Salah satu pengumuman terbesar yang diberikan pada acara The Game Awards 2022 minggu kemarin adalah Death Stranding 2. Hideo Kojima, selaku kepala dari Kojima Productions hadir langsung ke acara tersebut dan secara langsung mengatakan kalau Ia sudah tidak sabar untuk merilis projek sekuel dari Death Stranding ini.
Namun, Death Stranding 2 sepertinya akan menjadi game yang unik, kata unik sendiri mungkin sudah tidak terdengar asing ketika kita membicarakan tentang Hideo Kojima dan produknya. Berbicara mengenai projek ini lewat podcastnya, Brain Structure, Hideo Kojima menjelaskan kalau sekuelnya nanti akan terasa sebagai awalan baru dan tidak akan terlihat seperti sekuel.
BACA JUGA: Into The Dead: Our Darkest Days Resmi Rilis ke PC!

Bagaimana maksudnya? Kojima menjelaskan kalau Ia ingin sekuelnya ini untuk bisa lebih mudah dipahami, bahkan oleh orang yang belum pernah bermain game pertamanya.
Ia juga mengatakan kalau semua kejadian yang terjadi kepada Sam di Death Stranding 2019 hanya akan digunakan sebagai referensi saja dan tidak akan menjadi dasar bagi kelanjutan kisahnya.
Kojima juga menjelaskan kalau sekuelnya ini akan lebih gila lagi, karena dalam jangka waktu 3 tahun saja, teknologi sudah lebih maju.
Artinya, ada banyak hal yang sebelumnya terlihat mustahil untuk dilakukan, sekarang sudah bisa dilakukan, dan perbedaan ini akan sangat terlihat pada kedua game ini.

Mendengar semua ini pasti sudah tidak aneh lagi jika kalian telah mengikuti perjalanan dari Hideo Kojima sebagai developer game. Sebelumnya, beliau juga sempat melakukan hal yang sama kepada franchise Metal Gear Solid, dan dalam kasus game ini hasilnya sangatlah sukses. Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah hal yang sama juga akan dialami oleh franchise Death Stranding.
Melihat perkembangannya sejauh ini, sepertinya masih cukup lama untuk Hideo Kojima dan Studionya untuk bisa membagikan informasi lebih jauh lagi tentang projeknya ini.
Namun, banyak orang dari komunitas Gamers memprediksi kalau Death Stranding 2 akan dirilis pada sekitar tahun 2024 atau 2025 mendatang.
