Dunia industri kreatif kembali diguncang oleh kabar ketertarikan Disney untuk mengakuisisi Epic Games. Setelah sebelumnya menanamkan investasi strategis sebesar $1,5 miliar untuk kemitraan jangka panjang di dalam Fortnite, raksasa hiburan ini tampaknya ingin melangkah lebih jauh.
CEO Disney Experiences, Josh D’Amaro, dilaporkan melihat sektor gaming sebagai area pertumbuhan utama bagi masa depan perusahaan.
Dengan memiliki Epic Games secara penuh, Disney tidak hanya akan menguasai Fortnite sebagai platform sosial raksasa, tetapi juga Unreal Engine, teknologi mesin grafis yang kini menjadi standar emas bagi pengembangan game AAA hingga produksi film layar lebar.

Namun, jalan menuju akuisisi ini tidak akan semudah membalikkan telapak tangan. Penghalang utamanya adalah Tim Sweeney, pendiri sekaligus CEO Epic Games, yang memegang hak suara penuh atas kendali perusahaan.
Sweeney selama ini dikenal sangat protektif terhadap independensi Epic Games dan visinya mengenai Metaverse yang terbuka. Oleh karena itu, segala bentuk tawaran akuisisi dari Disney akan bergantung sepenuhnya pada restu dan persetujuan dari Sweeney.
Jika kesepakatan ini benar-benar terjadi, kita mungkin akan melihat integrasi konten Marvel, Star Wars, dan Disney yang jauh lebih dalam dan permanen di ekosistem gaming masa depan.
