Walaupun semua ini bukanlah kebijakan yang ingin diambil oleh Sony, tapi keadaan ekonomi dan politik sekarang ini memaksa mereka untuk melakukannya. Belum lama ini, Sony telah mengkonfirmasi kalau harga dari console PlayStation 5 telah naik dengan cukup signifikan. Namun, kabar baiknya kenaikan harga ini hanya berlaku untuk pasar Amerika Serikat saja.
Secara total, harga baru yang diberikan adalah peningkatan $50, semua versi mendapatkan kenaikan ini. Itu artinya, untuk yang paling murah, versi digital harganya menjadi $500. Sedangkan untuk yang versi disc menjadi $550, dan untuk versi pro naik menjadi $750. Kenaikan yang cukup signifikan, hampir satu juta rupiah jika dihitung.
BACA JUGA: Masa Depan Game LEGO Terjawab Lewat Batman: Legacy of the Dark Knight

Sony menjelaskan kalau keputusan ini mereka ambil karena perubahan dalam dunia bisnis dan ekonomi. Utamanya, kenapa hanya pasar Amerika Serikat saja yang terkena efeknya, tentu saja semua ini mengarah kepada kebijakan tariff yang diberikan oleh pemerintah setempat. Semua kenaikan barang import ke negara tersebut harus mendapatkan harga baru.
“Sama seperti kebanyakan bisnis global, kita terus melanjutkan bagaimana caranya untuk bisa bertahan dalam situasi ekonomi yang menantang. Sebagai hasilnya, kita harus mengambil keputusan berat untuk meningkatkan harga jual dari PlayStation 5 di Amerika Serikat, dimulai tanggal 21 Agustus,” jelas Isabelle Tomatis, selaku vice president Sony global marketing.

Sebelumnya, Sony sendiri bukanlah satu-satunya perusahaan game yang mengambil keputusan berat ini. Sudah ada nama lain seperti Nintendo Switch yang juga harus memberikan harga sedikit lebih tinggi. Melihat semua kegiatan ini, maka tidak menutup kemungkinan kalau hal yang sama akan berlaku kepada produk gaming yang lain.
