5 Trik Mainstream Game Horor untuk Menakuti Kalian


Game horor memiliki sebuah trik dan mekanisme yang cukup mainstream dalam membuat pemainnya ketakutan. Apa saja kira-kira caranya?

game horor

Horor merupakan salah satu genre yang cukup banyak diminati oleh gamer. Menyajikan intensitas luar biasa dan juga lore yang cukup dalam membuat horor menjadi genre yang populer. Terlebih lagi di era sekarang di mana visual menjadi salah satu kekuatan utama dari sebuah game, horor menjadi salah satu genre yang sama sekali tak boleh dilewatkan oleh kalian.

BACA JUGA: Ngeri! Ini 5 Game Horor Terbaik di Platform Mobile

Tapi untuk meracik sebuah game horor yang intense, ada sebuah pakem khusus yang sering kali digunakan oleh para developer. Pakem khusus ini seakan menjadi standar game horor kekinian. Sialnya, meskipun telah berulang kali digunakan, pakem khusus ini selalu mampu membuat gamer merasa ketakutan.

Gimbot sudah memilih lima jenis trik mainstream yang menjadikan game horor sebagai sebuah game yang pantas untuk ditakuti. Kira-kira apa saja? Berikut ulasan lengkapnya.

Membatasi Penglihatan Kalian

PlayStation 4

Pembuat Resident Evil, Shinji Mikami pernah bilang bahwa elemen utama dari sebuah game horor adalah keraguan. Benar sekali, untuk memunculkan keraguan, para developer game kerap memberikan kalian penglihatan yang terbatas di mana biasanya game horor memiliki ruang atau stage yang selalu gelap.

Penglihatan yang terbatas ini akan membuat gamer ragu untuk melangkah sehingga akan lebih mudah para developer untuk memainkan rasa takut si gamer. Di era gaming modern seperti sekarang, biasanya pembatasan penglihatan ini akan dibuat balance dengan sebuah night vision yang berasal dari Camcorder, senter, atau smartphone di dalam game tersebut.

Namun selayaknya night vision, warna yang dihasilkan akan tetap gelap dan masih mampu membuat gamer merasa ketakutan. Pembatasan penglihatan menjadi salah satu mekanisme yang cukup sering digunakan oleh developer.

Resource Management Suram

Resource yang terlalu banyak bakal menjadikan sebuah game horor menjadi sesuatu yang tidak menakutkan sama sekali. Seperti halnya yang terjadi di Resident Evil beberapa tahun ke belakang di mana Capcom justru malah tak sengaja menjadikan game ini sebagai game action karena resource yang diberikan kelewat banyak.

Dengan mengusung tema bertahan hidup di dalamnya, beberapa game horor memberikan resource yang cukup terbatas di mana gamer akan kesusahan dalam mencari peluru atau medkit. Dengan begini sensasi horor akan cukup terasa khususnya ketika kalian sedang terkepung namun justru peluru yang kalian miliki tidak begitu banyak.

Tak Diberi Kesempatan Melawan Sama Sekali

Salah satu cara yang paling ekstrem di game horor adalah menjadikan karakter utama kalian sangat lemah dan tak punya kesempatan sama sekali untuk melawan. Ini mungkin adalah versi lanjutan dari management resource di mana kalian sama sekali tidak akan memegang senjata. Dengan begini, adrenalin akan terpacu dan rasa takut bisa dimunculkan dengan maksimal.

Game seperti Outlast dan Amnesia adalah contoh sukses di mana berpetualang tanpa perlawanan bakal membuat sesuatu yang cukup menegangkan. Yang kalian bisa hanyalah berlari dan mengumpat. Hal ini juga membuat musuh yang ada untuk tetap hidup dan siap kembali meneror kalian.

Memainkan Psikologis dengan Ekspektasi

game horor

Hal yang paling cerdas dalam mengembangkan unsur ketakutan di sebuah game horor adalah memainkan psikologis dengan berbagai ekspektasi yang ada. Hal ini meskipun telah berulang kali dilakukan, namun tetap gamer akan susah untuk menebaknya.

Lantas yang dimaksud memainkan psikologis dengan ekspektasi itu seperti apa? Sebagai contoh, gamer harus menerobos lorong gelap dengan berbagai sesuatu mencurigakan. Di sini psikologis manusia akan secara otomatis berpikir untuk waspada akan kemungkinan jumpscare atau hal menakutkan.

Tapi, ternyata di lorong gelap nan mencurigakan ini tak ada apapun dan jumpscare yang dimaksud tak kunjung ada. Sebaliknya, jumpscare atau hal mengerikan ditaruh di tempat yang kita anggap aman. Di sini, developer akan secara efektif sukses untuk menakuti gamer hingga membuatnya mungkin tak bisa melanjutkan permainan karena ketakutan.

Sound Effects Mengerikan

Tak bisa dipungkiri lagi bahwa salah satu elemen horor utama adalah sound effects yang mengerikan. Biasanya meski secara visual game horor dianggap tak begitu sempurna, asalkan sound effects yang digarap sangat baik, maka secara otomatis game itu akan mengerikan. Tidak percaya? Contohnya ada di Silent Hill atau Resident Evil era PlayStation 1 yang membangun horor melalui sound.

Di situ suara zombie atau makhluk-makhluk yang ada digarap dengan cukup menegangkan. Belum lagi ketika ada momen menghadapi boss, sound juga digarap dengan luar biasa sehingga membuat gamer auto ketakutan.


Azzizil Adam

Main game gak bakal bikin masa depan suram. Yang bikin suram adalah ketika lo malas berbuat sesuatu! Happy gaming.