5 Cara Developer Game Mendapatkan Uang Dari Pemain


Sebagai bisnis, game juga perlu mendapatkan uang dari pemainnya, dan hingga hari ini ada banyak model yang bisa kamu temukan.

cara-game-mendapatkan-uang-featured

Meskipun ada untuk menghibur pemainnya, game juga merupakan sebuah bisnis. Developer yang membuatnya tetap harus dibayar atas upayanya.

Jika tidak, mereka mungkin akan berhenti membuat game karena tidak punya dana.

Dulu untuk bermain game, kamu tidak perlu berpikir panjang. Cukup bayar atau beli lalu langsun main. Namun seiring perkembangan zaman dan teknologi, game juga punya beberapa cara baru untuk monetisasi alias mendapatkan uang dari pemainnya. Hingga hari ini, berikut adalah lima model monetisasi yang ada di industri game.

1. Premium

cara-game-mendapatkan-uang-mario

Premium adalah model bisnis/monetisasi yang paling konvensional. Game dengan model ini hanya memintamu membayar ketika kamu ingin memainkannya. Artinya kamu tidak perlu lagi mengeluarkan uang lagi untuk game ini.

Tidak hanya itu, game premium juga biasanya rilis dalam kondisi yang ‘komplit.’ Maksudnya adalah sekali beli kamu sudah mendapatkan semua konten yang bisa kamu nikmati. Bahkan kadang ada game yang menghadirkan konten DLC yang bisa kamu nikmati gratis.

Untuk pemain, menentukan apakah kamu akan mengeluarkan uang untuk game premium adalah sebuah taruhan tersendiri. Namun di saat yang sama karena game-nya sudah komplit, kamu tinggal menunggu review untuk menentukan apakah game-nya cocok untukmu atau tidak.

Mayoritas game yang ada di PC dan console menganut model ini, mulai dari game dari developer besar dan terutama game dari developer indie.

2. Gratis/Free

cara-game-mendapatkan-uang-flappy-bird

Kebalikan dari model premium adalah game gratis. Yup, game-game di model ini bisa langsung kamu mainkan tanpa perlu membuat komitmen apa-apa selain waktu. Cukup cari game-nya, download, kemudian langsung mainkan.

Game dengan model ini umumnya ada di platform mobile/smartphone dan biasanya punya gameplay loop yang sederhana dan/atau singkat. Ini karena game ini mengandalkan iklan yang dipasang di berbagai tempat untuk mendapatkan uang. Gameplay loop yang singkat mengizinkan developer-nya memasang iklan di sela-sela level. Tidak hanya itu, mereka juga bisa memasang iklan di ruang kosong di game-nya.

Game dengan model bisnis ini adalah yang paling menjamur di mobile atas alasan yang baik dan buruk. Alasan baiknya adalah karena game dengan model ini biasanya sederhana dan sering jadi game pertama untuk mereka yang masih muda dan mencoba membuat game. Namun di saat yang sama kamu tentu sering melihat ribuan game yang sama dengan gameplay atau bahkan nama yang mirip.

3. Freemium

cara-game-mendapatkan-uang-genshin-impact

Sejak game mobile gratis mulai mendapatkan perhatian, model bisnisnya juga semakin berkembang tidak hanya di mobile tapi juga di PC dan console. Setelah dipopulerkan oleh game seperti Candy Crush, model freemium kemudian muncul dan jadi salah satu model yang sering muncul di dunia game saat ini.

Game dengan model freemium tetap bisa kamu download dan mainkan secara gratis. Namun di dalamnya kamu akan menemukan in-app purchase atau microtransaction alias konten yang bisa kamu beli.

Jenis konten yang akan kamu beli di game freemium beragam dan tergantung game-nya. Ada game yang mengunci kontennya lewat model ini. Kadang kontennya ada yang bersifat kosmetik/hiasan, tapi ada juga yang membatasi pengalamanmu. Sebagai contoh, Dota 2 hanya memintamu membayar untuk skin karakter, tapi di League of Legends kamu harus membeli karakter menggunakan in-game currency atau membelinya langsung menggunakan Rupiah.

Ada juga model freemium yang membatasi waktumu untuk bermain, lalu ada juga yang memberikanmu opsi untuk membuat game-nya lebih mudah. Candy Crush sekali lagi jadi contoh untuk keduanya. Kamu punya limit berapa kali kamu bisa menjajal satu level sebelum kamu harus menunggu atau membayar agar kamu bisa bermain lagi.

Tidak hanya itu kamu juga bisa membeli power-up misalnya memberikan petunjuk atau menghancurkan warna tertentu sekaligus.

Pertama kali populer di mobile, game dengan model ini sekarang sudah ada di hampir semua platform. Sekarang ini, game yang paling populer hampir semuanya adalah game freemium, mulai dari Dota 2, Fortnite, sampai Genshin Impact. Bentuk model freemium yang ada juga sebenarnya masih sangat banyak dan akan kami bahas di artikel terpisah.

4. Gabungan Premium dan Freemium

cara-game-mendapatkan-uang-monster-hunter

Begitu model freemium populer, developer tentu kembali mencoba hal baru untuk model ini. Salah satunya adalah tetap meminta pemain membeli game-nya, tapi tetap menjual sesuatu setelahnya.

Umumnya model ini digunakan ketika developer akan merilis DLC dengan ukuran atau jumlah konten yang cukup besar. Misalnya Monster Hunter Rise punya DLC Sunbreak. Untuk bisa memainkan DLC-nya yang seharga Rp554.000, kamu harus punya Monster Hunter Rise-nya dulu dengan harga yang sama. Tidak hanya itu, Monster Hunter Rise juga punya kosmetik atau skin berbayar.

Ada juga game yang basisnya berbayar, tapi beberapa konten di dalamnya tetap harus kamu beli. Beberapa Rhythm game masuk ke dalam kelompok ini. Muse Dash mungkin cukup murah, tapi untuk bisa mengakses semua lagunya, kamu harus membayar Rp430.000 di Steam.

Game dengan model ini sebenarnya ada di semua platform, namun lebih sering dijumpai di console atau PC.

5. Subscription

cara-game-mendapatkan-uang-ff14

Ketika bermain game dengan mode subscription, kamu harus membayar tagihan bulanan untuk bisa memainkan game tersebut. Jika tidak, kamu tidak bisa mengakses game dan akunmu sampai kamu membayar subscription tersebut.

Model ini paling umum ditemukan di genre MMORPG. Sebagai contoh, untuk bermain Final Fantasy 14, kamu harus membayar Rp14,99 atau sekitar Rp225.000 per bulan. Kalau kamu adalah gamer angkatan tua, kamu tentu ingat zaman ketika kamu harus membeli kartu voucer untuk bermain Ragnarok Online.

Seiring perkembangan zaman, model langganan ini kemudian diadopsi ke tempat lain di dalam game. Layanan seperti Game Pass dan Playstation Network menyediakan berbagai fitur dan konten, salah satunya adalah katalog berisi puluhan hingga ratusan game yang bisa kamu nikmati secara gratis selama kamu berlangganan. Nintendo bahkan mengunci fitur online multiplayer untuk beberapa gamenya kecuali kamu berlangganan Nintendo Switch Online.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Kaoru

Hmmm...