Ketika membicarakan tentang game eksklusif dari Sony dan PlayStation, banyak orang pasti langsung terpikirkan tentang God of War, The Last of Us, atau Marvel’s Spider-Man. Walaupun memang sewajarnya seperti itu, ada banyak orang yang masih belum tahu beberapa game. Salah satunya adalah satu game berjudul The Order: 1886 yang kita yakin tidak diketahui banyak orang.
Ada alasan memang kenapa game ini tidak begitu dikenal, karena walaupun dirilis sebagai eksklusif PlayStation, tapi hasilnya memang tidak seberapa. Hal tersebut seakan berlanjut sampai ke persiapan pembuatan sekuelnya yang ternyata ditolak. Penolakan tersebut harus dilakukan karena game pertamanya yang dinilai tidak bertemu dengan ekspektasi.
BACA JUGA: Walaupun Banyak Masalah, Marvel’s Spider-Man 2 Laris Manis di PC!

Informasi tentang penolakan sekuel tersebut datang langsung dari Andrea Pession selaku co-founder dari Ready at Dawn selaku developer gamenya. Beliau mengatakannya belum lama ini lewat MinnMax, di mana timnya sempat memiliki ide dan konsep yang sangat bagus. Namun, demi hasil yang tidak diinginkan, ide tersebut harus ditolak begitu saja, membuatnya cukup kecewa.
The Order: 1886 sendiri merupakan sebuah game action yang mengambil konsep Werewolves, pada era 1800an atau era Victoriam London. Pada saat gamenya dirilis di tahun 2015, diketahui kalau game ini merupakan salah satu yang paling bagus visualnya, setidaknya dalam masa tersebut. Namun, hal yang sama tidak bisa dikatakan kepada nilai para kritik terhadap game ini.

Sebelumnya, proses pembuatan dari game ini juga sudah bertemu dengan berbagai masalah antara Ready at Dawn dan Sony. Sampai pada akhirnya game ini diketahui harus dipaksa rilis sebelum produknya siap, dan mungkin saja itu yang menjadi alasan kenapa hasil akhirnya seperti itu. Sekarang, the ship has sail, dan sekuel dari game ini dipastikan tidak akan dibuat.
