Fortnite dan Roblox Dituduh Ubah Struktur Otak Anak Secara Fisik


Lah kok bisa?

Sebuah kasus hukum yang cukup mengejutkan baru saja muncul di Amerika Serikat, di mana seorang ibu asal Louisiana menggugat raksasa teknologi seperti Epic Games, Roblox Corporation, dan Microsoft.

Gugatan ini diajukan karena sang anak, yang diidentifikasi sebagai “MA,” mengalami perubahan perilaku yang sangat drastis sejak mulai bermain game online di usia sangat muda. Sang ibu mengeklaim bahwa permainan seperti Fortnite dan Roblox telah menyebabkan anaknya kecanduan parah, kehilangan kontrol diri, hingga mengalami gejala depresi dan isolasi sosial yang berujung pada kegagalan akademis di sekolah.

Inti dari tuntutan hukum ini menyatakan bahwa game-game tersebut dirancang secara sengaja dengan fitur-fitur yang memicu dopamin secara berlebihan pada otak anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan.

Sang ibu menuduh bahwa fitur seperti sistem progres tanpa henti, mata uang dalam game, dan acara berbatas waktu telah menciptakan pola perilaku kompulsif yang mirip dengan gangguan perjudian.

Yang lebih serius, gugatan tersebut mengeklaim bahwa paparan jangka panjang terhadap mekanisme game ini diduga telah mengubah struktur fisik pada bagian otak anak yang bertanggung jawab atas pengambilan keputusan dan pengaturan emosi.

Selain masalah kesehatan mental, gugatan ini juga menyoroti aspek kontrak digital. Penggugat berpendapat bahwa anak-anak di bawah umur secara hukum tidak memiliki kapasitas untuk memahami atau menyetujui “Syarat dan Ketentuan” (Terms of Service) yang rumit saat mereka mulai bermain.

Oleh karena itu, sang ibu menganggap kontrak tersebut tidak sah karena game didesain sedemikian rupa untuk memaksimalkan waktu layar dengan cara yang manipulatif. Saat ini, kasus tersebut menuntut ganti rugi atas kelalaian perusahaan dalam memberikan peringatan tentang risiko kecanduan dan dampak kesehatan yang bisa ditimbulkan oleh produk mereka.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Junior

Suka banget main game terutama game kompetitif kayak League of Legends dan Dota.