Rekap Berita Esports dalam Sepekan – 30 Maret 2020

Pekan ini makin banyak turnamen esports muncul mengganti aktivitas offline, dari MotoGP Virtual Race sampai Smash Bros The Quarantine Series.


Kembali lagi bersama Gimbot dalam rubrik Rekap Berita Esports dalam Sepekan, edisi tanggal 30 Maret 2020. Seperti biasa, dalam artikel rutin ini kamu bisa mengikuti perkembangan terbaru dunia esports baik dari dalam maupun luar negeri.

Minggu ini, semakin banyak turnamen esports diadakan secara online sebagai ganti aktivitas offline. Contohnya MotoGP Virtual Race dan Super Smash Bros. The Quarantine Series. Simak juga perkembangan dunia esports Jepang yang tampaknya akan tumbuh pesat dalam waktu dekat berkat dukungan pemerintah.

Alex Marquez Juara MotoGP Virtual Berkat Bantuan Atlet Indonesia

Sumber: MotoGP

MotoGP termasuk salah satu cabang olahraga yang terpaksa ditunda akibat wabah penyakit COVID-19. Sebagai gantinya, mereka mengadakan turnamen esports dengan judul MotoGP Virtual Race alias #StayAtHomeGP. Balapan ini digelar pada hari Minggu, 29 Maret kemarin, dan diikuti oleh sejumlah pembalap ternama seperti Marc Marquez, Fabio Quartraro, dan Alex Rins. Kamu bisa menonton video balapannya di channel YouTube MotoGP eSport.

Balapan ini menggunakan game resmi MotoGP 19 yang dikembangkan oleh Milestone, terdiri dari enam putaran, dan mengambil lokasi sirkuit Autodromo del Mugello, Italia. Pemain yang jadi juara di akhir adalah Alex Marquez dari tim Repsol Honda. Menariknya, Marquez berkata bahwa kemenangannya itu berkat bantuan dari seorang pembalap esports MotoGP asal Indonesia, Putut Maulana alias Moe27, yang bermain untuk tim LCR Honda.

“Saya tahu sebelum balapan bahwa saya bukanlah yang tercepat, terutama di satu lap, jadi target saya adalah berusaha sekonsisten mungkin. Saya sempat bertarung sengit melawan Pecco di lap pembukaan sampai dia mengalami crash di Arrabbiata. Saya ingin mengucapkan terima kasih pada Putut Maulana [Moe27 – pembalap MotoGP esports dari Indonesia] yang memberikan saya sejumlah tips untuk setup,” ujar Marquez.

ESL Kerja Sama dengan PUBG Mobile untuk Program Esports Tahun 2020

Sumber: ESL

ESL baru-baru ini mengumumkan kerja sama dengan PUBG Mobile untuk program esports baru sepanjang tahun 2020. Lewat program baru ini, ESL akan menawarkan kesempatan bagi atlet esports PUBG Mobile seluruh dunia untuk bertarung memperebutkan hadiah senilai US$5.000.000 (sekitar Rp81,8 miliar).

Salah satu hasil kerja sama itu akan diwujudkan dalam bentuk pembuatan studio baru di Katowice, Polandia, yang akan menjadi lokasi khusus untuk pertandingan-pertandingan esports PUBG Mobile secara offline (menyesuaikan dengan kondisi kesehatan dunia). ESL dan PUBG Mobile juga akan menggelar sejumlah turnamen sepanjang tahun, dengan puncaknya pada PUBG Mobile World Championship yang menawarkan hadiah US$1.000.000.

The Quarantine Series, Turnamen Online Super Smash Bros. untuk Pemain Kelas Dunia

Sumber: Cr1tikal

Masih berkaitan dengan pandemi COVID-19 yang membuat organizer sulit menggelar turnamen secara offline, dua pemain dari komunitas Super Smash Bros. Ultimate mengadakan turnamen online dengan mengundang sejumlah pemain kelas dunia. Dua orang itu adalah Alpharad dan Cr1tikal yang sama-sama sudah terkenal di dunia Super Smash Bros. sebagai kreator konten dengan jutaan follower.

Alpharad dan Cr1tikal mengadakan kompetisi berjudul The Quarantine Series, dengan hadiah sebesar US$10.000 (sekitar Rp164 juta). Kompetisi ini berjalan selama empat bulan, dimulai dengan turnamen pertama pada tanggal 29 Maret kemarin. Daya tarik utamanya tentu para partisipan yang melibatkan sejumlah atlet terkenal bahkan juara dunia, seperti MkLeo, Hungrybox, Marss, Samsora, dan banyak lagi.

Untuk turnamen pertama ini, kemenangan diraih oleh Kola yang mengandalkan karakter Cloud Strife. Kamu bisa menonton video pertandingannya di channel YouTube Alpharad atau channel Twitch Cr1tikal.

Jepang Ingin Tingkatkan Partisipasi Sosial Kaum Difabel Lewat Esports

Sumber: KYODO via The Japan Times

Pemerintah Jepang dikabarkan ingin memanfaatkan esports untuk menggenjot kekuatan ekonomi regional serta meningkatkan partisipasi sosial bagi kaum difabel. Mereka menargetkan pendapatan ekonomi senilai 285 miliar Yen (sekitar Rp43,3 triliun) pada tahun 2025, terdiri dari pemasukan dari penjualan tiket, siaran serta periklanan online, penggelaran turnamen, serta pengadaan perlengkapan untuk korporat.

Untuk meraih tujuan ini pemerintah Jepang akan bekerja sama dengan sejumlah perusahaan serta pakar hukum untuk membuat panduan atau regulasi yang mendukung industri esports. Saat ini industri game di Jepang masih lebih didominasi oleh game tradisional atau single-player, namun tampaknya esports akan mengejar dalam waktu dekat.


Ayyub Mustofa

Jarang main game sampai tamat kecuali untuk review. Menyukai hampir semua genre, dan hingga kini masih menunggu kemunculan Megaman X9.