Impresi Marvel Avengers Beta PC – Jangan Berharap Banyak


Akhirnya Gimbot mencoba Marvel Avengers Beta PC. Sayangnya ada cukup banyak kekurangan yang ada di versi PC-nya. Apa itu?

Impresi Marvel Avengers

Akhirnya sebagai pengguna PC, saya kebagian untuk mencicipi salah satu game yang bakal dirilis di tahun 2020 yaitu Marvel Avengers. Seperti biasa, setiap kali ada game superhero meluncur, tentunya saya selalu skeptis bahwa mereka akan memberikan sebuah pengalaman bermain yang solid dan diharapkan. Tak peduli developer besar mana yang membuatnya, rasa skeptis terhadap game superhero selalu ada.

BACA JUGA: Serba Serbi EA Play, Rebranding Layanan Game Subscription Punya EA

Pada akhirnya tidak lama setelah pembukaan beta diumumkan, saya mengunduh dan mencobanya melalui Steam launcher. Setidaknya ada beberapa hal yang menarik untuk dibahas terutama bagi kalian yang ingin membeli versi PC-nya.

Lantas mengapa saya mengatakan bahwa jangan terlalu banyak berharap pada game ini? Jawabannya bakal kalian temukan dalam pembahasan di bawah ini. Berikut ulasannya!

Punya Cerita yang Cukup Menarik

Harus diakui jika ide cerita yang dikembangkan oleh Crystal Dynamic cukup menarik. Di demo ini kita diperlihatkan beberapa hal yang membuat kita bertanya-tanya soal apa yang sedang terjadi. Selain itu premis untuk membuat Avengers terpuruk adalah hal yang keren. Karena dengan begini cerita bisa terasa lebih beragam.

BACA JUGA: 5 Daftar Console Video Game yang Mungkin Belum Pernah Kalian Dengar

Terpuruk dan harus bangkit kembali setidaknya menjadi tema utama dari game yang satu ini. Premisnya memang cukup sederhana dan pasaran tapi cara Crystal Dynamic untuk memberikan pengalaman terbaik lewat cerita yang ada wajib diacungi jempol. Dari sisi cerita jujur saja saya cukup tertarik untuk melihatnya secara penuh.

Masih Butuh Banyak Perbaikan dan Peningkatan

Meskipun dari sisi cerita cukup menarik untuk diikuti, namun Marvel Avengers Beta PC ini harus diakui masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Kenapa? Pasalnya ada banyak sekali kekurangan yang sangat saya rasakan di dalam game ini. Lantas apa saja kekurangannya? Yang pertama adalah combat system di dalam game ini terasa kaku dan kurang fluid.

Masih ada beberapa gerakan yang terasa seperti patah-patah dan terlalu memaksa. Tadinya saya berpikir bahwa itu mungkin adalah ciri khas dari sang hero itu sendiri. Tapi ketika sudah mencoba menggunakan Captain America dan Black Widow yang notabene merupakan petarung tangan kosong, harapan saya melihat combat yang fluid pudar.

Saya sama sekali tidak merasa fun dengan combat yang ada bahkan standarnya berada di bawah Batman Arkham dan Middle Earth Series.

Kemudian kekurangan yang kedua adalah kamera di dalam game ini kabur-kaburan. Ini menjadi salah satu hal yang mengganggu dan kerap membuat saya salah dalam menghajar musuh. Kamera yang kabur ini tak hanya terasa saat pertarungan biasa, bahkan dalam mode QTE pun kamera terasa kurang solid dan membuat pusing. Ada baiknya di momen tertentu Crystal Dynamic memilih untuk menggunakan fix camera saja daripada kamera yang dramatis namun malah bikin pusing. Karena harus diakui, sudut pandang kamera menjadi salah satu hal cukup vital dalam sebuah game. Melihat media game yang lain seperti PCGamesN misalnya, mereka juga mengeluhkan soal sudut pandang kamera.

Lanjut ke kekurangan ketigagame ini memang menghadirkan lima karakter untuk bisa dimainkan. Tapi sayangnya saya pribadi tidak merasakan banyak perbedaan dari lima karakter ini. Masing-masing terasa seperti sama saja, hanya beda karakter dan pola serangan. Mungkin yang paling membedakan adalah ketika menggunakan Iron Man di mana karakter ini bisa terbang, lebih taktis, dan mengandalkan dua pola serangan baik dekat maupun jauh.

Tentu ini menjadi hal yang mengecewakan karena tidak sesuai dengan ekspektasi karena harapan yang saya miliki jauh lebih dari ini, minimal bisa setara dengan Batman: Arkham City di mana di dalam game itu menggunakan Catwoman dan Batman memiliki perbedaan yang mencolok.

Terakhir adalah soal frame rate yang terkadang mengalami penurunan hingga membuat game menjadi stuttering. Ini konstan terjadi baik dalam situasi yang ramai maupun sepi. Saya sudah menurunkan setting ke medium, namun kejadian seperti ini tetap terjadi. Ada baiknya optimisasi dari game ini lebih diperhatikan lagi jika tidak ingin kejadian Assassin’s Creed: Unity dan Batman:Arkham Knight terulang kembali.

Berharapan Jangan Ada Grinding Berlebih dan Mikrotransaksi

Kesalahan terbesar bagi sebuah developer game menurut saya adalah memaksa gamer melakukan grinding gila-gilaan demi bisa melanjutkan progress permainan. Hal ini jangan sampai terjadi di Marvel Avengers tentunya, tapi saya memprediksi bahwa game ini ada arah menuju ke sana. Kenapa demikian? Pasalnya game ini setiap musuh memiliki level tertentu yang akan semakin mudah dikalahkan jika kalian menggunakan gear yang sesuai.

Kemudian yang selanjutnya adalah di dalam game ini ada sejumlah pohon skill yang bisa kalian lengkapi agar karakter kalian semakin kuat untuk menghajar musuh. Dengan begini grinding bisa disematkan dengan tujuan melengkapi seluruh skill tree sampai terpenuhi semuanya. Menyelesaikan banyak misi hanya untuk dapat EXP adalah hal yang buruk tentunya.

Kemudian yang selanjutnya adalah game ini sudah dilingkupi isu soal mikrotransaksi. Sebagai game multiplayer skin bisa menjadi salah satu hal yang menarik untuk pamer. Fitur skin di sini menjadi salah satu fitur yang disediakan dan untuk membukanya tentu ada beberapa hal yang bisa kalian lakukan. Kemungkinan terburuknya adalah bahwa skin-skin ini dijual lewat mikrotransaksi yang gila-gilaan.

Tapi masih ada kemungkinan lain juga di mana gamer bisa meraih skin ini dengan menyelesaikan misi atau berbagai event di dalam game. Entahlah, namun saya berharap jika skin ini bisa diraih secara percuma seperti apa yang terjadi pada Marvel Spider-Man di PlayStation 4.

Kesimpulan

Sebenarnya, di luar kekurangan terhadap game ini, ada banyak potensi yang bisa dimaksimalkan Crystal Dynamic. Tentunya semua bisa menjadi sangat maksimal jika kekurangan-kekurangan tadi sudah dibenahi oleh tim developer. Setidaknya dari sisi teknis seperti combat yang kaku, kamera yang sering kabur, dan optimisasi yang lebih baik sangat wajib mereka perhatikan.

Namun yang jelas untuk saat ini, jangan banyak berharap pada game tersebut. Kalian yang suka dengan Marvel dan Avengers masih bisa membelinya. Namun bagi yang berharap kualitasnya akan setara dengan Batman Arkham atau Marvel Spider-Man, lebih baik pikir-pikir dulu.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Will Ramos