5 Franchise Game yang Melakukan Lompatan Grafis Paling Signifikan

Visual memang menjadi salah satu hal yang penting di era gaming modern. Untuk mengikuti zaman, beberapa game melakukan lompatan visual yang ciamik!


Franchise

Visualisasi tak bisa dipungkiri merupakan salah satu hal penting di era gaming modern seperti saat ini. Banyak sekali gamer yang menilai kualitas dari sebuah game hanya dari visualnya saja meskipun pada kenyataannya, ada unsur atau aspek yang lebih besar dibandingkan visualisasi misalnya saja gameplay. Meski begitu, demi mengakomodir keinginan para fans ditambah dengan sumber daya yang sudah memadai, banyak developer akhirnya melakukan lompatan visual.

BACA JUGA: Bagus dan Murah! 5 Controller Terbaik untuk Smartphone Android

Ya, franchise game yang tadinya memiliki grafis alakadarnya justru berubah menjadi game dengan grafis yang cukup baik bahkan para developer rela mengganti sudut pandang gameplay dari beberapa franchise tersebut. Dengan menggunakan visualisasi yang baru, franchise-franchise game tersebut terasa lebih segar dan menjanjikan dari sebelumnya.

Setidaknya ada lima franchise game yang melakukan lompatan grafis paling signifikan di industri game. Kira-kira apa saja? Berikut ulasannya.

Honorable Mention: Resident Evil 3: Nemesis ke Resident Evil 4

Honorable Mention: Resident Evil 3: Nemesis ke Resident Evil 4

Sebagai pecinta Resident Evil, harus diakui jika ada perubahan signifikan yang dilakukan dari Resident Evil 3: Nemesis ke Resident Evil 4. Capcom melalui sang kreator Resident Evil, Shinji Mikami menggunakan perspektif baru yang semula adalah tank control menjadi third person view di Resident Evil 4. Selain itu, visualisasi juga dibuat sehalus mungkin jauh melebihi Resident Evil 3: Nemesis.

Lompatan visual yang satu ini tergolong luar biasa mengingat ketika Resident Evil 4 meluncur, jarang sekali game yang menggunakan sudut pandang third person view over the shoulder seperti ini. Lompatan visual yang dilakukan Capcom di salah satu franchise andalannya tergolong sangat sukses pada saat itu.

Grand Theft Auto 2 ke Grand Theft Auto 3

Grand Theft Auto 2 ke Grand Theft Auto 3

Bicara mengenai Rockstar Games, harus diakui jika salah satu franchise andalan mereka, Grand Theft Auto memang menjadi salah satu franchise yang ditunggu-tunggu. Sejak kemunculan Grand Theft Auto 2, Rockstar Games melakukan terobosan untuk membuat franchise ini mengalahkan salah satu franchise open world yang cukup populer di PlayStation 1 yakni Driver.

Terobosan yang dilakukan ternyata berhasil di mana sebelumnya Grand Theft Auto 2 mengadopsi dunia dengan skala kecil plus kamera 2D menjadi dunia terbuka dengan kamera 3D yang luar biasa di Grand Theft Auto III. Bahkan di dalamnya ditambahkan berbagai misi serta kegiatan menarik.

Hal tersebut sangat sukses karena Grand Theft Auto langsung terangkat namanya dan menjadi salah satu franchise raksasa sekaligus mesin uang Rockstar. Lompatan grafis yang dilakukan juga tergolong bagus pada masanya. Desain bangunan, karakter, dibuat lebih baik di Grand Theft Auto 3.

Fallout 2 ke Fallout 3

Fallout 2 ke Fallout 3

Fallout merupakan salah satu franchise yang cukup disayang-sayang oleh Bethesda Softwork. Untuk seri pertama dan kedua, game ini dibesut oleh Black Isle Studios dengan menggunakan kamera isometrik. Menggunakan kamera tersebut, harus diakui jika Fallout 2 memiliki penilaian yang cukup baik. Apalagi game tersebut memang dirilis tahun 1999.

BACA JUGA: Game PC Terbaru yang Wajib Dimainkan Bulan Februari 2020

Namun ketika Fallout 3 dibuat pada tahun 2008, Bethesda melakukan sejumlah perubahan dan lompatan dari segi visualisasi serta gameplay. Ya, Fallout menggunakan kamera 3D first person atau third person. Tak hanya itu, gameplay yang semula adalah point of click menjadi eksplorasi full selayaknya sebuah game aksi.

Bisa dibilang, Fallout 3 benar-benar menanamkan gameplay eksplorasi penuh dengan dunia yang dibuat semasif mungkin. Lompatan visual yang dilakukan dari Fallout 2 ke Fallout 3 sangat sukses dan Fallout 3 dianggap sebagai sebuah mahakarya yang benar-benar luar biasa pada saat itu.

Wolfenstein 3D ke Return to Castle Wolfenstein

Wolfenstein 3D ke Return to Castle Wolfenstein

Di tahun 1992, kita kedatangan sebuah game yang sangat luar biasa pada masanya yakni Wolfenstein 3D. Game ini menjadi tonggak perubahan game first person yang semula kaku dan tak bebas bereksplorasi menjadi bebas eksplorasi plus di Wolfenstein 3D juga diterapkan fitur pencahayaan yang cukup bagus di mana sisi yang tak kena cahaya akan gelap gulita.

Namun seperti halnya teknologi yang lain, Wolfenstein 3D mengalami loncatan visual yang cukup signifikan di game Return to Castle Wolfenstein yang dirilis untuk tahun 2001. Tak kaku dan penuh batas, di game ini kalian bisa merotasi kamera dengan lancar. Selain itu, hadir juga sejumlah senjata yang jauh lebih realistis dalam menghadirkan ledakan.

Selain itu, desain tembok dan lantai sudah menggunakan engine yang membuatnya terlihat smooth tanpa pixel yang terlihat lagi seperti pendahulunya.

Half-Life ke Half-Life 2

Half-Life ke Half-Life 2

Salah satu game favorit para gamer di masa lalu. Ya, harus diakui jika Half-Life merupakan salah satu game tahun 90an yang punya visualisasi super keren. Tak cukup sampai di situ, beberapa tahun kemudian, visualisasi Half-Life yang sudah keren diracik sedemikian rupa di Half-Life 2 hingga franchise ini mengalami lompatan visual yang cukup signifikan.

Gamer akan disuguhkan dunia yang sangat indah dan bisa pindah dari kota satu ke kota lainnya. Kini pencahayaan di seri kedua dibuat lebih baik bahkan kini gamer mampu melihat awan yang menyerupai aslinya. Tingkat kehalusan grafis juga dibuat lebih baik.

Uncharted 3 ke Uncharted 4

Uncharted 3 ke Uncharted 4

Uncharted 3 yang hadir di era PlayStation 3 memang mendapatkan sambutan yang menarik khususnya dari segi visualisasi. Tapi tak cukup sampai di situ, Naughty Dog melakukan hal yang lebih gila lagi di Uncharted 4. Bahkan saya bisa bilang jika Uncharted 4 merupakan game pertama yang mampu merepresentasikan kekuatan PlayStation 4 secara nyata.

Desain lingkungan dan efeknya semua digarap dengan sangat serius. Bahkan lompatan yang paling gila adalah visualisasi wajah para karakternya yang mirip seperti di dunia asli. Jika di seri Uncharted 3 pencahayaan terasa masih terlihat sedikit gelap dan kurang detail, di seri keempat, pencahayaan lebih solid, cerah, natural, dan tajam.

Kesempurnaan visual yang ada di Uncharted 4 dibuat lebih baik lagi di spin-off game tersebut yaitu Uncharted: The Lost Legacy.


Azzizil Adam

Main game gak bakal bikin masa depan suram. Yang bikin suram adalah ketika lo malas berbuat sesuatu! Happy gaming.