RPG merupakan genre yang banyak disukai oleh gamer Indonesia, termasuk Gimbot sendiri. Genre ini tak hanya menawarkan dunia imajinatif berbalut cerita-cerita menarik, tetapi juga memberikan kesempatan bagi kita untuk memainkan peran sesuai keinginan. Sehingga tak jarang dalam RPG keren, kita selalu terbuai dibuatnya..
Biasanya, ketika sebuah perusahaan berhasil menciptakan game RPG dengan kualitas bagus, mereka akan merilis sekuel dan menjadikannya franchise. Tapi tidak selalu demikian. Ada juga judul-judul RPG selama ini yang meskipun keren, tidak dirilis sekuelnya. Contohnya lima judul di bawah. Manakah yang pernah kamu mainkan?
The Legend of Dragoon

Salah satu judul ikonik di era PS1, The Legend of Dragoon adalah RPG yang sukses di pasaran dan punya daya tarik tersendiri. Sistem pertarungannya cukup unik dengan sistem combo yang disebut Addition serta kemampuan para tokoh utama untuk berubah menjadi kesatria naga alias Dragoon.
Game ini dikembangkan langsung oleh Sony sebagai salah satu produk eksklusif console mereka. Mungkin alasan tidak adanya sekuel sampai sekarang adalah karena cerita dalam The Legend of Dragoon memang sudah tamat, walaupun sebetulnya masih bisa digali lagi. Semoga saja game ini mendapatkan versi remake suatu saat nanti.
Vagrant Story

Vagrant Story diciptakan oleh tim yang mencakup para kreator Final Fantasy Tactics. Termasuk di dalamnya Yasumi Matsuno (director), Akihiko Yoshida (ilustrator), dan Hitoshi Sakimoto (komposer). Latar belakang dunianya pun sama dengan Final Fantasy Tactics, yaitu Ivalice, akan tetapi selain segi setting kedua game ini sebetulnya tidak berhubungan.
BACA JUGA: 5 Perusahaan Game yang Berjaya di Era PS1 Tapi Kini Hilang Ditelan Bumi
Vagrant Story menceritakan petualangan Ashley Riot, seorang Riskbreaker—tentara elit militer—yang sedang mengejar buronan bernama Sydney Losstarot. Keunikan game ini terletak pada pertarungannya yang menggunakan sistem Risk. Semakin sering Ashley menyerang musuh, Risk akan meningkat, membuat serangan berikutnya lebih berisiko gagal dan menurunkan kemampuan bertahan Ashley. Manajemen Risk adalah kunci segalanya di game ini.
Rogue Galaxy

RPG yang dikembangkan oleh Level-5, Rogue Galaxy punya tema bajak laut luar angkasa yang sangat keren. Memainkan game ini rasanya seperti membaca komik Kapten Kid yang terbit di tahun 90an dulu. Kita berperan sebagai Jaster Rogue, seorang pemuda yang menjelajah galaksi demi mencari ayah kandungnya dan menguak misteri tujuh pedang legendaris.
Menurut Level-5, mereka menciptakan dunia eksentrik dalam Rogue Galaxy karena sudah bosan melihat RPG berlatar belakang fantasi medieval. Game ini menawarkan eksplorasi antar planet, segudang sidequest dan mini game, tampilan visual bergaya cel shading, dan pertarungan berbasis aksi layaknya seri Tales atau Star Ocean.
Planescape: Torment

Banyak seri game yang mengadaptasi sistem serta latar belakang dunia Dungeons & Dragons, tapi game yang satu ini entah mengapa tidak pernah mendapatkan sekuel. Padahal Planescape: Torment banyak digandrungi penggemar RPG barat, terutama karena dialognya yang sangat padat dan mendukung role playing mendalam.
Begitu kuatnya elemen role playing dalam game ini, kita bisa menamatkannya nyaris tanpa bertarung sama sekali (masih ada beberapa pertarungan wajib). Sebagian besar konflik yang terjadi bisa diselesaikan lewat dialog, memberikan nuansa yang berbeda dari game RPG kebanyakan. Planescape: Torment diciptakan oleh Black Isle Studios, yang juga merupakan kreator seri Baldur’s Gate, Fallout, dan Icewind Dale.
Thousand Arms

RPG keluaran ATLUS ini dikenal unik karena menggabungkan elemen dating sim ke dalam gameplay secara mendalam. Kamu berperan sebagai Meis Triumph, seorang pandai besi yang bisa menciptakan senjata-senjata berkekuatan sihir. Untuk meningkatkan sihir tersebut, Meis perlu bantuan kekuatan cinta dari gadis-gadis di sekitarnya. Jadi selain bertualang menyelamatkan dunia, waktumu juga akan banyak dihabiskan untuk berkencan dengan para gadis cantik.
Meski konsepnya agak aneh dan jenaka, Thousand Arms menyimpan cerita yang cukup solid dan dramatis. Dengan latar belakang dunia steampunk serta unsur fantasi yang kuat, game ini memberikan pengalaman menarik yang sulit kamu temukan di game lain. Sayangnya hingga kini tidak ada Thousand Arms 2.
