PUBG Mobile Jadi Game Mobile Terlaris Dunia di Bulan Mei 2020

Dominasi PUBG Mobile dan Honor of Kings ternyata terjadi di platform iOS, sementara di Android game ini kalah dengan beberapa judul lain.


Tencent kembali membuktikan bahwa mereka adalah rajanya genre battle royale, setidaknya di platform mobile. Selama bulan Mei 2020 kemarin, PUBG Mobile yang diterbitkan oleh Tencent berhasil menjadi game mobile dengan pemasukan paling tinggi sedunia. Kabar ini dilaporkan oleh perusahaan penyedia data aplikasi mobile ternama, yaitu Sensor Tower.

Total pemasukan PUBG Mobile pada bulan Mei 2020 diperkirakan mencapai lebih dari US$226 juta, atau sekitar Rp3,2 triliun. Itu artinya terjadi peningkatan sekitar 41% bila dibandingkan pemasukan bulan Mei tahun sebelumnya. Pemasukan ini dihitung dari pembelian in-app purchase dari Google Play serta Apple App Store, juga termasuk pemasukan dari Game for Peace/Peacekeeper Elite.

Game for Peace, versi modifikasi dari PUBG Mobile | Sumber: GameStation

Kalau kamu belum tahu, Game for Peace adalah PUBG Mobile versi modifikasi yang khusus diterbitkan di Cina. Dibandingkan versi aslinya, Game for Peace mengandung konten yang lebih nasionalis, juga memiliki konten kekerasan yang dikurangi. Contohnya tampilan darah yang diganti dengan cairan berwarna, juga animasi kematian yang diganti jadi lebih jenaka.

BACA JUGA: Pandemi Meningkatkan Perilaku Konsumtif di Kalangan Gamer Mobile

Sementara itu, Honor of Kings (alias Arena of Valor) mengekor di belakang PUBG Mobile sebagai pemegang peringkat dua. Game yang juga diterbitkan oleh Tencent ini meraih sekitar US$204,5 juta atau sekitar Rp2,9 triliun. Menariknya, 95% pemasukan Honor of Kings ternyata datang dari Cina. Negara lain seperti Thailand hanya menyumbang pemasukan kira-kira 2,2% saja.

Dominasi Tencent itu nyata adanya | Sumber: Sensor Tower

Sensor Tower menunjukkan bahwa dominasi Honor of Kings serta PUBG Mobile terjadi terutama di platform iOS. Sebaliknya, posisi PUBG Mobile di Google Play justru merosot ke peringkat 8, kalah oleh beberapa game lain seperti Rise of Kingdoms, Monster Strike, serta peringkat 1 yang dipegang oleh Coin Master. Game battle royale pesaingnya, Garena Free Fire, masih bisa bersaing di posisi 10. Sementara Honor of Kings tak masuk peringkat.

Game mobile lain yang menunjukkan performa kuat adalah Pokémon GO. Mungkin terdengar aneh karena seharusnya pandemi membuat orang jadi sulit keluar rumah. Tapi Niantic telah memberi berbagai update sehingga penggemar tetap bisa bermain di tengah pandemi, dan karena kini aturan lockdown sudah mulai diperlonggar, popularitas Pokémon GO kembali meningkat.

Honor of Kings, 95% pemasukan datang dari Cina | Sumber: WadaGames

Game tersebut berhasil meraih pemasukan US$82,2 juta (sekitar Rp1,2 triliun) di bulan Mei 2020. Ini adalah pemasukan terbesar Pokémon GO sejak September 2019. Nanti bila pandemi sudah usai, bisa jadi PUBG Mobile juga akan memperoleh pemasukan lebih besar lagi berkat dorongan ekosistem esports yang sehat.


Ayyub Mustofa

Jarang main game sampai tamat kecuali untuk review. Menyukai hampir semua genre, dan hingga kini masih menunggu kemunculan Megaman X9.