Review RiME : Mengajarkan Cara Berdamai dengan Kematian


Gim ini adalah salah satu gim yang paling dinantikan di tahun 2017 lalu karena menampilkan desain ilustrasi dunia yang sangat ciamik. Perpaduan antara pencahayaan, objek, waktu semuanya sangat terasa nyata.

Kisah pengembangan gim ini sendiri cukup unik. Awalnya, Tequila Works mengembangkannya khusus untuk judul eksklusif Xbox Live Arcade dan Windows 8, kemudian menawarkannya ke Microsoft.

Tetapi proposal pengembangan ditolak karena tidak sesuai dengan fitur multiplayer dan social gaming yang ditekankan oleh Xbox Live Arcade. Sampai akhirnya RiME malah bergabung dengan Sony dan akan masuk menjadi judul eksklusif PS4 mereka.

Gim ini mencuri perhatian saat pagelaran Gamescom 2013 saat sesi gim indie PlayStation. Namun, terlepas waktu pengembangan yang berlangsung lama, RiMe tak kunjung dirilis. Untungnya, publisher Greybox dan Six Foot akhirnya berkolaborasi untuk memastikan RiME dirilis ke pasaran.

Akhirnya, tahun 2016 Tequila Works berhasil mengakuisisi RiME kembali dari Sony setelah ketidakjelasan pengembangan sebelumnya. RiME sendiri dimainkan dalam tampilan third person.

Gim ini menceritakan mengenai karakter yang akan kamu mainkan, yaitu seorang bocah laki-laki yang terdampar di sebuah pulau misterius dengan menara raksasa di tengahnya. Tugasmu adalah menjelajahi seluruh pulau yang dipandu oleh rubah berwarna oranye.

Ketika bermain, kamu akan menemukan sosok pria misterius dengan jubah merah. Namun, setiap kali mengejarnya, kamu malah tidak akan pernah mendapatkan kesempatan untuk mengungkap siapa sosok tersebut.

Kamu dapat melakukan banyak hal mulai dari berlari, memanjat, membawa objek, dan mendorong atau menarik objek yang lebih besar untuk menyelesaikan teka-teki yang ada. Kamu juga dapat berteriak atau bernyanyi untuk membuat patung-patung di sekitar lokasi bercahaya atau membuka pintu dalam waktu yang terbatas.

Selama permainan, kamu akan mencoba mengingat bagaimana kamu bisa terdampar di pulau itu. Seiring berjalannya waktu, kamu akan menyadari bahwa bocah laki-laki tersebut dan ayahnya sebelumnya berada di laut ketika badai menghantam dan ayahnya jatuh ke laut.

Bocah itu berusaha menyelamatkannya tetapi hanya bisa memegang sebagian dari bagian jubah merahnya. Bocah laki-laki itu memakai kain ini untuk mengingatnya ayahnya dan membawanya ke menara pusat.

Saat kamu menaiki menara, kamu akan mendatangi area tambahan yang masing-masing secara individual mewakili lima tahap kesedihan. Akhirnya saat mencapai puncak menara, kamu akan melihat kepergian rubah yang sudah menemanimu dari awal.

Kamu akan kembali ke menara pusat dan menemukan bahwa sekarang terbalik di dalamnya dan memanjat kembali menuju pulau di awal cerita.

Di akhir cerita, kamu akan menyadari bahwa cerita gim ini sebenarnya berasal dari perspektif sang ayah yang menceritakan anaknya yang hilang di laut. Pulau dan menara yang dijelajahi adalah bagian dari pikirannya sendiri yang muncul untuk menolak kehilangan sang anak.

Ayahnya membayangkan ketika anaknya telah kembali kepadanya dengan pergi ke kamar anak laki-laki itu, memeriksa semua mainannya, dan ketika ia berbalik untuk pergi, ia melihat penglihatan anaknya dengan kain merah yang muncul di tempat tidur.

Dengan sadar, ia memeluk putranya yang langsung menghilang dan meninggalkan kain merah di tangannya. Sang ayah akhirnya pergi ke arah jendela dan melepaskan kain, tersebut untuk menerima kehilangan sang anak.

Terdapat 5 level di gim ini, yaitu Denial, Anger, Bargaining, Depression, dan Acceptance. Desain level ini mengambil referensi dari model Kübler-Ross yang dikenal dengan “Five Stages of Grief” atau “Lima Tahap Kesedihan”.

Model ini pertama kali diperkenalkan oleh psikiater Swiss-Amerika Elisabeth Kübler-Ross dalam bukunya tahun 1969, On Death and Dying. Model ini menggambarkan perkembangan status emosional yang dialami oleh pasien yang sakit parah setelah diagnosis mulai dari penolakan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan.

Kevin Sardà Pérez selaku Designer tahu benar bagaimana merepresentasikan ide tulisan storyline yang diberikan oleh Rob Yescombe dan Raúl Rubio Munárriz selaku Writer. Di awal cerita, kamu akan menganggap bahwa bocah laki-laki ini yang telah kehilangan ayahnya, namun sebaliknya.

Seiring berjalannya waktu, kamu disadarkan bahwa jalan cerita gim ini menggambarkan proses emosional yang dihadapi oleh sang ayah dalam menerima kehilangan anak laki-lakinya di lautan.

Di level pertama Denial, kamu akan mengetahui bahwa sang ayah masih berada di dalam tahap penolakan yang lebih mempercayai realitas palsu lebih baik dengan masih mempercayai bahwa anaknya tidak hilang.

Kamu akan memainkan karakter bocah laki-laki untuk mencari sosok lelaki berjubah merah di setiap tempat. Di akhir cerita akan muncul cutscene bahwa jubah merah tersebut milik sang ayah yang menghilang di tengah badai ketika berlayar.

Di level kedua Anger, kamu ditantang bertahan hidup dari serangan burung raksasa dengan cara berlindung di bawah awan hitam yang harus dilepaskan di tiap tempat.

Cutscene di akhir level menjadi jelas bahwa sebenarnya bocah laki-laki yang hilang dan sang ayah mengakui bahwa penolakan tidak dapat dilanjutkan. Ia menjadi frustrasi dan selalu mengatakan bagaimana ini bisa terjadi pada saya dan mengapa ini terjadi.

Di level ketiga Bargaining, sang ayah masih melakukan negosiasi dengan melibatkan harapan. Ia melakukan kompromi agar dapat menghindari penyebab kesedihan ini. Di level keempat Depression, sang ayah akan dihadapkan pada keputusasaan untuk mengakui bahwa anak laki-lakinya telah mati.

Di level kelima Acceptance, sang ayah sadar bahwa kematian adalah masa depan yang tak terelakkan yang dapat menimpa orang yang dicintai bahkan untuk anaknya sendiri.

RiME adalah gim dengan genre puzzle yang dikembangkan oleh Tequila Works. Gim ini dirilis untuk Microsoft Windows, PlayStation 4, dan Xbox One pada Mei 2017, dan untuk Nintendo Switch pada bulan November 2017 lalu.


Like it? Share with your friends!

Chipsman

Game Enthusiast yang jatuh cinta dengan dunia industri gim dan game development. Gim favorit yang dimainkan adalah Gears of Wars, State of Decay, Warframe, The Uncharted.