Review She And The Light Bearer: Sebuah Perjalanan Membawa Harapan


review-she-and-the-light-bearer-featured

Setelah demonya rilis di bulan November 2018 lalu, gim She And The Light Bearer dari Mojiken Studio akhirnya dirilis di Steam. Sejak pertama kali diperkenalkan, gim ini menjanjikan visual yang sangat indah. Namun pertanyaannya tentu apakah gim ini punya kualitas yang lebih dari sekadar visual saja?

Dalam kalimat singkat, bisa dibilang She And The Light Bearer memberikan pengalaman yang tidak saya sangka. Untuk lebih lengkapnya, yuk simak review ini.

Perjalanan Menyelamatkan Hutan

review-she-and-the-light-bearer-gameplay-1

Kamu akan bermain sebagai Firefly yang mengemban tugas besar. Ia harus menjelajahi hutan dan membangunkan roh hutan bernama Mother. Jika tidak, Devourer akan muncul dan merusak hutan tersebut.

Sepanjang perjalanan, Firefly akan bertemu dengan beberapa karakter. Mereka akan membantu memberikan jalan dan alat untuk menemukan Mother. Bantuan tersebut tentu tidak gratis. Karena ia adalah “yang terpilih” untuk menyelamatkan hutan, ia harus menjalankan beberapa tugas untuk membuktikan diri.

She And The Light Bearer adalah gim dengan genre point and click. Tugas dan masalah yang kamu hadapi adalah teka-teki sederhana. Untuk memecahkannya, kamu harus menemukan dan/atau menggunakan objek yang kamu temukan.

review-she-and-the-light-bearer-gameplay-2

Secara keseluruhan, teka-teki yang ada dalam She And The Light Bearer biasa saja. Objek mana yang harus kamu klik sudah ditunjukkan dengan efek visual tersendiri. Selain itu, karakter yang memberikan tugas atau teka-teki biasanya memberikan arahan untuk solusinya.

Memang, ada beberapa teka-teki yang memerlukan backtracking, tapi kamu biasanya hanya perlu pindah satu area untuk menemukan solusi yang kamu cari. Artinya pengalaman yang kamu dapatkan akan terasa linier.

Namun itu tidak masalah karena dalam She And The Light Bearer, gameplay bukanlah sorotan utamanya. Yang membuat gim ini berkesan adalah cerita dan presentasi cerita tersebut.

Semua Orang Membawa “Harapan” Masing-masing

review-she-and-the-light-bearer-gameplay-3

Sejak bagian prolog, She And The Light Bearer langsung memperlihatkan kualitasnya dari segi visual. Semua visual dalam gim ini, mulai dari latar hingga karakter, merupakan gambar hand-drawn yang terlihat sangat indah. Hampir semua scene dan area layak kamu jadikan screenshot. Jangan khawatir, setelah menamatkan gim ini kamu akan mendapatkan galeri untuk itu.

Bersama dengan visual tersebut, musik dalam She And The Light Bearer juga melengkapi perjalananmu. Mayoritas musik dalam gim ini sangat menenangkan layaknya sebuah hutan yang hijau.

Meskipun grafis dan audio gim ini sangat bagus, satu hal yang membuat gim ini menarik perhatian saya adalah karakternya. And boy they are so endearing.

review-she-and-the-light-bearer-gameplay-4

Semua karakter dalam She And The Light Bearer punya kepribadian yang sangat kental. Ini membuat semua interaksi dan dialog yang terjadi dalam gim menarik untuk disimak. Yang jadi bintang dalam gim ini tentu Firefly sang karakter utama.

Meskipun menjadi “yang terpilih” untuk menjalankan tugas penting, Firefly bukanlah karakter jagoan. Ia adalah kunang-kunang yang sangat muda, mungkin terlalu muda untuk mengemban tugas menyelamatkan sebuah hutan dari makhluk jahat. Ia baik hati, namun masih sangat lugu akan dunia luar.

Seringkali ia bingung, kesal, dan juga takut ketika berinteraksi dengan karakter lain atau dihadapkan dengan situasi yang asing. Emosi tersebut diperlihatkan dengan baik melalui beragam ekspresi yang ia perlihatkan. Ditambah dengan penulisan serta suara dialog yang pas, ekspresi Firefly serta karakter lainnya juga menjadi satu alasan mengapa semua karakter di She And The Light Bearer terasa natural.

review-she-and-the-light-bearer-gameplay-5

Firefly sebagai karakter utama juga tetap memiliki karakter yang konsisten. Setelah belajar hal baru dan membuktikan diri, ia tetap takut dan bingung dengan apa yang dihadapi. Ketakutan yang ia rasakan juga makin kuat ketika permainan mendekati bagian akhir. Karena terlepas dari apa yang sudah ia lalui, menjadi satu-satunya harapan untuk menyelamatkan “dunia” bukanlah hal mudah, terutama untuk Firefly muda yang belum pernah melihat dunia. Namun di tengah semua itu, ia tetap maju dan menjalankan tugasnya.

Pada titik tertentu saya merasa makin terhubung dengan Firefly dan perjalanannya di She And The Light Bearer. Saya sempat bertanya-tanya mengapa. Apa yang membuat gim point and click dengan cerita ala dongeng ini bisa menyentuh.

review-she-and-the-light-bearer-gameplay-6

Setelah selesai bermain saya akhirnya tahu: apa yang dilalui Firefly tidak jauh berbeda dengan apa yang kita alami. Memang, kita bukanlah menjadi seorang yang terpilih untuk menyelamatkan dunia. Namun dalam hidup ini kita akan sering menghadapi berbagai cobaan. Siap atau tidak, cobaan tersebut harus dilalui, entah itu demi diri sendiri ataupun orang lain.

Terkadang, cobaan yang kamu hadapi mungkin terlalu berat dan asing. Kamu ragu dan takut bahkan untuk mengambil keputusan dan terus maju. Namun pada akhirnya kamu harus tetap maju, karena apa yang ingin kamu capai ada di ujung sana. Jika kamu bersungguh-sungguh, seluruh dunia akan mencoba membantumu ke sana.

review-she-and-the-light-bearer-gameplay-7

Mungkin interpretasi kamu berbeda, dan itu tidak masalah. Karena medium cerita seperti gim memang bisa menimbulkan opini dan interpretasi yang berbeda dari masing-masing pemainnya. Satu hal yang jelas adalah She And The Light Bearer berhasil membuat saya diam dan berpikir untuk memaknai cerita singkat yang ada di dalamnya.


She And The Light Bearer mungkin tidak memberikan pengalaman gameplay yang menantang atau mutakhir. Namun selama dua hingga tiga jam memainkannya, gim ini akan membawamu ke sebuah petualangan yang akan menggugah.


Like it? Share with your friends!

Kaoru

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *