Beri Komentar, Apakah Ubisoft Mulai Lirik Google Stadia?


Ubisoft mengatakan jika port ke Google Stadia tidak begitu mahal. Apakah mereka bakal serius bermain di platform tersebut?

Ubisoft merupakan salah satu developer dan publisher game yang cukup disegani di dunia. Beberapa proyek yang mereka kerjakan harus diakui mayoritas berakhir sukses. Bahkan tak jarang Ubisoft mengembangkan ide yang tidak biasa ketika membuat game salah satunya adalah Assassin’s Creed di masa lalu yang bahkan bertahan hingga lebih dari satu dekade.

Tak heran jika pada akhirnya pemikiran-pemikiran yang diutarakan oleh Ubisoft selalu menarik untuk ditelaah dan ditelusuri. Salah satu komentar yang mereka lontarkan baru-baru ini adalah soal Google Stadia, salah satu platform streaming game yang dianggap bakal sukses dalam beberapa tahun ke depan.

BACA JUGA: PC Jadi Penyumbang Pendapatan Terbanyak Ubisoft

Bahkan komentarnya terhadap Google Stadia seperti menyiratkan jika Ubisoft tertarik untuk serius di Google Stadia. Sang CEO, Yves Guillemont mengatakan jika Ubisoft tidak bakal mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk melakukan port ke Google Stadia.

Meski bakal naik di masa depan, tapi untuk saat ini Guillemont yakin angkanya masih tergolong wajar.

“Biaya tambahan untuk port, untuk memastikan game bekerja dengan baik di Stadia tidak terlalu tinggi. Kami punya hubungan baik dengan Stadia dan tentu memastikan jika nantinya Stadia bakal menguntungkan bagi kami,” tutur Guillemont.

Yves Guillemont

Menurut Guillemont, saat ini industri game semakin simple dan tidak merepotkan seperti zaman dulu.

“Sekarang industri game tidak terlalu membutuhkan usaha keras (khususnya porting) dan kita bakal melihatnya bagaimana di masa depan,”

Yves Guillemont

Meski bilang secara gambling bahwa port ke Stadia tidak membutuhkan uang yang banyak, Guillemont tidak menyebutkan angkanya secara pasti. Google Stadia sendiri saat ini memiliki biaya sebesar US$125 bagi yang ingin mengakses layanan ini selama satu tahun.

Nantinya gamer bakal mendapatkan Chromecast Ultra, controller limited edition, dan langganan Stadia Pro selama tiga bulan. Meski menggunakan sistem langganan, gamer tetap harus membeli game dengan harga penuh.

BACA JUGA: 5 Karakter Jahat yang Jadi Tokoh Utama dalam Video Game

Tahun depan, Ubisoft bakal memberikan sebuah layanan untuk langganan Uplay di Stadia tahun depan.

Di tahun 2019 ini Stadia bukanlah satu-satunya platform cloud gaming. Di E3 2019, Microsoft mengumumkan Project X Cloud yang juga bakal menyaingi Stadia. Bagaimana menurut kalian?


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Will Ramos