Sayang Banget! Ini 5 Game AAA Modern dengan Jalan Cerita Mengecewakan


Cerita seakan menjadi salah satu batu hambatan di beberapa game dalam daftar in untuk mendapatkan nilai maksimum.

game bagus

Jalan cerita memang saat ini menjadi salah satu hal yang agak kurang diperhatikan oleh para developer game. Ya, banyak sekali game-game yang kualitasnya bagus namun dari segi cerita justru menjadi sesuatu yang buruk.

Ya, penokohan dangkal, dialog tidak begitu baik, dan juga cerita yang kurang kuat dari berbagai sisi membuat game dengan kualitas terbaik itu harus mendapatkan kritik. Sejauh ini ada beberapa game yang kualitasnya sangat bagus tapi justru mengecewakan dari segi cerita.

Kira-kira game apa saja? Gimbot sudah memiliki daftarnya dan mari kita bahas satu per satu!

Wolfenstein II: The New Colossus

Bangkitnya salah satu franchise legendaris di industri game, Wolfenstein berhasil menyita perhatian gamer. Kualitas yang dibawa oleh Wolfenstein harus diakui sangat luar biasa. Dua game Wolfenstein yang hadir antara lain Wolfenstein: The New Order dan Wolfenstein: Old Blood. Keduanya tampil luar biasa di mata para reviewer.

Namun di game selanjutnya yaitu Wolfenstein II: The New Colossus. Game ini tak mendapatkan perlakuan yang sama khususnya dari segi cerita. Setelah melalang buana untuk membalas dendam di Amerika, sang protagonist utama, B.J Blazkowicz secara mengejutkan melakukan perjalanan ke Venus.

Ya, ke Venus dan ini konyol! Selain itu cerita di garap dengan dangkal di mana misi utamanya hanya seputar balas dendam saja.

Far Cry 5

Kehadiran Far Cry 5 membawa seri Far Cry ke level selanjutnya khususnya dari segi visual. Gameplay di game ini tidak banyak berubah dan tetap menawan. Tapi untuk cerita, banyak yang mengajukan keberatan. Benar sekali, para gamer keberatan dengan jalan cerita yang harus dilalui oleh gamer.

Setidaknya ada dua plot di game ini. Yang pertama, kalian bisa menyelesaikan permainan ini dalam waktu 15 menit jika memilih opsi untuk berdamai dengan sang protagonis utama, Joseph Seed. Sedangkan yang kedua, kalian bakal melawan semua anggota sekte namun di akhir justru kalian bakal dikejutkan dengan serangan nuklir yang menghancurkan Hope Country.

Tentu saja cara ini cenderung kasar untuk menyelesaikan plot yang ada. Ya, Far Cry 5 seakan tidak belajar dari cara Far Cry 3 menyelesaikan cerita. Meski absurd juga, namun lebih baik dari ini.

The Evil Within

Salah satu game yang mampu membangkitkan kembali gairah horor hingga membuat seri Resident Evil kembali ke akar. Ya, bisa dibilang, game The Evil Within adalah game horor terbaik di tahun 2014. Dari banyak sisi, game ini berhasil menyajikan hal-hal yang cukup menyegarkan. Bahkan bermain di mode normal saja sudah membuat gamer frustasi.

Namun yang lebih parahnya tentu adalah jalan cerita yang rumit dan susah dicerna. Game ini seakan ingin menggabungkan supranatural dengan teknologi ala Umbrella Corporation. Bahkan kalian yang sudah menamatkannya tentu bakal tetap sulit mencerna cerita di game ini.

BACA JUGA: Game Open World dengan Mekanisme Berkendara Mobil Terbaik

Terlalu banyak pertanyaan seperti siapa STEM, siapa pendirinya, tujuan selain menguasai dunia apa, lalu gimana cara mengalahkan STEM. Ya, itu semua susah sekali dijawab.

Untungnya di game keduanya, The Evil Within memberikan jalan cerita yang lebih mudah dicerna oleh mayoritas gamer.

Uncharted: Drake’s Fortune

game bagus

Dikembangkan oleh salah satu studio andalan Sony, Naughty Dog dan dirilis di tahun 2007, game ini langsung disorot berkat visualisasinya yang luar biasa. Ya, game ini seperti Tomb Raider di masa lalu. Tapi sialnya, Uncharted pertama memasukan unsur horor karena Drake harus berhadapan dengan zombie. Tentu saja ini adalah hal konyol di mana game bagus yang kalian buat tiba-tiba di sangkut pautkan dengan hal tidak masuk akal.

Untungnya hal tersebut tidak dilanjutkan karena di seri kedua, Uncharted lebih banyak memasukan unsur aksi dan tidak memasukan unsur-unsur horor konyol di game-nya. Hal ini berlanjut dan dipertahankan hingga membuat Uncharted sangat luar biasa di berbagai aspek.

Fallout 4

Di tahun 2014, Obsidian Entertainment yang merupakan anak perusahaan dari Microsoft mampu membuktikan jika mereka bisa membuat game dengan sudut pandang orang pertama sekelas Bethesda. Fallout 4 hasilnya memang bagus namun dari segi cerita, Fallout 4 dianggap tak begitu bagus.

Game ini gagal mengikuti pendahulunya seperti Fallout: New Vegas yang memungkinkan gamer untuk mendapatkan berbagai ending. Di Fallout 4 sendiri ending terbagi menjadi empat itu pun sudah bisa ditebak semua. Ya, empat faksi yang ada menyajikan empat ending berbeda.

Tak mengherankan jika game ini pada akhirnya mendapatkan predikat sebagai game bagus dengan jalan cerita yang buruk.


Pentombled

Main game gak bakal bikin masa depan suram. Yang bikin suram adalah ketika lo malas berbuat sesuatu! Happy gaming.