Review The Division 2 Private Beta – Memberikan Pengalaman RPG Shooter yang Jauh Lebih Baik


Sudah memainkan The Division 2 Private Beta? Bagi kamu yang belum memainkannya dan tertarik untuk mencoba demonya, kamu dapat melakukan pre-order atau mendaftarkan diri di website The Division 2.

BACA JUGA: Panduan The Division 2 – Apa Saja yang Dapat Dilakukan Saat Private Beta?

Gimbot sendiri sudah memainkan The Division Private Beta selama 6 jam pertama. Berikut ulasannya:

Tutorial yang cukup membantu

Sebelum memulai permainan, kamu harus memilih karakter terlebih dahulu antara laki-laki atau perempuan. Fitur kustomisasi karakter tidak sekaya seri pertama (tenang, masih beta) sehingga kamu akan mendapatkan model karakter secara acak.

Bagi kamu yang tidak pernah memainkan seri pertama dan baru memainkan seri The Division 2, tidak masalah karena game ini menawarkan tutorial yang cukup membantu di awal permainan.

Kamu akan bermain secara solo terlebih dahulu mengikuti jalan cerita untuk bergerak dari satu titik ke titik lain sebelum akhirnya berperang dengan para Hyena (faksi musuh) yang sedang menyerang di depan gedung White House.

Desain dunia yang lebih chaos

Jika seri sebelumnya tugas para The Division berkutat di Manhattan, kali ini kamu akan bermain penuh di Washington D.C.

Terdapat perbedaan musim di sini, seri pertama sesuai dengan kisahnya, yaitu Operation Dark Winter mengambil latar belakang musim dingin. Sedangkan, The Division 2 ini mengambil latar belakang musim semi.

Harus diakui, desain dunia yang ditampilkan sangat baik dan detail. Kamu bisa menyaksikan sendiri bagaimana kacaunya kota Washington D.C. yang melumpuhkan semua sistem pemerintahan mulai dari keamanan, kesehatan, dan ekonomi.

Hanya saja permasalahannya timbul ketika malam hari. Pencahayaan yang buruk dan bercampur dengan udara dingin membuat pandangan menjadi kabur dan cukup menganggu ketika berjalan.

Taktik bertarung yang berubah

Kalau diperhatikan, jika kamu sedang bertarung dengan musuh maka ikon status yang berada di atas kepala karakter musuh sering hilang di tengah pertarungan (berwarna merah). Begitu juga di map.

Ikon status ini sering hilang jika musuh sedang dalam posisi cover. Ini membuat taktik bertarung menjad berubah sepenuhnya karena kamu tidak mengetahui pasti berapa jumlah musuh yang sedang dihadapi.

Sialnya, posisi musuh baru ketahuan jika mereka berhasil menembakmu. Entah sengaja atau tidak, tetapi perubahan fitur ini cukup mengubah cara bertarungmu di lapangan.

Karakter juga sekarang memiliki armor sesuai dengan kustomisasi gear yang disusun. Jika darahmu kritis dan kamu melakukan healing, darahmu akan penuh begitu juga dengan armor.

Well, jika ingin memberikan pengalaman bertarung yang berbeda, harusnya terdapat item shield juga yang khusus untuk menambahkan armor, bukan medkit seperti biasanya.

Gerakan karakter juga menjadi berbeda sekali karena pergerakannya yang tidak smooth. Bagi kamu yang memainkan seri pertama dulu dan sekarang mencoba versi private beta pasti merasakan perbedaannya.

Gerakan karakter menjadi lebih aktif dan agak berlebihan ketika berlari, pindah posisi, atau memutar.

Tech skill yang semakin beragam

Skill untuk tech menjadi lebih beragam seperti pemakaian Drone yang bisa kamu manfaatkan baik untuk menyerang musuh atau sebagai pertahanan dengan memberikan health point ketika darahmu kritis.

Contoh lainnya adalah jenis Turret yang bisa dipasang sebagai sniper. Mode default untuk assault yang menyerang musuh dengan membabi buta tetap ada, tetapi dengan adanya sniper kamu dapat bertarung dengan cara yang berbeda.

Beberapa skill yang dapat dicoba adalah Drone, Seeker Mine, Turret. Sedangkan, yang lainnya seperti Hive dan Chem Launcher masih terkunci.

Menu dan kustomisasi gear yang rumit

Bagi kamu yang sudah memainkan seri sebelumnya pasti akan merasa kesulitan di awal permainan terkait menu baik untuk kustomisasi karakter, senjata, ataupun gear dikarenakan tampilannya yang berubah.

Ubisoft memperbarui tampilan antarmuka untuk menu dan kustomisasi ini menjadi lebih berwarna dan beberapa mengalami penambahan tempat seperti untuk skill, perk, dan resources.

Mode PvP yang masih terbatas

Sepanjang permainan di private beta, kamu akan lebih mengenal bagaimana dunia The Division 2 dalam bentuk tutorial, misi di Dark Zone pun seperti itu.

Mode PvP sendiri mendapatkan pembaruan dalam bentuk Skirmish dan Domination, mirip seperti DLC The Last Stand pada versi sebelumnya, tentunya dengan beberapa pembaruan. Sayangnya, kamu hanya dapat mencoba PvP dalam bentuk 4 vs 4.

Perhatikan, kesalahan dalam bermain PvP biasanya adalah memaksakan diri seperti bermain dengan level senjata yang tidak tinggi atau bermain dengan squad secara random.

Jadi, kumpulkan senjata sebanyak mungkin dari misi utama dan side mission untuk membantumu memenangkan pertandingan PvP.

Bonus mode end game

Setelah berhasil menamatkan misi utama, beberapa side mission, dan misi di Dark Zone, kamu diizinkan untuk mencoba mode end game.

End game sendiri adalah mode permainan terakhir di The Division 2 yang mengharuskan kamu menentukan spesialisasi khusus karaktermu jika mencapai level 30.

Kamu bisa memilih antara penembak jitu Sharpshooter, ahli perangkap Survivalist, atau perusak area Demolitionist. Menariknya, level senjata dan gear yang digunakan adalah tipe Legendary. Tetapi berhati-hatilah karena musuh juga akan semakin kuat armornya.

Masalah koneksi

Permasalahan yang sering ditemui adalah tidak dapat terhubung dengan server karena game client crashing dan receiving invite from other player.

Ketika kamu mencoba masuk ke dalam permainan dari main menu screen atau transisi gameplay yang membutuhkan loading screen seperti menerima invite dari pemain lain. Biasanya kamu akan mendapatkan pesan error.

Ubisoft sendiri mengonfirmasi masalah ini muncul karena banyaknya jumlah pemain yang masuk ke dalam server sehingga mereka menyarankan untuk melakukan restart game setiap 2-3 jam.

Itu dia ulasan game The Division 2 Private Beta. Secara garis besar, gameplay tidak berubah karena masih sama dengan versi sebelumnya. Namun, dengan banyaknya pembaruan dari sisi pertarungan membuat game ini layak untuk dimainkan secara keseluruhan.

Mari kita lihat apakah saat perilisannya nanti, game ini jadi jauh lebih baik lagi. Semoga!


Like it? Share with your friends!

Chipsman

Game Enthusiast yang jatuh cinta dengan dunia industri gim dan game development. Gim favorit yang dimainkan adalah Gears of Wars, State of Decay, Warframe, The Uncharted.

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *