5 Hal Wajib Tahu Sebelum Bermain Metro Exodus


Seri Metro yang menceritakan dunia paska kiamat di Rusia setelah terjadinya perang nuklir akan berlanjut dengan judul Metro Exodus.

Seri Metro yang menceritakan dunia paska kiamat di Rusia setelah terjadinya perang nuklir akan berlanjut dengan judul Metro Exodus. Game ini masih melanjutkan cerita berdasarkan novel karangan Dmitry Glukhovsky.

BACA JUGA: Butuh Tantangan? Ini 7 Game Survival Horror Terbaik!

Seperti biasa, game first-person shooter yang dikembangkan oleh 4A Games ini masih tetap mengusung gameplay secara deadly combat dan stealth. Kabar baiknya, game ini dapat kamu mainkan mulai hari ini tanggal 15 Februari 2019.

Nah, tetapi bagaimana jika kamu bukan gamer yang memainkan seri-seri Metro sebelumnya. Apakah tetap dapat memainkan game dengan lancar walaupun tidak tahu jalan ceritanya dari awal?

Tenang, berikut lima hal wajib yang harus kamu ketahui sebelum memainkan Metro Exodus dari Gimbot.

1. Saatnya kabur dari Metro

Latar belakang waktu di Metro Exodus sendiri berjalan pada tahun 2036, dua tahun setelah peristiwa Metro: Last Light saat perang nuklir 23 tahun lalu.

Sama seperti di seri sebelumnya, keseluruhan gameplay akan membawa kamu untuk menjalani empat musim yang berbeda mulai dari Winter, Spring, Summer, dan Autumn.

Setiap musim yang kamu temui akan menampilkan faksi yang kadang bersahabat atau bisa jadi musuh dan jenis mutan yang berbeda-beda.

Misalnya, di musim dingin Winter, kamu akan bertemu Hanza, warga di Metro Moskow yang telah berperang selama bertahun-tahun antara kaum fasis Reich dan komunis Redline yang kini menguasai stasiun dan merupakan sekutu alami dari Spartan Order yang bertugas menjaga perdamaian di Metro.

Berbeda dengan Bandit yang tinggal di dekat sungai Volga dan berusaha merampok siapa saja yang lewat untuk mendapatkan makanan dan senjata secara gratis.

Mutan yang akan sering ditemui seperti Demon, binatang bersayap besar dan paling mematikan atau Watchman, makhluk buas yang memiliki cakar dan gigi tajam yang berkeliaran di setiap jalan dan terowongan.

Menariknya, kamu dapat melihat dunia Metro Exodus dalam empat musim ini dengan tampilan 360 derajat di website resminya.

2. Kembalinya kisah Artyom

Mungkin kamu bertanya-tanya, apa yang membuat game seri Metro ini begitu ditunggu dan diingat oleh banyak orang? Padahal secara gameplay sama saja dengan game ala FPS lainnya plus ditambahi elemen survival horror.

Jawabannya ada dua. Pertama, dedikasi 4A Games selaku developer yang mengembangkan game Metro bisa dibilang sangat sulit. 4A Games berasal dari Ukraina yang dulunya tergabung dengan Rusia dalam Uni Soviet.

Seperti yang kalian tahu, regulasi untuk mendapatkan game devkit di Uni Soviet sangatlah ketat, terutama setelah pilu berkepanjangan akibat perang dahulu dengan Amerika. Akhirnya, 4A Games mendapatkan kiriman game devkit ini dengan sembunyi-sembunyi.

Lalu, mereka mengembangkan seri Metro di ruangan yang ala kadarnya sampai akhirnya Metro menjadi salah satu game FPS terbaik. 

Kedua, ikatan emosional karakter yang dimainkan. Cerita Metro Exodus melanjutkan ending Metro: Last Light “Redemption”.

Kamu akan kembali berperan sebagai Artyom yang berusaha melarikan diri dari Metro di Moskow dan memulai perjalanan ke arah timur jauh bersama dengan Spartan Rangers.

Lahir di Moskow beberapa tahun sebelum perang nuklir, Artyom menjalani seluruh hidupnya di Metro dan dalam banyak kesempatan, ia sangat terobsesi untuk menemukan kehidupan di luar terowongan Metro.

Kamu akan kembali merasakan bagaimana perjuangan Artyom bersama dengan istrinya, Anna dan dibantu oleh Komandan Miller untuk mencari kehidupan baru di luar dengan transceiver radio.

Tentunya, perjalanan selama setahun bersama Artyom untuk dapat membuktikan bahwa masih ada kehidupan di luar Metro akan mempengaruhi keputusanmu dalam bermain karena terikat ikatan emosional.

3. Kustomisasi senjata yang lebih detail

Metro Exodus menampilkan gudang persenjataan yang unik yang dapat disesuaikan dan didesain secara mandiri. Menariknya, senajata yang digunakan sama dengan senjata saat zaman peperangan dahulu yang membuat rasa pertarungan semakin klasik dan nyata.

Sampai saat ini terdapat sembilan senjata yang dapat kamu gunakan mulai dari Bulldog, Valve, Bastard Gun, Shambler Shot Gun, Helsing, A-Shot, Kalash, Tikhar, dan Revolver.

Jika kamu ingin menembaki musuh dan mutan secara bertubi-tubi, gunakan Kalash. Ingin menjaga jarak dan menembak dalam jarak jauh ada Valve. Atau butuh senjata mematikan jarak dekat, gunakan Shamble Shot Gun.

4. Ancaman mutan yang semakin berbahaya

Ingat, kamu tidak sendirian di luar sana. Ketika kamu berada di dalam terowongan Metro atau di dunia luar, kamu akan sering menjumpai berbagai macam binatang yang sudah terkena radiasi nuklir dan berubah menjadi mutan.

Bagian ini adalah yang paling menyebalkan karena senjata yang kamu gunakan tidak akan memiliki peluru dalam jumlah banyak sehingga terkadang kamu harus menghematnya.

Terlalu sering salah bidik dan membuang-buang peluru akan membuatmu menjerumuskan Artyom ke dalam jurang bernama kematian.

Beberapa mutan yang akan kamu hadapi seperti Spiders, Lurker, Watchman, Demon, Humanimal, Mutated Bear, Nosalis, Shrimp, dan Wolves. 

Humanimal adalah tipe mutan yang paling gampang untuk dibunuh karena bentuknya yang berasal dari manusia yang terkena radiasi. Berbeda jika kamu bertemu Demon yang bisa terbang atau Nosalis yang gerakannya paling cepat.

5. Spesifikasi PC sampai ke versi Extreme 4K/60FPS

Terima kasih kepada 4A Engine yang memberikan pengalaman bermain Metro Exodus dalam tampilan grafis hingga 4K/60FPS sehingga menjadi sangat realistis.

4A Games selaku developer menawarkan hingga empat versi spesifikasi PC mulai dari Minimum, Recommended, High, dan Extreme. Metro Exodus sendiri mendukung Ray Traced Global Illumination pada berbagai kartu RTX NVIDIA. Jadi, sudah pasti tampilan grafis yang dimainkan akan memanjakan mata.

Bagaimana, tertarik untuk membantu Artyom keluar dari Metro dan menemukan kehidupan baru yang jauh dari bahaya?

Metro Exodus ($59.99): PC | PS4 | Xbox One


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Arya Nugraha

Game Enthusiast yang jatuh cinta dengan dunia industri game. Game favorit yang dimainkan adalah Gears of Wars, State of Decay, Warframe, The Uncharted.