Pragmata, Calon Game Besar Capcom?


Pragmata kini berdiri tegak sebagai kandidat terkuat untuk mendominasi pasar game di tahun 2026.

Setelah bertahun-tahun diselimuti misteri dan beberapa kali mengalami penundaan, antusiasme komunitas global meledak saat demo gratis bertajuk Pragmata: Sketchbook resmi dilepas ke publik.

Hasilnya sangat fantastis; lebih dari 2 juta pemain di berbagai platform—mulai dari PS5, Xbox Series, PC, hingga Nintendo Switch 2—telah mengunduh dan mencicipi cuplikan petualangan ini.

Angka tersebut berjalan beriringan dengan jumlah wishlist yang juga menembus 2 juta, sebuah sinyal kuat bahwa Pragmata bukan sekadar proyek eksperimental, melainkan calon pilar utama Capcom selanjutnya yang siap bersanding dengan nama besar seperti Resident Evil dan Monster Hunter.

Daya tarik utama yang membuat Pragmata diprediksi menjadi “The Next Big Thing” terletak pada perpaduan mekanik permainannya yang sangat unik dan segar.

Alih-alih hanya menjadi game tembak-tembakan biasa, Capcom memperkenalkan sistem tactile combat yang mengombinasikan aksi third-person shooter dengan strategi hacking real-time.

Pemain mengendalikan Hugh, seorang astronot dengan persenjataan berat, namun kekuatan utamanya justru terletak pada sinergi dengan Diana, rekan android mungilnya.

Diana memiliki kemampuan untuk meretas sistem pertahanan musuh melalui sebuah mini-game teka-teki grid yang dinamis. Tanpa retasan Diana, musuh-musuh robotik di stasiun penelitian bulan tersebut hampir mustahil untuk dikalahkan karena lapisan zirah mereka yang sangat tebal.

Kedalaman strategi ini memaksa pemain untuk berpikir cepat di tengah hiruk-pikuk pertempuran, menciptakan ritme permainan yang memuaskan dan belum pernah ada di judul Capcom lainnya.

Selain mekaniknya, narasi emosional antara Hugh dan Diana menjadi bumbu yang sangat kuat. Hubungan “ayah-anak” yang tumbuh di tengah isolasi stasiun bulan yang mencekam memberikan jiwa pada dunianya yang futuristik namun terasa sunyi.

Dengan optimasi maksimal menggunakan RE Engine terbaru, kualitas visual yang dihadirkan—terutama detail Lunafilament yang mampu mereplikasi objek apa pun—terlihat sangat revolusioner.

Keputusan Capcom untuk memajukan jadwal rilis menjadi 17 April 2026 (seminggu lebih awal dari rencana) menunjukkan kepercayaan diri tinggi bahwa proyek ini sudah sangat matang.

Dengan basis pemain demo yang masif dan inovasi gameplay yang solid, Pragmata kini berdiri tegak sebagai kandidat terkuat untuk mendominasi pasar game di tahun 2026.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Junior

Suka banget main game terutama game kompetitif kayak League of Legends dan Dota.