decode

Kalau game sebelumnya menyandang judul Digimon Story, game kedua ini justru dimulai dengan kata-kata Digimon World. Apa bedanya? Digimon Story adalah seri Digimon yang lebih menyerupai JRPG tradisional, dengan pertarungan turn-based serta fokus kuat pada cerita. Sementara seri Digimon World kini identik dengan gameplay yang menyerupai Digimon World pertama di era PS1 dulu. Artinya fokus utamanya adalah bagaimana kita memelihara/melatih monster, dan memiliki gaya pertarungan real-time.
Digimon World Re: Digitize awalnya muncul di PSP, kemudian mendapat enhanced port untuk 3DS dengan judul Digimon World Re: Digitize Decode di tahun 2013. Sayangnya kedua versi tersebut sama-sama hanya tersedia dalam bahasa Jepang, namun ada fans di luar sana yang telah membuat patch terjemahan kalau kamu berminat.
Sama seperti Digimon Story Cyber Sleuth, Digimon World Re: Digitize juga dihiasi oleh ilustrasi ciptaan Suzuhito Yasuda. Tak kalah penting, studio pengembang game ini adalah tri-Crescendo yang merupakan “pecahan” dari tri-Ace, kreator seri Valkyrie Profile.
Digimon Tamers: Battle Evolution

Sekarang kita akan flashback cukup jauh ke belakang, yaitu ke era PS1. Kenapa langsung ke era PS1? Itu karena menurut Gimbot judul-judul Digimon yang ada di masa PS2/PS3 tidak terlalu bagus.
Digimon Tamers: Battle Evolution adalah versi Jepang dari game yang mungkin kamu kenal dengan judul Digimon Rumble Arena. Kenapa Gimbot cantumkan versi Jepangnya di sini? Alasannya, adalah karena di versi Inggris lagu pembukanya dihilangkan! Padahal lagu yang digunakan adalah “The Biggest Dreamer” dari serial anime Digimon Tamers, dan lagu ini keren sekali.
Digimon Tamers: Battle Evolution menempatkan kita di medan pertarungan 2D yang mirip seperti seri Super Smash Bros. Pilihan Digimon yang bisa kita mainkan cukup banyak, mulai dari Agumon hingga Imperialdramon Paladin Mode yang gagah. Melakukan evolusi di tengah pertarungan lalu mengeluarkan jurus ultimate, rasanya sangat memuaskan! Game ini sempat mendapatkan beberapa sekuel, namun menurut Gimbot sekuel-sekuel itu tidak seseru game orisinalnya.
Digimon Digital Card Battle

Kalau kamu perhatikan, tiga dari lima game yang ada di artikel ini berasal dari era PS1. Sebetulnya hal itu bukan disengaja, kebetulan saja memang Digimon cukup berjaya di era tersebut. Bandai tidak takut bereksperimen dengan gaya permainan baru, dan sebagian besar eksperimen itu sukses menghasilkan game menarik. Meskipun ada juga yang kurang berhasil, Digimon World 2 misalnya.
Digimon Digital Card Battle, sesuai judulnya, membawa kita ke game permainan kartu digital dengan tema Digimon. Ini adalah adaptasi versi digital dari trading card game Digimon yang sempat populer di Jepang sana. Cara bermainnya cukup simpel tapi seru, dan ketika kita menyerang lawan, monster yang ada dalam kartu tersebut akan dianimasikan dengan visual 3D yang keren.
Digimon World 3

Dari tiga judul Digimon World yang terbit pada era PS1, favorit Gimbot adalah Digimon World 3, atau dikenal juga dengan judul Digimon World 2003. Dibandingkan dengan dua judul Digimon World sebelumnya, game yang ini terasa lebih menyerupai sebuah JRPG tradisional. Namun kesenangan mengumpulkan, melatih, serta mengembangkan monster menjadi Digimon yang lebih kuat tetap dipertahankan. Melihat ke belakang, mungkin game ini adalah cikal bakal munculnya seri Digimon Story.
Sebagian orang kurang suka dengan Digimon World 3 karena game ini butuh banyak grinding dan makan waktu lama untuk ditamatkan. Tapi untuk para penggemar hardcore seri Digimon, game ini adalah game yang sempurna. Apalagi karena sistem evolusinya relatif simpel, pemain bisa mengumpulkan banyak sekali monster kemudian memilih mana yang ingin dimainkan sesuka hati.
Satu lagi keunikan Digimon World 3 adalah banyaknya konten mini-game di dalamnya. Bahkan ada mini-game kartu yang menyerupai Digimon Digital Card Battle terintegrasi di sini. Jangankan grinding, kamu bisa menghabiskan banyak sekali waktu di game ini untuk main kartu saja!
