Profil Naughty Dog, Salah Satu Anak Emas Studio Game Milik Sony


Dengan pamornya yang gemilang! Tidak heran jika karya mereka selanjutnya selalu ditunggu-tunggu para gamer

Naughty Dog

Naughty Dog merupakan salah satu developer ujung tombak yang dimiliki oleh Sony. Ya, sebagai ujung tombak, Naughty Dog selalu tampil luar biasa dan jarang sekali membuat Sony sebagai partner kecewa.

Game-game seperti Uncharted Series, The Last of Us, dan Crash Bandicoot sukses menjadi raja di era masing-masing. Seakan selalu haus akan kesuksesan, Naughty Dog kembali ditunggu kiprahnya lewat The Last of Us Part II.

Tentu sebagai developer sukses, karya mereka jauh lebih dikenal dibandingkan profil perusahaan mereka sendiri. Tak kenal maka tak sayang, kali ini Gimbot bakal mengajak kalian untuk mengetahui profil Naughty Dog.

Sejarah Awal

Perjalanan Naughty Dog dimulai ketika Jason Rubin dan Andy Gavin yang duduk dibangku sekolah bereksperimen dengan Lisp dan C++. Kemudian mereka bekerjasama membuat sebuah game dan mendirikan developer game bernama JAM Software. JAM sendiri adalah singkatan dari Jason and Andy’s Magic. JAM Software didirikan di tahun 1984.

Selama kiprahnya, perjalanan mereka dimulai dengan membuat sebuah game bernama Ski Crazed. Game ini kemudian membuat salah satu penerbit bernama Baudville tertarik dan membeli game tersebut dengan harga US$250. Dalam awal perjalanannya, JAM Software membuat sebuah game untuk Apple II.

Perjalanan mereka kemudian berlanjut ke tahun 1988 di mana Rubin dan Gavin menciptakan sebuah game petualangan di Apple IIGS berjudul Dream Zone. Menariknya, Dream Zone tak hanya hadir untuk Apple melainkan juga untuk Atari ST, Amiga, dan PC.

BACA JUGA: Layak Ditunggu, Ini Deretan Game Horor Menarik dari Ajang E3 2019

Semakin berpengalaman, kedua sahabat ini semakin produktif dalam membuat game. Perjalanan mereka berlanjut di tahun 1989 di mana JAM Software membuat game berjudul Keef the Thief yang diterbitkan oleh Electronic Ars untuk Apple IIGS, Amiga, dan IBM PC. Sejak saat inilah keduanya kemudian mengganti nama perusahaan menjadi Naughty Dog.

Alasannya adalah untuk memulai awal yang baru dan meninggalkan kerjasama yang mereka lakukan dengan Baudville. Pergantian nama ini terjadi pada 9 September 1989.

Berganti nama, kedua sahabat ini semakin menjad-jadi dalam berkarya. Di tahun 1991, mereka meluncurkan sebuah game untuk Sega Genesis bernama Rings of Power. Game ini diterbitkan oleh Electronic Arts.

Merekrut Sejumlah Talent Ternama dan Kehilangan Crash Bandicoot

Awal yang baru dan berkembang pesatnya Naughty Dog terjadi tepatnya di tahun 1994 saat Rubin dan Gavin membuat game multiplayer interaktif berjudul Way of the Warrior. Mereka kemudian menyerahkan game ini kpeada Mark Cerny dari Universal Interactive Studios. Cerny senang dengan game tersebut dan kemudian mengajak Naughty Dog bekerjasama untuk membuat tiga game tambahan.

Untuk bisa memenuhi proyek-proyek yang mereka pegang, Naughty Dog menambah jumlah karyawan dan menciptakan sebuah alat pengembangan bernama Goal Oriented Object LISP. Alat ini difungsikan untuk membuat karakter dan gameplay. Tak tanggung-tanggung, mereka juga merekrut kartunis bernama Charles Zembillas dan Joe Pearson.

Kedua kartunis ini kemudian menciptakan sebuah karakter yang kita kenal sebagai Crash Bandicoot! Setelah mengembangkan game ini selama 14 bulan, mereka membawanya kepada Sony Computer Entertainment dan kemudian keduanya menjalin kerjasama.

BACA JUGA: Sejarah Dimulainya Electronic Entertainment Expo(E3)

Crash Bandicoot sebagai sebuah game ditunjukkan ke public untuk pertama kalinya di ajang E3 dan menjadi salah satu judul game terlaris di console PlayStation karena terjual lebih dari 6,8 juta copy. Tak berhenti sampai di sini, Naughty Dog terus menggenjot franchise Crash Bandicoot.

Sayangnya, Naughy Dog tidak bisa terus menerus menggenjot franchise tersebut karena hak lisensinya dipegang oleh Universal Interactive. Naughty Dog sendiri akhirnya dibeli Sony dan untuk menghindari masalah soal lisensi Crash Bandicoot, mereka membuat sebuah franchise baru bernama Jak and Daxter. Seakan ditakdirkan untuk sukses, franchise baru ini berhasil mengikuti jejak Crash Bandicoot.

Selama pengembangan Jak 3 dan Jak X: Game Combat Racing, Rubin dan Gavin perlahan-lahan mentransisikan Evan Wells dan Stephen White untuk menjadi Co-Presiden Naughty Dog ketika nantinya Rubin dan Gavin meninggalkan studio ini. Setelah satu tahun menjabat, White digantikan oleh Christophe Balestra.

The Last of Us dan Uncharted

Perjalanan Naughty Dog ke arah yang lebih baru terjadi di tahun 2007 di mana mereka menciptakan sebuah game berjudul Uncharted. Game ini menjadi game pertama di mana Naughty Dog mengambil settingan dan latar belakang game seorang manusia.

Franchise Uncharted sendiri sukses dipuji karena kualitasnya dan gameplay-nya yang ciamik. Di tahun 2012, game ini berhasil terjual sebanyak 17 juta copy di seluruh dunia.Tak berhenti sampai di situ, Naughty Dog juga meluncurkan sebuah IP baru berjudul The Last of Us di tahun 2011. Di sini Naughty Dog semakin menjadi-jadi karena mereka mencoba ke genre survival horror. Sama seperti game lainnya, The Last of Us juga dipuji berkat kualitasnya.

Di tahun 2012 dan 2013, Naughty Dog bekerjasama dengan Mass Media Inc untuk merilis Jak and Daxter Collection. Pada 23 November 2013, Naughty Dog mendapatkan tenaga baru yakni Corrinne Yu yang merupakan salah satu orang yang berpengaruh dalam pengembangan game Halo 4.

Di tahun 2013 juga, Naughty Dog sukses menyabet penghargaan VGX Spike sebagai Studio of the Year terkait karya mereka, The Last of Us. Sama seperti developer yang lain, Naughty Dog juga mengalami pasang surut tepatnya dari tahun 2014 hingga 2017. Dalam jangka waktu tersebut mereka ditinggalkan orang-orang berpengaruh seperti Amy Hennig, Justin Richmond, Nate Wells, Bruce Straley, dan Christophe Balestra.

Sempat Diterpa Isu Miring

Masih di tahun 2017, Naughty Dog diterpa isu miring soal pelecehan seksual yang dilakukan oleh tim senior kepada David Ballard. David mengakui hal ini pada bulan Oktober 2017. Kejadiannya sendiri diklaim terjadi di tahun 2015.

Kabarnya, David diancam akan dikeluarkan jika dia mengadukan kepada Departemen SDM PlayStation dan akan ddiberikan uang sebesar US$20.000 jika dia tetap diam. Naughty Dog sendiri akhirnya angkat bicara terkait masalah ini. Menurut Naughty Dog, mereka tidak menemukan bukti terkait aduan yang dilakukan Ballard.

Hingga sekarang Naughty Dog terus eksis bahkan mereka sedang mempersiapkan salah satu game andalan mereka yang bisa jadi menjadi penutup perjalanan PlayStation 4 yakni The Last of Us Part II.

Sumber: Naughty Dog dan Wiki


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Will Ramos