Final Fantasy XVI merupakan salah satu game yang diperkenalkan pada acara PlayStation 5 beberapa waktu lalu. Nah, di ajang Tokyo Game Show 2020, Square Enix juga menjadi salah satu developer yang tampil untuk memberikan beberapa presentasi mengenai game mereka termasuk Final Fantasy XVI. Sejak pertama diberitahukan ke publik, memang hanya sedikit informasi yang bisa kita dapat soal game ini.
Namun meski begitu, Square Enix membeberkan beberapa informasi yang menarik untuk kita ketahui mengenai game tersebut. Kami sudah mengumpulkan beberapa detail menarik mulai dari hal di luar game ini ataupun di dalam game ini.
BACA JUGA: 5 Hidden Gem PS Vita Terbaik yang Bisa Kalian Mainkan
Semuanya tentu akan kami bahas kepada kalian selengkap mungkin. Tanpa basa-basi, langsung saja kita bahas mengenai detail Final Fantasy XVI yang menarik untuk diketahui oleh para gamer. Meski belum dikonfirmasi 100 persen, beberapa detail yang menarik ini juga melibatkan komentar-komentar dari para analis di industri game loh. Ini ulasannya!
1. Eksklusif Berjangka di PS5?

Nah, ini sempat memicu perdebatan karena game ini disebut akan full eksklusif di PlayStation 5. Namun sebagiannya lagi mengatakan bahwa game ini akhirnya akan meluncur ke platform lain. Untuk yang satu ini, menurut analis industri game, Piers Harding-Rolls, game ini akan eksklusif di PlayStation 5 hanya dalam beberapa bulan saja.
Kemungkinan yang terbesar adalah hingga 12 bulan atau satu tahun lamanya. Memang kebiasaan eksklusif berjangka kini sudah menjadi salah satu kebiasaan di era modern. PlayStation pernah melakukan hal serupa ketika mereka mengeksklusifkan Final Fantasy XV selama enam bulan. Setelah itu Square Enix langsung meluncurkan pengumuman jika game ini rilis di PC dan platform lain.
Selain itu, Square Enix bukanlah developer yang sering mengeksklusifkan game-nya di satu platform saja. Setidaknya dalam beberapa tahun terakhir, beberapa hits terbesar dari mereka juga mampir di platform lain.
2. Ditangani oleh Pembuat Final Fantas XIV

Selanjutnya hal yang menarik untuk diketahui dari game ini adalah bahwa yang membuat game Final Fantasy XVI adalah kreator dari Final Fantasy XIV: Realm Reborn, Naoki Yoshida. Hal ini sudah dikonfirmasi oleh Square Enix sendiri selaku perusahaan yang memiliki merk Final Fantasy.
Yoshida adalah sosok jenius yang mengangkat kembali dunia Final Fantasy online. Sebelum dia mengambil alih, Square Enix sempat oleng karena game Final Fantasy online mereka mengalami penurunan jumlah pemain. Beruntung dengan kejeniusannya Yoshida sukses menyelamatkan proyek tersebut.
BACA JUGA: 6 Studio Terbaik yang Dimiliki oleh Microsoft Saat ini
Dengan tangan dinginnya, kini Final Fantasy XIV menjadi salah satu MMO paling populer yang pernah ada. Tentu saja bergabungnya Yoshida di Final Fantasy XVI menjadi salah satu angin segar buat para fans.
3. Final Fantasy Kembali ke Dunia Tradisional

Apa yang membuat Final Fantasy XV membosankan? Menurut saya salah satunya adalah karena dunia yang diangkat adalah dunia fantasy modern. Kini, Square Enix akan mengambil tema soal fantasy tradisional yang berpusat pada mage dan knight. Yoshida sendiri selaku kreator memiliki pandangannya sendiri soal dunia yang seharusnya diangkat Final Fantasy.
“Game ini adalah game fantasy dan di dalamnya seharusnya tidak ada mesin atau mekanik berlebihan di dalamnya,” tutur dia. Mungkin komentarnya di tahun 2019 itu adalah salah satu clue soal game Final Fantasy XVI. Namun orang-orang belum menyadarinya.
Tapi meski mengambil latar belakang fantasy tradisional, sepertinya pesawat, chocobo, dan berbagai teknologi khas Final Fantasy tradisional tetap akan kita lihat.
4. Combat Style yang Terlihat Menjanjikan

Combat system di Final Fantasy XV harus diakui menjadi yang paling tidak seru dan membosankan. Beruntung Square Enix kemudian membenahinya di Final Fantasy VII Remake dengan membuatnya menjadi lebih baik. Nah, sepertinya jika dilihat dari trailer yang ada, Final Fantasy XVI akan mengikuti format combat dari Final Fantasy VII Remake.
Namun tentunya pendekatannya dibuat menjadi lebih halus. Di trailer diperlihatkan combo yang dilancarkan benar-benar fluid dan menarik untuk dilihat dan dinikmati. Sayangnya tidak ada UI yang ditampilkan sehingga gamer tidak mengetahui ada indikator apa saja di dalam game ini nantinya.
Yang pasti combat system-nya akan tetap mengusung versi realtime dibandingkan bertarung secara bergantian seperti versi klasik.
5. Siapa Kalian? Bagaimana Ceritanya?

Salah satu detail yang sebenarnya ingin diketahui lebih banyak oleh para gamer. Namun sayangnya Square Enix masih tertutup soal hal ini. Yang kita ketahui, gamer hanya akan mengikuti perjalanan Gruffster yang di dalam trailernya dijelaskan bahwa dia adalah “Perisai” dari seorang anak muda bernama Joshua.
Gruffster ini diketahui seperti summon dan dia memiliki kekuatan Phoenix. Selain itu, fokus cerita juga berada di sekitar peperangan yang disebut sebagai Battle of the Twin Realms. Belum diketahui secara pasti apa yang membuat peperangan berkecamuk. Informasi lebih banyak bakal didapatkan oleh gamer tahun 2021 nanti.
Jadi, mari kita tunggu saja!
