Pengumuman mengenai Grand Theft Auto VI (GTA VI) telah menjadi fenomena yang paling dinanti oleh komunitas gim di seluruh dunia. Meskipun gim ini telah dikonfirmasi akan meluncur pada November 2026 untuk platform PlayStation 5 dan Xbox Series X|S, absennya pengumuman untuk versi PC memicu tanda tanya besar di kalangan pemain. Menanggapi hal tersebut, Strauss Zelnick selaku CEO Take-Two Interactive memberikan penjelasan mengenai strategi di balik keputusan tersebut.
Zelnick menegaskan bahwa alasan utama di balik keputusan ini adalah keinginan Rockstar dan Take-Two untuk memprioritaskan pasar konsol, yang hingga kini masih menjadi basis penggemar terbesar mereka. Penting untuk dicatat bahwa kebijakan ini bukanlah hasil dari kesepakatan eksklusivitas dengan pihak mana pun, melainkan merupakan bagian dari pola perilisan historis yang telah diterapkan pada seri-seri GTA sebelumnya.

Strategi ini memungkinkan tim pengembang untuk memusatkan seluruh perhatian pada pengalaman inti dan memastikan performa gim yang optimal bagi mayoritas pemain sebelum beralih ke platform lain. Berdasarkan rekam jejak Rockstar, pola peluncuran bertahap ini sudah menjadi standar; gim-gim besar seperti GTA IV dan GTA V juga menyambangi konsol terlebih dahulu sebelum akhirnya dirilis untuk PC.
Lebih lanjut, penundaan versi PC memberikan waktu tambahan bagi tim teknis untuk melakukan optimisasi yang lebih mendalam. Mengingat platform PC memiliki variasi konfigurasi perangkat keras yang sangat luas, tim membutuhkan ruang lebih untuk memastikan stabilitas gim tetap terjaga saat nantinya dirilis.

Meskipun pengguna PC harus menunggu lebih lama, Zelnick menekankan bahwa pasar PC memiliki peran yang jauh lebih krusial dibandingkan masa lalu dan sama sekali tidak diabaikan. Setelah fase peluncuran awal di konsol selesai, pengerjaan untuk versi PC dipastikan akan menyusul. Dengan target rilis pada 19 November 2026 di PlayStation 5 dan Xbox Series, Rockstar berupaya memastikan bahwa setiap versi gim yang mereka luncurkan memenuhi standar kualitas tertinggi.
