Hoax merupakan salah satu musuh besar di industri digital. Sekarang orang-orang bisa membuat hoax atau berita bohong dengan simpel dan menyebarkan ke seluruh penjuru. Tentu hal ini merupakan hal yang buruk serta tidak layak untuk diikuti. Meski menjadi musuh besar di era digital, sebenarnya hoax telah ada sejak dulu ketika media informasi digital belum masih seperti saat ini.
BACA JUGA: Sejarah Mekanisme First Person yang Akhirnya Populer di Video Game
Karena keterbatasan sumber untuk mencari data yang valid, hoax tersebut akhirnya banyak dipercaya. Di industri game sendiri, ada banyak sekali hoax dan akhirnya menjadi sebuah legenda yang terus diingat hingga sekarang.
Gimbot telah memilih lima hoax paling populer dalam sejarah game yang menjadi legenda sekaligus kepercayaan gamer di masa lalu. Salah satu dari kalian pasti pernah merasakan atau mencoba untuk membuktikan hoax ini di masa lalu.
Bigfoot di GTA San Andreas

Grand Theft Auto (GTA) San Andreas merupakan salah satu game yang cukup fenomenal pada masanya bahkan sukses menjadi salah satu game paling laris di platform PlayStation 2 dengan penjualan mencapai 21,5 juta copy. Sebagai sebuah game open world, GTA San Andreas kerap menyimpan banyak rahasia yang menarik untuk gamer ketahui.
Tapi sayangnya, hal ini dimanfaatkan sejumlah orang untuk membuat berita bohong atau hoax yang tak bisa dipertanggung jawabkan tentunya. Ya, di game ini kita mengenal hoax soal makhluk besar bernama Bigfoot yang kabarnya bisa ditemukan di game ini. Alih-alih benar, Bigfoot adalah hoax dan karangan belaka.
Tipu-tipu yang satu ini akhirnya banyak membuat para gamer untuk berlomba menemukannya. Bahkan tak jarang para gamer untuk melipir dari misi utama dan melakukan eksplorasi gila-gilaan dengan menerjang semua lokasi di map untuk sekedar bertemu dengan makhluk hoax.
Ya, Bigfoot tak bisa dipungkiri jadi salah satu hoax paling populer di industri game.
Akuma di Resident Evil

Inilah salah satu hoax yang cukup besar bahkan bertahan hingga bertahun-tahun. Ya, kesuksesan Capcom dalam meracik Resident Evil turut membawa beberapa hal legendaris termasuk soal berita hoax bisa dimainkannya Akuma dalam seri. Akuma memang karakter ikonik dari game Street Fighter yang juga dikembangkan oleh Capcom. Mungkin itulah yang pada akhirnya membuat orang-orang percaya bahwa rival dari Ryu ini memang benar adanya di Resident Evil.
Lantas bagaimana hoax tersebut mengatakan kalian bisa menggunakan Akuma? Menurut hoax tersebut, kalian yang bisa menyelesaikan setiap skenario permainan hanya dengan menggunakan pistol bisa mendapatkan Akuma.
Tentu banyak yang mencoba cara absurd ini meskipun pada praktiknya akan sangat susah sekali karena Resident Evil zaman dulu memang lebih mengedepankan unsur survival yang membuat kalian mudah mati ketika bertemu zombie.
Hayo ngaku, apa salah satu dari kalian pernah mencobanya untuk membuktikan hoax paling populer yang satu ini?
Mendapatkan Sheng Long di Street Fighter

Ini diakui sebagai salah satu hoax paling legendaris yang pernah ada. Ya, Street Fighter di masa lalu merupakan salah satu game fighting favorit yang dimainkan banyak gamer. Salah satu hoax yang begitu terkenal adalah mendapatkan karakter bernama Sheng Long.
Nah, tapi yang sulit untuk ditelusuri adalah bagaimana cara untuk membuka Sheng Long. Namun yang saya ingat adalah untuk membuka dan menghadapi Sheng Long, katanya gamer harus menggunakan Ryu dan menang perfect secara beruntun. Tentu hoax ini cukup gila bukan? Namun berbeda dibanding hoax lain yang sukar diketahui siapa pencetusnya, untuk hoax Sheng Long ini gamer tahu siapa pelakunya.
Ya, hoax soal Sheng Long merupakan cetusan dari Electronic Gaming Monthly (EGM) sebagai lelucon April Mop di tahun 1992. Tipuan ini kemudian menyebar ke seluruh dunia. Namun di tahun 1997, EGM mengupdate soal hoax ini dan membangun backstory mengenai cerita dan karakter dari Sheng Long itu sendiri.
Nude Lara Croft di Tomb Raider

Para mata keranjang mungkin akan mudah terjaring hoax yang satu ini. Ya, ada sebuah hoax yang mengatakan jika gamer bisa menggunakan karakter Lara Croft di game Tomb Raider dalam keadaan telanjang. Tentu saja hoax ini memicu banyak reaksi dari para gamer dan kebanyakan sih banyak yang percaya.
Memang sebagai karakter wanita, Lara Croft digambarkan sosok yang cantik dan intelektual. Kabarnya, menurut hoax ini, untuk mendapatkan Lara versi telanjang gamer harus memasukan sebuah kode. Tapi sayangnya, kodenya tak pernah dipublish seperti apa.
Yang paling menyedihkan tentu saja bahwa kode tersebut hanya kebohongan belaka. Hoax soal Lara Croft ini bertahan cukup lama sampai akhirnya banyak gamer yang menyadari bahwa hal ini adalah sebuah kebohongan.
Menyelamatkan Aerith di Final Fantasy VII

Di masa lalu, tidak ada yang menyangka jika Aerith yang merupakan salah satu karakter utama bakal tewas di pertengahan game. Ini menjadi twist yang mengejutkan sekaligus menyedihkan. Keputusan Square Soft ini tentu membuat banyak gamer sedih sebelum akhirnya berita bohong datang.
Ya, dengan kiat khusus, mereka bisa menyelamatkan Aerith! Banyak yang sakit hati dengan kematiannya sehingga banyak yang percaya juga dengan kabar ini.
Ada banyak hal yang bisa gamer lakukan namun tak satupun dari sekian banyak cara yang diaplikasikan berhasil dan memang tak bakal pernah berhasil kecuali jika Square Enix melakukan update atau ada modder yang bisa mengutak-atik game ini. Pasalnya, kematian Aerith adalah kunci dalam plot untuk memajukan cerita sehingga kematiannya adalah hal yang wajib terjadi. Tanpa kematiannya, cerita Final Fantasy VII akan absurd dan tak memorable lagi.
Meski sebenarnya, seharusnya sih item penghidup seperti Phoenix Down bisa membawanya kembali.
Menghidupkan Aerith tak bisa disangkal lagi merupakan salah satu hoax paling populer yang pernah ada di industri game.
