Pelopor! Ini 5 Game yang Dianggap Paling Inovatif – Part 2


Gimbot beberapa bulan lalu pernah membahas soal game yang dianggap paling inovatif namun kali ini Gimbot kembali dengan daftar yang lebih keren.

Game Paling Inovatif Part 2

Saat ini industri game harus diakui cukup berkembang pesat bahkan kabarnya, tahun 2020 akan jadi tahun pembuka di mana resolusi sebuah game bakal menginjak 8K. Tentu yang namanya inovasi dibutuhkan agar industri game semakin maju.

Biasanya perkembangan terjadi ketika ada sebuah pengaruh besar entah itu di luar dan salah satunya adalah karena adanya game yang memiliki kualitas di atas rata-rata dengan segudang mekanisme baru. Nah, Gimbot beberapa bulan yang lalu sudah membahas mengenai game yang cukup layak dianggap sebagai yang paling inovatif.

BACA JUGA: Game yang Dianggap Paling Inovatif – Part 1

Kali ini Gimbot hadir kembali untuk memberikan daftar yang lebih dahsyat dari sebelumnya mengenai game yang dianggap sebagai yang paling inovatif.

Resident Evil 4

Resident Evil 4 merupakan sebuah game yang meluncur untuk console PlayStation 2 di tahun 2005. Ya, game yang satu ini benar-benar dianggap menjadi salah satu yang cukup revolusioner khususnya dalam perkembangan game modern.

Sebelum Resident Evil 4 meluncur ke public, Resident Evil menggunakan sebuah tank control. Tapi kemudian Shinji Mikami selaku kreator melakukan langkah yang cukup dahsyat dengan membuat tank control menjadi sudut pandang orang ketiga over the shoulder.

Di samping itu, game ini juga digarap dengan sempurna dari segi gameplay, sound, dan fitur yang menjadikannya salah satu game multi platform paling sukses yang pernah diluncurkan. Sudut pandang over the shoulder ini seperti yang saya bilang mengilhami sejumlah game salah satunya adalah God of War 2018 yang menggunakan sudut pandang serupa.

Selain itu, seterusnya Resident Evil setelah seri keempat menggunakan sudut pandang over the shoulder yang ikonik itu.

Bioshock

Bioshock merupakan salah satu game terbaik yang pernah dibuat. Ya, game ini merupakan game first person shooter pertama yang penuh dengan aksi, cantik, namun juga horor dalam satu waktu. Konsep yang ditawarkan oleh Bioshock juga cukup unik di mana kalian bakal menjelajahi dunia bawah laut yang penuh dengan horor dan keindahan bernama Rapture.

Lantas apa yang membuat Bioshock cukup dikatakan sebagai game yang inovatif? Ya, kalian sebagai gamer bakal diberikan pilihan moral dan kehendak yang cukup bebas. Kalian mau mendukung orang-orang baik di Rapture untuk menyelamatkan dunia atau justru menjadi sosok jahat. Semuanya ada di tangan kalian.

BACA JUGA: Nostalgia Review Batman Arkham Asylum – Pelopor Game Super Hero Terbaik

Yang tak kalah keren, di game ini berisi banyak hal filosofis yang membuat ceritanya susah untuk dicerna. Salah satunya adalah soal objektivisme Ayn Rand. Itulah yang akhirnya membuat Bioshock banyak dinikmati oleh para gamer.

Shadow of the Colossus

Shadow of the Colossus merupakan salah satu game yang cukup populer di era PlayStation 2 dan resmi diluncurkan di tahun 2005 silam. Game ini mengedepankan unsur pertarungan di mana kalian bakal berperan sebagai manusia yang berhadapan dengan raksasa.

Lantas kenapa Shadow of the Colossus dianggap sebagai game yang cukup inovatif? Jawabannya tentu saja jelas karena Shadow of the Colossus membawa sebuah mekanisme yang cukup rumit namun di sisi lain memukau.

Di game ini seperti yang saya bilang gamer harus berhadapan dengan raksasa yang disebut Colossi. Nah, untuk membunuh Colossi, gamer harus memanjatnya, berayun, hingga mendarat di titik terlemahnya untuk kemudian membunuhnya.

Mekanisme si besar menghadapi si kecil memang masih cukup jarang diangkat di era di mana Shadow of the Colossus eksis. Apalagi untuk mengalahkannya kalian butuh waktu yang tak sedikit.

Sekarang, kita bisa melihat metode yang ada pada Shadow of the Colossus di banyak game modern.

Doom

Doom merupakan sebuah game yang benar-benar mengubah pandangan para developer terhadap game buatan mereka sendiri. Doom seperti pintu yang memunculkan sebuah mekanisme baru, gameplay baru di industri game. Bahkan hingga hari ini, gamer masih melihat pengaruh-pengaruh Doom dari masa lalu.

Di zaman dulu, Doom mendobrak mekanisme first person shooter yang awalnya memiliki gerakan terbatas menjadi tanpa batas di mana ancaman dating 360 derajat di sekeliling kalian. Meskipun sebelum Doom dibuat ada Wolfenstein 3D lebih dulu, namun Doom berhasil memberikan kejutan dengan menyematkan efek cahaya dan gelap dengan sangat baik. Tak cuma itu, Doom punya sound design juara di masanya.

Selain dari konsep visual yang lebih hidup, dari segi gameplay, Doom lebih mantap di mana setiap musuh yang datang pergerakannya susah untuk diprediksi. Di zaman dulu, mekanisme ini sangat jarang ada karena biasanya musuh hanya ada di depan saja dan sudah bias diprediksi.

Inovasi lainnya adalah para pemain bisa berinteraksi dengan lingkungannya misalnya membuka pintu untuk memberikan ketegangan kepada gamer. Saat ini, mekanisme tersebut memang sudah banyak diterapkan namun hal itu karena Doom yang mengubahnya di zaman dulu.

Tak hanya itu, Doom juga memperkenalkan multiplayer online yang membuat para pemain bisa bermain bersama dalam satu waktu melalui koneksi internet. Dari segi penjualan, Doom menggunakan sistem shareware di mana untuk episode pertamanya, gamer mendapatkannya gratis dan selanjutnya mereka harus membayar untuk mendapatkan lanjutan game-nya.

Harus diakui inovasi Doom memang melingkupi semua aspek yang membuatnya jadi legenda karena banyaknya hal inovatif yang diterapkan di sini.

Half-Life

Half-Life merupakan sebuah game first person shooter yang cukup bagus dan menjadi salah satu game yang cukup revolusioner di zaman dulu. Apa yang membuatnya menjadi sangat legendaris? Jawabannya adalah Gordon Freeman, karakter utama di game ini yang tidak memiliki suara dan tak pernah terlihat wajahnya.

Freeman membuat gamer masuk ke dalam game dan merasa benar-benar terlibat di dalam Half-Life. Dengan tak punyanya suara, maka gamer bisa bersuara seolah-olah mereka adalah Freeman. Belum lagi jalan cerita yang cukup dahsyat juga membuat Half-Life benar-benar sempurna untuk dinikmati. Tidak diperlihatkan wajahnya dan tidak ada suaranya merupakan langkah yang cukup banyak ditiru oleh game di masa depan misalnya saja Metro Series yang juga menerapkan langkah serupa.


Azzizil Adam

Main game gak bakal bikin masa depan suram. Yang bikin suram adalah ketika lo malas berbuat sesuatu! Happy gaming.