10 Fakta Menarik Zelda: Ocarina of Time yang Jarang Diketahui


Link kecil mencabut Master Sword ditemani Navi dalam remake Ocarina of Time
Sumber: Nintendo

Remake Ocarina of Time baru saja rilis di Nintendo Switch 2, jadi ini waktu yang pas buat mengenal game aslinya lebih dalam. Banyak cerita di balik layar yang terungkap lewat seri wawancara Iwata Asks, ketika mendiang presiden Nintendo Satoru Iwata mengobrol dengan tim pembuatnya menjelang rilis versi 3DS. Berikut 10 fakta yang mungkin belum kamu tahu.

1. Awalnya cuma Link dewasa

Di rencana awal, Ocarina of Time hanya punya Link versi dewasa. Alasannya praktis: pedang anak-anak lebih pendek, jadi dianggap merugikan dalam pertarungan. Permintaan untuk menambahkan Link kecil yang imut baru datang di tengah pengembangan, sekitar satu setengah tahun sebelum rilis (Iwata Asks).

2. Lompatan tujuh tahun adalah solusi, bukan rencana awal

Begitu Link kecil masuk, tim perlu cara agar dua versi Link bisa muncul dalam satu game. Jawabannya adalah lompatan waktu tujuh tahun lewat Master Sword. Menurut Toru Osawa, ide itu ditambahkan belakangan. Yoshiaki Koizumi juga mengaku banyak latar cerita yang “made them up as we went.”

3. Boss Volvagia memakai kode Star Fox 64

Volvagia, naga penjaga Fire Temple, didesain oleh Satoru Takizawa. Ia hanya menyerahkan potongan model naga ke programmer Kazuaki Morita dari SRD, dan Morita langsung bisa membuatnya meliuk-liuk. Rahasianya ternyata sederhana: gerakan Volvagia memakai pemrograman yang sama dengan pesawat musuh yang membuntuti Arwing di Star Fox 64. Morita tinggal mengganti pesawat itu dengan naga (Iwata Asks).

4. Sudut pandang orang pertama sempat dicoba

Tim sempat menguji tampilan orang pertama, tapi Osawa menilai hasilnya kurang menarik secara visual. Koizumi juga ingin Link selalu terlihat di layar. “I was making the model for Link, so I couldn’t stand to see my Link not appear,” katanya (Iwata Asks). Keputusan memakai kamera orang ketiga inilah yang kemudian melahirkan sistem Z-targeting.

5. Great Fairy sengaja dibuat nyeleneh

Sebagian besar karakter selain Link digarap oleh desainer Yoshiki Haruhana. Ia tidak mau membuat peri yang biasa saja, jadi Great Fairy sengaja dibuat jauh dari bayangan peri pada umumnya. Hasilnya bikin Eiji Aonuma kaget sendiri. Ia mengaku malah mundur selangkah saat pertama kali melihatnya, bukannya tersenyum. Haruhana juga sempat membuat musuh Skulltula dan Lizalfos sebelum urusan musuh diserahkan ke Takizawa (Iwata Asks).

6. Hyrule Field sempat dianggap kebesaran

Saat Makoto Miyanaga pertama kali membuat Hyrule Field, banyak anggota tim yang protes karena ukurannya dianggap terlalu besar. Lapangan itu memang sengaja dibuat luas supaya Link bisa memacu kuda, tapi bahkan dengan kuda pun terasa membosankan. Solusinya, tim berkeliling mencari area yang masih kosong, lalu mengisinya dengan musuh, lubang, dan rahasia kecil (Iwata Asks).

Link dewasa menunggang Epona di Hyrule Field dengan Death Mountain di kejauhan dalam remake Ocarina of Time
Sumber: Nintendo

7. Sketsa musuh buatan Aonuma pernah ditolak

Di awal pengembangan, Aonuma sempat menggambar sendiri sketsa musuh yang ia inginkan. Takizawa justru memintanya berhenti, karena sketsa itu membuat desain terlanjur terkunci, sementara ia ingin mulai dari kertas kosong. Aonuma mengaku cukup kecewa, tapi belakangan mengakui hasil karya Takizawa dan Morita jauh melampaui bayangannya (Iwata Asks).

Link kecil berhadapan dengan King Dodongo dalam remake Ocarina of Time
Sumber: Nintendo

8. Kolam pancing lahir dari iseng

Saat membuat Morpha, boss Water Temple, Morita kebetulan punya model ikan yang biasa dimasukkan ke dalam botol. Ia mencoba membuat ikan itu berenang di kolam dungeon, lalu terpikir untuk membuat mini-game memancing. Awalnya itu cuma hiburan pribadi, sampai-sampai ia buru-buru menutup layar waktu Aonuma datang. Karena semua orang ikut antusias, tim akhirnya menempelkan pintu ke tebing di tepi Lake Hylia sebagai lokasi kolam pancing (Iwata Asks).

9. Pemilik kolam pancing terinspirasi toko pancing di Osaka

Penjaga kolam pancing di Lake Hylia berbicara dengan logat Osaka di versi Jepang. Kazuaki Morita, yang hobi memancing dan berasal dari dekat Neyagawa, Osaka, menjadikan pemilik toko pancing di daerahnya sebagai model karakter ini. Desainnya sampai harus diulang dua atau tiga kali karena banyaknya permintaan Morita (Iwata Asks).

10. Pemegang rekor Guinness

Ocarina of Time versi N64 memegang Metascore 99 dan tercatat di Guinness World Records sebagai game paling diakui kritikus di Metacritic. Remake Switch 2-nya juga disambut sangat positif, dengan Metascore 96 yang menjadikannya game skor tertinggi 2026 sejauh ini.

Bonus: tim malah senang saat rilis diundur

Perilisan Ocarina of Time sempat mundur beberapa kali. Biasanya kabar seperti itu bikin suasana tim jadi berat, tapi menurut Takizawa yang terjadi justru sebaliknya. Tim malah bersorak karena punya waktu tambahan untuk memoles bagian yang masih mengganjal (Iwata Asks).

Mau cerita lengkapnya dari awal sampai akhir? Baca Throwback Thursday: Ocarina of Time. Buat yang baru mau mulai, cek juga daftar game Zelda untuk pemula dan kabar remake Ocarina of Time di Switch 2.

Bagikan artikel ini

Brian

Brian

Kalau hidup adalah sebuah game, then life is a permainan. Astronaut of Gimbot.