Alasan Mother 3 dan Game Jepang Lainnya Tak Mendapatkan Versi Bahasa Inggris


Inilah alasan mengapa Mother 3 dan game Jepang lainnya selalu diwanti-wanti agar mendapatkan lokalisasi bahasa Inggris.

Sepanjang sejarahnya, ada banyak game Jepang yang tidak pernah mendapatkan lokalisasi bahasa Inggris dan/atau didistribusikan secara global. Alasan beragam, dan biasanya karena game tersebut tidak populer atau tidak akan populer di luar Jepang. Tapi ada juga beberapa yang cukup populer secara global yang tetap tidak mendapatkan lokalisasi bahasa Inggris. Dari beberapa game tersebut, rasanya tidak ada yang lebih dicari dan dituntut daripada Mother 3.

Jika kamu mengunjungi konten-konten internet terkait Mother 3, kamu akan melihat komentar berkisar pada “Mother 3 tidak akan muncul di Amerika” atau “ini tidak akan membuat Mother 3 kembali”. Nintendo sendiri sempat membuat skit di E3 2014 menekankan bahwa game itu tidak akan muncul lagi. Mantan presiden Nintendo of America Nintendo Fils-Aime juga selalu ditanya mengenai nasib Mother 3 di barat, bahkan setelah ia pensiun.

Baca juga: 4 Franchise/Seri Game Nintendo Yang Mati Suri

Tuntutan untuk lokalisasi Mother 3 ini sendiri juga tidak hanya berhenti pada membuat satu petisi yang kemudian dilupakan. Saking ditunggunya, penggemar seri ini bahkan rela melakukan hal-hal positif yang mengagumkan untuk memperlihatkan kecintaan mereka terhadap game ini dan berharap Nintendo mau secara resmi merilis Mother 3 untuk pasa global.

Sebelumnya, Ayo Kita Bahas Apa Itu Mother 3

Mother 3 adalah game RPG yang menceritakan kisah seorang anak bernama Lucas dan petualangannya di desa Tazmily yang berlokasi di sebuah pulau bernama Tanetane. Desa yang awalnya sangat damai dan tenang itu kemudian diganggu oleh makhluk bertopeng babi (Pigmask). Mereka merusak kondisi alam, menggabungkan hewan liar di pulai dengan mesin.

Singkat cerita, kehadiran Pigmask menimbulkan beberapa tragedi untuk keluarga Lucas. Dari situ, dimulailah perjalanan Lucas mencari anggota keluarganya dan membasmi para Pigmask yang terus merusak pulau Tanetane. Tentu saja, sepanjang perjalanan Lucas juga bertemu dengan rekan yang bersedia membantunya yaitu Kumatora, Duster, dan seekor anjing bernama Boney.

lokalisasi-mother-3-2

Rilis di tahun 2006, Mother 3 punya proses pengembangan yang sangat panjang dan merepotkan. Game ini sebenarnya sudah mulai dikembangkan sejak tahun 1994, tapi berkali-kali tertunda, berpindah platform, bahkan sempat dibatalkan. Pada akhirnya, game ini rilis di Game Boy Advance di Jepang. Untungnya perjuangan tersebut terbayar paling tidak di Jepang.

Mother 3 adalah game RPG yang cukup iconic dengan banyak aspek yang layak diacungi jempol. Meskipun tetap menggunakan sistem turn-based combat, game ini tetap punya beberapa sentuhan unik seperti bisa melakukan chain attack jika kamu menekan tombol sesuai dengan irama musik. Lalu karakter party kamu juga beberapa kali keluar dan masuk dalam party, membuat kamu harus beradaptasi dengan formasi baru.

Tapi yang membuat Mother 3 sangat berkesan adalah detailnya yang luar biasa dan ceritanya yang tragis. Berbagai elemen di game ini jelas mengambil referensi dari dunia nyata, mulai dari musik sampai nama dan bentuk karakter dan tempat. Cerita yang disajikan juga sulit dilupakan karena memaparkan sebuah kisah yang cukup tragis, tapi dengan beberapa sentuhan komedi ringan. Jangan lupa juga musiknya yang cukup populer bahkan sampai memuncaki Oricon Indie Chart di pertengahan November 2016. Reviewer di luar Jepang yang bisa memainkan game ini pun mengakui bahwa Mother 3 memang layak diacungi jempol.

Sayangnya, review positif di luar Jepang tidak menjamin sebuah game akan mendapatkan lokalisasi bahasa Inggris.

Nintendo, Give Us Mother 3!

Karena Mother 2 mendapatkan lokalisasi bahasa Inggris dengan nama baru yatu Earthbound, tidak heran jika banyak yang mengantisipasi kehadiran Mother 3 bahasa Inggris. Tapi antisipasi tersebut ternyata salah. Hingga hari ini, Nintendo tidak pernah dan sepertinya tidak akan merilis Mother 3 bahasa Inggris. Lalu karena sang pencipta Shigesato Itoi tidak punya niat untuk membuat Mother 4. Dengan kata lain, seri Mother bisa dibilang sudah mati dan hanya menjadi relic masa lalu.

Nintendo tidak pernah mengemukakan alasan mengapa Mother 3 tidak mendapatkan lokalisasi bahasa Inggris. Salah satu alasan utamanya adalah karena pendahulunya, Earthbound, ternyata tidak laku di luar negara asalnya. Karena itu tidak ada alasan untuk membuang uang dan melakukan lokalisasi. Ada juga yang mengatakan bahwa game ini punya tema dan momen yang kontroversial, mulai dari animal abuse, LGBTQ, hingga penggunaan narkotika (misalnya magic mushroom).

lokalisasi-mother-3-kutipan1

Penggemar seri Mother di barat berusaha menyuarakan permintaan mereka agar Mother 3 mendapatkan lokalisasi bahasa Inggris. Sayangnya upaya ini tidak membuahkan hasil dan Nintendo bahkan membuat pernyataan bahwa game tersebut tidak akan mendapatkan lokalisasi sama sekali.

Mendengar pernyataan tersebut, para penggemar ini memutuskan untuk melakukannya sendiri. Dipimpin oleh Clyde “Tomato” Mandelin dan sejumlah penggemar untuk menerjemahkan game ini dalam bahasa Inggris.

Proses terjemahan ini tentu makan waktu dan penuh perjuangan. Mereka harus menerjemahkan teks yang berjumlah 1000 halaman, tapi juga mengimplementasikan teks terjemahan tersebut ke dalam ROM game Mother 3 via hack.

Setelah dua tahun, Mother 3 versi bahasa Inggris buatan penggemar ini akhirnya rilis dalam bentuk patch dengan kualitas lokalisasi yang sangat tinggi. Tidak hanya menerjemahkan secara akurat, versi bahasa Inggris ini juga menyesuaikan beberapa hal termasuk dialek atau aksen unik. Dalam satu minggu pertamanya, lokalisasi ini di-download hingga 100.000 kali.

Membuat ROM hack untuk sebuah game berbayar jelas bukan tindakan legal. Para penggemar ini pun sadar akan risiko tersebut dan mereka siap menghentikan proyek ini kapan pun jika Nintendo mengumumkan niat mereka untuk masa depan Mother 3. Dalam wawancara dengan ArsTechnica, co-owner situs penggemar seri Mother/Earthbound Reid Young mengatakan bahwa petinggi Nintendo pun tahu akan keberadaan proyek lokalisasi ini, tapi tidak mau mengambil tindakan apa-apa.

lokalisasi-mother-3-kutipan2

Tahun 2013, Nintendo kemudian merilis ulang Mother 3 untuk console Wii U, tapi sekali lagi hanya untuk pasar Jepang saja. Sadar akan rencana tersebut, Tomato menyatakan bahwa ia dan tim penerjemah yang ia pimpin rela bersedia memberikan hasil terjemahan Mother 3 yang mereka kerjakan ke Nintendo secara gratis. Ia bahkan bersedia untuk melakukan edit atau alterasi apapun agar yang diinginkan. Semuanya demi Mother 3 rilis di pasar global secara resmi.

Sayangnya, hingga hari ini Mother 3 tidak pernah mendapatkan versi bahasa Inggris yang resmi. Tidak cuma itu, seri Mother/Earthbound juga bisa dibilang sudah mati karena sang kreator Shigesato Itoi menyatakan tidak akan membuat sekuel untuk seri ini.


Terlepas dari itu, tidak bisa dipungkiri bahwa lokalisasi dari para penggemar memperlihatkan pentingnya basis penggemar untuk sebuah game. Para penggemar inilah yang mau membuat komitmen dan dedikasi agar game yang mereka sukai dimainkan oleh banyak orang. Tujuannya tentu saja agar makin banyak pemain yang mendapatkan pengalaman berkesan yang mereka peroleh.


Kaoru