5 Marketing konyol yang Pernah Dilakukan di Industri Game – Part 2

Marketing konyol ini dilakukan oleh beberapa publisher demi membuat game mereka viral dan berharap laku di pasaran!


marketing konyol

Penjualan sebuah game tak hanya bergantung pada bagaimana kualitas game itu sendiri. Salah satu hal yang penting juga untuk digarap adalah mengenai marketing untuk membuat game itu ramai diperbincangkan sebelum akhirnya banyak gamer yang penasaran dan ingin membelinya. Melemparkan trailer, screenshot, dan konten lainnya sudah pasti, namun biasanya, ada beberapa marketing unik yang akhirnya menjadi hal paling berpengaruh dalam penjualan.

Bahkan terkait marketing ini, beberapa publisher rela untuk membuat beberapa strategi konyol yang justru terkadang membuat orang-orang tidak nyaman. Beberapa bulan yang lalu Gimbot pernah membahas soal strategi konyol tersebut dan kali ini kami kembali dengan daftar yang tentunya lebih mengejutkan.

1. Elder Scroll V: Skyrim – Nama Bayi Dovahkiin

Elder Scroll V: Skyrim – Nama Bayi Dovahkiin

Ketika Elder Scroll V: Skyrim diumumkan, semuanya berjalan cukup baik tanpa adanya marketing besar-besaran yang konyol. Memang dari segi popularitas, seri Elder Scroll tak perlu dikhawatirkan lagi. Tapi pada akhirnya hal mengejutkan datang dan membuat game ini dikritik banyak orang karena aksi konyol mereka.

Benar, Bethesda menawarkan hadiah bagus kepada orang tua yang bersedia memberikan nama kepada anak mereka Dovahkiin jika lahir di tanggal peluncuran Skyrim pada 11 November 2011. Dovahkiin sendiri merupakan naga fiksi yang ada di game ini. Lantas apa hadiahnya? Hadiahnya adalah akses gratis ke setiap game Bethesda, dulu, sekarang, dan masa depan.

Gilanya, ternyata ada yang menjawab tantangan ini dan membiarkan nama anaknya menjadi Dovahkiin. Untungnya, meski menggunakan marketing konyol dan sempat dikritik, Skyrim tetap mendapatkan resensi positif dari berbagai pihak.

2. Burnout 2 – Mendapatkan Surat Tilang

Burnout 2 – Mendapatkan Surat Tilang

Burnout 2 merupakan salah satu game yang mengedepankan kecepatan. Ya, sebagai sebuah franchise legendaris yang lebih menonjolkan balapan dan hancur menghancur mobil, tak disangka jika Burnout 2 akan menggunakan sebuah trik marketing konyol dengan menyuruh gamer mendapatkan Surat Tilang! Benar, yang mendapatkan Surat Tilang bakal mendapatkan ganti rugi dari Acclaim Entertainment selaku pihak yang mempromosikan marketing ini.

Hal ini tentu langsung mendapatkan tanggapan dari Pemerintahan Inggris yang tentu saja khawatir akan meningkatnya kasus kriminal akibat marketing tersebut. Akhirnya Acclaim memutuskan untuk membatalkan promosi tersebut sebelum mereka benar-benar ditindak oleh pemerintah.

Pada akhirnya pasar membuktikan, tanpa marketing konyol pun, sejatinya Burnout 2 sudah mendapatkan cukup banyak pembeli bahkan di Inggris, game ini laris dan mendapatkan review positif.

3. Dead Space 2 – Menakuti Ibu-ibu

Hal mengejutkan datang dari Dead Space 2 ketika game ini bakal diluncurkan. Ya, Dead Space 2 merupakan lanjutan dari Dead Space pertama yang menceritakan soal perjalanan seseorang di luar angkasa untuk bertarung dengan Necromorphs. Tapi sayangnya, alih-alih menggunakan iklan yang biasa, EA justru ingin orang-orang mengatakan hal buruk pada Dead Space 2. Ini merupakan iklan tak biasa tentunya.

Caranya bagaimana? Ya, mereka menggunakan 200 ibu-ibu setengah baya yang tak memiliki pengetahuan banyak di industri game. Mereka kemudian disuruh duduk untuk melihat cuplikan paling mengerikan di game Dead Space 2. Mereka direkam dan videonya diberi judul Your Mom Hates Dead Space 2.

BACA JUGA: Merugikan! 5 Strategi Marketing Paling Buruk yang ada di Industri Game

Hal ini langsung memunculkan kontroversi dengan banyaknya kutukan yang diberikan beberapa pihak di mana mereka menganggap ini merupakan pelecehan terhadap feminis. Tak perlu menggunakan marketing model seperti ini, tentunya Dead Space 2 laku keras dengan ulasan yang baik. Marketing konyol tentu tak butuh dilakukan untuk membuat game ini terkenal.

4. Hitman Absolution – Aplikasi Pembunuh Teman

Hitman Absolution – Aplikasi Pembunuh Teman

Sebelum Hitman Absolution meluncur, sejatinya sudah ada empat game Hitman yang sukses mendapatkan banyak tanggapan menarik. Mereka suka dengan konsep Hitman yang menonjolkan cara membunuh target secara detail hingga akhirnya kemunculan dari Hitman Absolution mendapatkan sambutan hangat. Pasalnya, jarak antara game Hitman terakhir dengan Hitman Absolution adalah enam tahun.

Gilanya, promosi game ini melibatkan aplikasi yang dianggap berbahaya. Ya, aplikasi bernama Hire Hitman memungkinkan pengguna untuk mengidentifikasi, mengancam, dan menargetkan teman-teman Facebook mereka untuk dibunuh. Gilanya, aplikasi ini akan bertanya alasan mengapa kalian membunuh teman dan metode apa yang digunakan.

Karena dianggap nantinya akan jadi sesuatu yang berbahaya, aplikasi ini kemudian dihapus. Meski beberapa menganggap lucu, namun tetap saja ini adalah marketing konyol yang bisa membuat Square Enix nantinya rugi sendiri.

5. Shadow Man 2 – Memasang Cover Game di Batu Nisan

marketing konyol

Bicara soal Shadow Man, tentu saja game ini menjadi salah satu game yang bagus dengan penjualan yang bagus pula. Benar, game ini mendapatkan kesuksesan sehingga memiliki potensi meluncurkan seri selanjutnya. Gilanya, di seri kedua, tim marketing memutuskan untuk melakukan sesuatu yang konyol. Ya, marketing konyol yang kemudian mengubur franchise ini hingga tak muncul lagi.

Acclaim Entertainment selaku tim marketing mengajak orang yang baru ditinggalkan anggota keluarganya untuk memasang iklan billboard kecil di batu nisan. Ya, Acclaim menawarkan untuk membayar orang-orang yang rela melakukan itu di batu nisan orang yang mereka cintai. Hasilnya, nol besar.

Marketing konyol ini menjadi kontroversi terlebih Acclaim sendiri mengklaim bahwa mereka ingin menjangkau keluarga yang secara finansial kurang ditambah menurutnya, marketing model seperti ini akan cocok dengan sifat game Shadow Man 2 yang lebih gelap dan mengerikan.

Marketing tak sopan ini tentunya tidak laku dan berdampak pada pandangan negatif orang yang membuat Shadow Man 2 mendapatkan resensi negatif. Game ini kena karma dan tidak laku di pasaran.


Azzizil Adam

Main game gak bakal bikin masa depan suram. Yang bikin suram adalah ketika lo malas berbuat sesuatu! Happy gaming.