Bagi kalian yang berharap bisa membawa senjata berat dan membantai monster laut raksasa di Subnautica 2, tim pengembang punya pesan yang sangat singkat dan menohok: “Pergi dan mainkan Sons of the Forest saja.”
Unknown Worlds selaku developer secara tegas menyatakan bahwa gim ini sejak awal dibangun di atas fondasi penjelajahan bawah air yang penuh keajaiban dan rasa takjub, bukan sebuah gim aksi yang berfokus pada pertempuran.

Kebijakan ini diperkuat oleh pernyataan dari salah satu level designer mereka yang mengonfirmasi bahwa sebagian besar makhluk besar di dalam gim sama sekali tidak bisa dibunuh, dan tim berkomitmen untuk tetap mempertahankan mekanik tersebut.
Meskipun ada kemungkinan ikan-ikan berukuran kecil nantinya bisa ditangkap untuk bahan makanan darurat, makhluk-makhluk purba dan predator raksasa bawah laut akan tetap dilindungi demi menjaga atmosfer ketakutan sekaligus kekaguman yang menjadi ciri khas seri ini.
Menariknya, komunitas gerak cepat sudah berhasil menciptakan mod khusus yang memungkinkan pemain untuk membunuh makhluk di dalam gim.

Pihak studio mengaku tetap membaca semua masukan tersebut dan berencana menghadirkan sistem pencegah/pengusir makhluk (creature deterrents) yang lebih efektif, namun mereka menutup rapat pintu untuk kehadiran senjata ofensif.
Dengan masa Early Access yang diproyeksikan akan berlangsung cukup lama—hingga 3 tahun ke depan—Unknown Worlds tampaknya ingin memastikan bahwa arah pengembangan gim ini tidak melenceng dari visi utamanya.
Alih-alih berubah menjadi gim survival brutal penuh darah, Subnautica 2 akan tetap setia menjadi sebuah petualangan eksplorasi laut dalam yang murni menguji nyali dan rasa penasaran para pemainnya tanpa bantuan senapan atau tombak mematikan.
