[Opini] Sekiro vs Bloodborne: Mana yang Lebih Baik?


Berbicara mana yang lebih baik antara Sekiro vs Bloodborne, tentu ada aspek yang kita harus kita kupas satu-persatu terlebih dahulu di sini.

sekiro vs bloodborne

Seperti yang sudah kita ketahui, developer From Software baru-baru initelah merilis salah satu game mereka, Sekiro: Shadows Die Twice.

From Software memang dikenal sebagai pengembang yang sukses lewat beberapa judul game populer seperti Dark Souls dan Bloodborne, karena menawarkan gameplay unik yang tergolong bukan game gampang.

Kali ini Gimbot ini melakukan komparasi terhadap game Sekiro dengan Bloodborne yang menurut kami merupakan salah satu game terbaik besutan From Software saat ini (sorry Dark Souls).

Baca Juga: Review Sekiro: Shadow Die Twice – Seni Sebuah Pertarungan

AspekCombat

sekiro vs bloodborne
sumber : vg247

Baik Bloodborne maupun Sekiro: Shadows Die Twice sama-sama mengusung gaya bertempur yang lebih cepat dibandingkan Dark Souls, meskipun dari segi teknis, Sekiro sebetulnya mendapatkan peningkatan yang lebih mendalam.

Keduanya memang berfokus pada gaya pertempuran cepat yang intens, tapi Sekiro memberi kita opsi yang jauh lebih defensif daripada Bloodborne.

Di Sekiro meskipun telah disediakan mekanisme untuk menghindar, namun teknik deflect atau menangkis dan menyerang pada waktu yang tepat, lebih banyak digunakan dan memang lebih cenderung memiliki benefit yang lebih baik.

Sementara itu, Bloodborne memiliki mekanisme pertempuran yang cenderung lebih terfokus pada serangan (seperti Dark Souls), meskipun dilengkapi sistem gun parry-nya yang tidak biasa.

sekiro vs bloodborne
sumber : Cultured Vultures

Salah satu mekanisme yang menarik dalam Bloodborne adalah Rally, di mana setiap kita mendapatkan damage dari serangan musuh, HP bar kita akan berkurang dengan tampilan grey bar disampingnya.

Untuk mengembalikan HP yang “hilang sementara” ini, kita harus balik menyerang musuh secepat mungkin. Pada dasarnya, kita bisa meminimalkan jumlah damage yang diterima dengan bermain agresif, namun perlu diingat dengan bermain agresif kita juga berpeluang terkena resiko damage lebih banyak.

Gun parry dan Rally merupakan kombinasi brilian yang membuat setiap pertempuran di Bloodborne menjadi tegang dan seru.

Mekanisme pertempuran di Sekiro: Shadows Die Twice memang keren, tapi kami mendapatkan pengalaman yang lebih seru lebih lewat sistem Rally yang ditawarkan Bloodborne, sehingga kami berpendapat Bloodborne lebih baik dari segi combat.

Aspek Leveling dan Kustomisasi

sekiro vs bloodborne
sumber : free addons

Sekiro lebih terasa seperti sebuah game action (ninja ala Tenchu), sedangkan Bloodborne memiliki elemen RPG di dalamnya. Keduanya merupakan game yang mekanisme feel-nya sangat berbeda, namun sama-sama memiliki fitur kustomisasi yang kompleks sehingga memungkinkan kita menyesuaikan gaya bermain sesuai selera.

Oke, yang pertama, jika kita berbicara tentang kustomisasi, Sekiro sedikit menyimpang dari game Souls. Di sini kita memainkan karakter yang fixed tidak bisa diubah tampilannya dan hanya dibekali senjata utama berupa pedang katana.

Kita akan mendapatkan XP setiap membunuh musuh yang akan membantu kita dalam mendapatkan Skill Point. Reward ini digunakan untuk membuka skill yang bermacam-macam jenisnya, mulai dari kombo baru, penambahan kapasitas item, gaya counter serangan baru, dan lain-lain.

sekiro vs bloodborne
sumber : youtube

Ada banyak skill yang bisa kamu pelajari di Sekiro, dan saat mengalahkan bos, kita juga akan mendapatkan Prayer Bead yang berfungsi untuk meningkatkan HP dan daya serang.

Di sisi lain, mekanisme XP dalam Bloodborne sangatlah mirip dengan Dark Souls, yang menerapkan sistem currency bernama Blood Echoes. Kita bisa menggunakan Echoes ini untuk meningkatkan berbagai status utama kita (seperti Vitality, Strength, dan unsur RPG lainnya) serta membeli beberapa senjata maupun item.

Tidak ada yang salah sebenarnya dalam sistem leveling dan kustomisasi di Sekiro, tapi sebagai perbandingan, sistem di Bloodborne terasa bisa lebih adaptif dengan gaya bermain individual pemain. Di sini untuk masalah leveling dan kustomisasi, Bloodborne lebih baik ketimbang Sekiro.

Sekiro vs Bloodborne: The Boss Battle!

sekiro vs bloodborne
sumber : newsweek

Salah satu ciri khas dari game yang dikembangkan oleh developer From Software adalah boss battle yang seringkali membuat para pemainnya frustasi karena tingkat kesulitan yang tinggi!

Kedua game ini menawarkan pertempuran melawan bos yang sempurna, lengkap dengan “pemacu adrenalin” dan juga mengikat keseluruhan cerita, serta pengetahuan tentang game tersebut.

Di Sekiro kita akan mendapatkan perasaan duel yang epik satu lawan satu dengan samurai dan shinobi yang sangat jago dalam bertempur. Banyak pertempuran di Sekiro: Shadows Die Twice terasa seperti sebuah adegan yang diambil langsung dari film samurai.

sekiro vs bloodborne
sumber : IGN

Aspek lain yang membuatnya semakin menarik adalah banyak bos di Sekiro terikat langsung ke dalam cerita gamenya, daripada dunia Bloodborne yang penuh rahasia dan misteri.

Untuk pertempuran melawan bos, saya pribadi berpendapat Sekiro lebih baik ketimbang Bloodborne. Namun untuk persoalan mana lebih bagus, hal ini dikembalikan lagi kepada urusan selera; jenis musuh mana yang kamu suka? Monster kosmik mengerikan ala Cthulhu di Bloodborne, atau monster mitologi bernuansa Jepangan ala Sekiro.

Aspek Cerita

sekiro vs bloodborne
sumber : wccftech

Kepiawaian From Software dalam “berdongeng”, menciptakan kesan sebuah dunia yang menyimpan berbagai macam kisah menarik yang harus diungkap sendiri oleh pemain. Namun dalam game Sekiro, From Software tampaknya mencoba melakukan pendekatan yang jauh lebih langsung dibandingkan serial Souls dan Bloodborne

Memiliki karakter utama yang disuarakan membuat plot utama Sekiro terasa lebih kohesif. Seperti yang kami katakan di ulasan sebelumnya, para bos di Sekiro mendapatkan perannya dalam cerita utama, lengkap dengan efek luar biasa sehingga membuat setiap encounter terasa lebih emosional.

sekiro vs bloodborne
sumber : polygon

Sebagai perbandingan, Blooborne mungkin yang paling misterius dari semua game yang dikembangkan oleh From Software, membuat para pemainnya terus-menerus mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi di balik kota Yharnam.

Meskipun tema gotik Bloodborne menarik, tapi untuk tahu lebih banyak, kita harus menyelam narasinya secara lebih mendalam, belum lagi potongan fragmen cerita dalam Chalice Dungeon, deskripsi itemdan lain-lain.

Akibatnya, untuk urusan ini kami berpendapat bahwa Sekiro lebih baik untuk masalah penyampaian cerita.

Sekiro vs Bloodborne: Jadi mana yang lebih baik?

Well, dalam berbagai aspek keduanya memiliki kelebihan masing-masing yang mampu memberikan pengalaman gaming unik bagi pemainnya. Jika kamu adalah fan seri Dark Souls, jelas sekali kamu akan menyukai keduanya.

Bagaimana dengan pendapatmu soal Sekiro vs Bloodborne? Apakah kamu lebih suka bermain Sekiro: Shadows Die Twice saja atau Bloodborne ? Tulis di kolom komentar ya!


Era