Review Gears 5 Campaign: Saga Gears Terbaik!


Penasaran, apa yang membuat judul ini menjadi seri Gears terbaik?

review gears 5

Review Gears 5 kali ini akan melanjutkan artikel sebelumnya yang berisi beberapa prediksi cerita perihal konflik apa yang bakal dijumpai dalam Gears 5Terbukti, prediksi yang disampaikan hampir 80% sama dengan jalan cerita di Gears 5 Campaign.

Sebagai catatan, artikel kali ini khusus membahas mengenai jalan cerita utama dari Gears 5, yaitu Campaign. Sedangkan, untuk mode Versus, Horde, dan Escape akan dituliskan di artikel yang berbeda.

Simak ulasan Gimbot mengenai review Gears 5 untuk mode Campaign di bawah ini.

Jalan Cerita yang Emosional

review gears 5

Gears 5 terasa berbeda dari seri sebelumnya. Selain karena tidak adanya unsur kata “War” di dalam gamenya seperti seri-seri sebelumnya, judul kali ini mengambil sudut pandang cerita yang baru pada Kait Diaz.

Jalan cerita di Gears 5 kali ini akan berfokus pada Kait Diaz, seorang Outsider yang ternyata adalah keturunan Locust dan berusaha mengungkapkan rahasia kenapa ia akhir-akhir ini sering bermimpi buruk tentang Locust. Terlebih bagaimana keluarganya bisa memiliki keterkaitan dengan mereka.

Tentu saja, Kait masih akan ditemani oleh karakter protagonis lainnya dari seri sebelumnya, yaitu JD Fenix, Delmont Walker, dan Marcus Fenix. Tidak ketinggalan, ada banyak karakter dari seri Gears sebelumnya yang juga turut meramaikan jalan cerita Gears 5 ini mulai dari Baird, Paduk, Cole, Clayton Carmine. Bahkan Fahz sebagai karakter baru juga turut andil.

Awalnya, kamu akan tetap memainkan JD Fenix sebelum nanti berganti ke Kait Diaz. Semuanya dimulai ketika Baird meminta regu JD untuk menemukan komponen yang dapat mengakses satelit Hammer of Dawn.

Berhasil melaksanakan tugas, sosok JD cukup kontroversi di kalangan COG. Terungkap bahwa JD adalah sosok yang memberikan Fahz izin untuk menembak para pengunjuk rasa yang melakukan aksi protes dahulu. Hal ini membuat kepercayaan Del dan Kait luntur sebagai teman.

Tiba-tiba, Swarm melakukan serangan besar-besaran ke arah warga sipil yang membuat JD mengambil keputusan nekat dengan meminta Baird menembakkan Hammer of Dawn yang masih belum stabil ke arah musuh. Hasilnya, bisa kamu duga bahwa itu adalah salah satu dari keputusan ceroboh yang dibuat JD.

Berpindah ke Kait. Prediksi bahwa Kait adalah sosok pengganti Myrrah Queen, sang pemimpin Locust menjadi kenyataan. Kait ternyata dapat terhubung dengan jalur pikiran Swarm dan mengendalikannya. Perasaan emosi yang tidak stabil ini membuat Kait melakukan pembantaian di desa yang harusnya ia selamatkan.

BACA JUGA: 5 Game Racing Terbaik Rekomendasi Gimbot untuk PC di Tahun 2019

Merasa ada yang aneh, Kait akhirnya ditemani oleh Del dan robotnya Jack untuk menemukan fasilitas yang diceritakan oleh Markus di arah utara, yaitu Mount Kadar, tempat di mana Locust berasal.

Di sini, semua rahasia tentang Locust terungkap dan masa depan Sera akan ditentukan. Berhasilkan Kait meloloskan diri dari mimpi buruknya karena kejaran Locust yang terus mengganggunya? Dan apa silsilah keluarga Kait sebenarnya?

Atau sebenarnya, Kait ada di pihak mana, manusia atau Locust? Siapa sebenarnya Myrrah Queen? Rahasia apa yang selama ini COG dan UIR tutupi selaku faksi pemerintahan?

Combat yang Penuh Aksi

review gears 5

Mengusung close cover combat adalah ciri khas dari seri Gears. Gears 5 masih menawarkan pengalaman pertempuran yang sama dengan penambahan beberapa elemen senjata dan lingkungan bertarung.

Kamu akan menemukan banyak senjata baru untuk menggantikan senjata utama COG yang sering digunakan seperti Lancer dan Gnasher. Apapun pilihan senjatamu, suara ledakan dan tembakan akan terus terdengar di mana pun kamu berada.

Gears 5 juga menawarkan pengalaman bertarung baru sesuai dengan keadaan lingkungan seperti cuaca. Misalnya, ketika terjadi badai salju maka tembakan yang kamu keluarkan akan terbang mengikuti arah angin. Sehingga kamu membutuhkan strategi terbaik terutama dalam menghemat amunisi senjatamu.

Selain itu, terdapat banyak musuh baru yang membuatmu harus mengatur ulang strategi bertarung agar lebih maksimal. Contohnya adalah Flock yang merupakan kawanan Swarm yang dapat terbang dan menyerang tiba-tiba. Atau hadirnya Warden yang mengajakmu untuk melakukan pertarungan melee.

Gameplay RPG Baru

review gears 5

Untuk pertama kalinya, seri Gears memiliki elemen RPG di dalam mode Campaign. Karakter yang mendapatkan kesempatan untuk RPG ini adalah Jack, robot milik Baird yang diserahkan kepada Del.

Support dari robot yang satu ini cukup membantu dalam pertempuran karena kemampuannya yang dapat menghilang, menembakkan flash, hingga mengambil senjata musuh ke tempatmu.

Jack memiliki item yang disebut dengan component untuk meningkatkan skill miliknya. Kamu harus mencari component ini di sepanjang permainan dengan melakukan eksplorasi di dalam ruangan sampai menjelajah area map baru yang tersebar di segala penjuru.

Semakin kuat skill milik Jack, semakin mudah pula tugasmu dalam melancarkan serangan kepada musuh. Artinya, kemungkinan berhasil melewati serangan Swarm dan Locust menjadi lebih besar.

Buddy AI yang Bermasalah

review gears 5

Gears 5 memang menawarkan pengalaman bermain dengan storyline yang berbeda sehingga bermain secara solo adalah suatu kenikmatan tersendiri. Walaupun sebenarnya kamu juga dapat memainkannya dalam opsi multiplayer baik local dengan split screen atau online.

Normalnya, jika kamu memainkan Campaign secara solo, kamu dapat bermain dengan dua orang temanmu dengan pilihan Kait, Del, atau Jack. Buddy AI cukup memberikan bantuan yang sangat membantu ketika pertarungan dimulai dengan menembakkan senjata, melemparkan granat, dan melakukan revive.

Masalah mulai terlihat ketika berhadapan dengan bos musuh. Buddy AI menjadi karakter yang tidak membantu layaknya pertarungan normal atau tidak cukup responsif untuk menghindari serangan musuh dan obstacle berbahaya.

Yang perlu diingat, siapapun karakter yang mati artinya adalah game over dan kamu harus mengulang lagi dari checkpoint sebelumnya. Di seri Gears of War sendiri, masalah ini sudah mulai terlihat di mana karakter buddy AI malah mendekati bos musuh RAAM dan mati seketika.

Contohnya adalah ketika Kait dan Del berhadapan dengan Matriarch, Locust berjenis Berserker yang berbadan besar dengan duri di bagian belakang tubuhnya dan dapat menghancurkan apa pun yang ada di depannya serta melemparkan duri.

Tentu saja, dengan sekali lihat, semua pemain akan menyadari bahwa Matriarch sangat berbahaya. Satu-satunya kelemahannya adalah bagian punggungnya yang akan terbuka ketika ia jatuh ke dalam lubang es dan membeku.

Karakter buddy AI untuk Kait/Del tidak bereaksi dengan menyerang musuh atau menyerang titik lemahnya. Bahkan mereka terjatuh ke dalam lubang es yang sebenarnya disiapkan untuk Matriarch.

Hal ini tentu saja membuat frustasi gamer yang hampir di ujung kemenangan karena telah membuat darah bos musuh berkurang tetapi digagalkan karena buddy AI yang mati entah karena serangan bos musuh atau jatuh ke dalam perangkap.

Masalah seperti ini mungkin tidak dirasakan oleh semua gamer dan mereka tidak merasa kesulitan bermain secara solo. Tetapi bagi Gimbot hal ini cukup mengganggu dan lebih memilih untuk memainkannya secara multiplayer.

Kesimpulan

review gears 5

Tidak diragukan lagi, Gears 5 ini adalah saga Gears terbaik. Ada banyak hal baru di dalamnya yang membuat bernostalgia dengan permainan Gears yang mengusung close cover combat shooter mulai dari pertarungan yang penuh aksi, elemen RPG, serta jalan cerita yang mendalam.

Khusus bagian jalan cerita, hal ini akan lebih personal bagi gamer yang memainkannya dari seri pertama karena semuanya memiliki benang merah. Gears 5 seolah menjadi bagian pelengkap untuk menceritakan rahasia yang selama ini tidak pernah diceritakan di seri sebelumnya.

Namun, untuk kamu yang baru mengenal saga Gears dan ingin memainkannya tidak perlu khawatir karena terdapat dua video yang menjelaskan alur cerita sebelumnya, yaitu Gears of War 4 dan sejarah perang serta mode Bootcamp untuk membantumu mengenal gameplay Gears.

Gimbot sendiri sangat merekomendasikan Gears 5 untuk kamu pecinta game shooter baik yang memang sudah pernah memainkan seri Gears atau belum. Bagi kamu yang memang mencari game untuk menikmati jalan cerita atau storyline, game ini juga sangat disarankan untuk dimainkan.

Seri Gears selalu menjadi game shooter terbaik yang pernah ada karena eksklusivitasnya yang hanya ada di Xbox dan Windows. Terlebih, peran Xbox Game Studios (di bawah naungan Microsoft) memang memiliki portofolio yang apik untuk game shooter.

Gears 5 dapat kamu beli di Xbox Store untuk Xbox One dan Microsoft Store untuk Windows seharga $59.99 untuk Standard Edition dan $79.99 untuk Ultimate Edition. Sedangkan di Steam, Gears 5 dibanderol sebesar Rp249.999.

Yang perlu diingat, jika kamu ingin memainkan game ini di Xbox One secara multiplayer online, kamu membutuhkan subscription Xbox Live Gold yang dijual terpisah. Untungnya, Xbox memberikan penawaran promo subscription Xbox Game Pass Ultimate (Xbox Game Pass + Xbox Live Gold) seharga $2 untuk dua bulan pertama.


Aria

Game Enthusiast yang jatuh cinta dengan dunia industri gim dan game development. Gim favorit yang dimainkan adalah Gears of Wars, State of Decay, Warframe, The Uncharted.